April 2018

BlogGua CN, Pekanbaru – Kali ini Team Jumat Barokah Polresta Pekanbaru mengunjungi rumah Ibu Barniati (61) seorang janda yang bekerja sebagai buruh cuci kain yang beralamatkan di Jalan Bahana, Marpoyan Damai, Pekanbaru, Jum’at (27/04/2018) Pukul 10.00 WIB.


Team Jumat Barokah dipimpin langsung oleh Wakapolresta AKBP Edy Sumardi P diikuti Adinda Bulan Kurnia, tim dari LSM Perempuan Lira, LSM LBP2AR, Tim IDI Riau, PABDI Riau, Dokkes Rumkit, PDGI cab Pekanbaru dan Wartawan tim media Polresta Pekanbaru.


"Indahnya berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan dan kaum dhuafa yang tidak mampu", tutur Wakapolresta


Lebih lanjut Edy menjelaskan, kegiatan ini secara rutin berawal dari adanya laporan Bhabinkamtibmas Marpoyan Damai, tempatnya bertugas ada warga yang benar-benar kurang mampu.


"Seperti biasanya, kita tim memberikan beberapa bantuan bahan pokok, yaitu beras, gula, telur dan sebagainya. Begitu juga bantuan dari tim IDI berupa 60 paket sembako, PABDI Riau, Dokkes Riau dan PDGI Pekanbaru", imbuh Wakapolres.


Selain pemberian bantuan, tim IDI Riau, PABDI, Dokkes Riau dan PDGI cabang Pekanbaru melaksanakan perobatan gratis dengan melakukan cek kesehatan bagi masyarakat sekitar.


“Mari kita bersama-sama berbagi. Indahnya berbagi, yang punya rezeki lebih kepada rezeki yang kurang, diliput atau tidak diliput kita tetap Istiqomah melaksanakan program sosial Jumat Barokah," tutup perwira lulusan AKPOL 1996 tersebut.


Sementara itu Barniati kepada awak media sambil memeluk erat Wakapolresta Pekanbaru menyebutkan kedatangan tim Jum’at Barokah membuat masyarakat sangat terbantu. Apalagi disekitar kediamannya banyak yang bernasib sama dengan nya.


"Kami masyarakat awam menjadi berfikir positif terhadap Polri atas kinerjanya sebagai pelindung dan pelayan masyarakat. Saya berharap pihak Polresta Pekanbaru, Dokter serta lainnya tetap selalu memperhatikan orang-orang yang lemah dan tidak mampu",tutup Barniati.(r)


Editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Batam - Kepala Imigrasi Batam Lucky Agung Binarto menyambut baik hadirnya Aliansi Jurnalistik Online Indonesia. Karena instansi manapun harus bersinergi dengan para awak media.


Ucapan selamat juga disampaikan oleh orang nomor satu di Imigrasi Batam ini atas terbentuknya kepengurusan AJO Indonesia di Kepri dan terkhusus di Batam.


"Selamat kepada pengurus AJOI yang baru terbentuk dan semoga sukses dalam acara Pelantikan dan Seminar pada tanggal 7 Mei 2018 mendatang, baik di DPD Kepri dan juga DPC Se-Kepri. Saya sangat apresiasi kepada Teman-teman wartawan yang bergabung di AJOI. Semoga kami dari Imigrasi Batam bisa bersinergi dalam hal publikasi ataupun Program-program Imigrasi dan juga AJOI", kata Lucky.


Lucky Agung Binarto juga menyampaikan, Imigrasi bukan hanya mengurus Pasport, mulai dari pengawasan tamu manja negara, pengawasan tenaga kerja asing, dan juga tenaga kerja Indonesia yang akan berangkat ke luar negeri.


"Sekarang Imigrasi bukan hanya sekedar ngurusin Paspor, mulai dari pengawasan tenaga kerja asing, tenaga kerja kita yang akan berangkat dan juga pengawasan tamu mancanegara yang datang melalui Batam", tambah Lucky.


Ketua DPD AJO Indonesia Kepri, Jonni Pakkun dalam kesempatan yang sama mengatakan, DPD AJO Indonesia berharap terbangunnya sinerginitas antara Imigrasi dengan AJO Indonesia dalam hal informasi dan kerjasama yang berkesinambungan.


"Kami dari DPD AJO Indonesia Kepri dan juga DPC Se-Kepri akan bekerjasama dengan Imigrasi ataupun Instansi manapun terkait dengan informasi publik, harapan kami kedepannya wartawan yang tergabung di AJO Indonesia bisa mendapatkan informasi dari Imigrasi,"ungkap Jonni Pakkun.


Hal senada juga disampaikan Ketua DPC AJO Indonesia Kota Batam Indra Dinan, ia mengatakan, AJO Indonesia akan selalu berkarya dan membangun komunikasi yang baik antar Instansi, baik itu Pemerintah maupun Swasta.


"Semoga dengan hadirnya AJO Indonesia di Kepri dan juga di Kabupaten/Kota yang ada di Kepri, bisa terbangun kerjasama yang baik dan menjadi warna baru dalam bidang publikasi. AJO Indonesia berupaya memberikan informasi yang akurat tanpa Hoax", terang Indra Dinan.((r))


Editor : Adam Arassy

BlogGua CN, Pekanbaru - Polsek 50 Polresta Pekanbaru gelar Konfrensi Pers Kasus Pembunuhan terhadap mantan majikan. Konfrensi Pers dipimpin langsung oleh Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto didampingi Kasat Serse Kompol Bimo Ariyanto dan Kapolsek 50 Kompol Angga Herlambang di Polsek setempat, Kamis (26/04/2018).


Kasus pembunuhan terjadi terhadap korban Paulus Lawalata (72) dikediaman korban yang beralamatkan di Jl. Tanjung Datuk Pekanbaru, Minggu pagi tanggal 08 April 2018 sekira pukul 01.00 WIB.


Dalam Konfrensi Pers tersebut, dijelaskan bahwa mulanya pelaku berinisial ISC alias Koko masuk ke dalam rumah korban Paulus menggunakan topeng hendak mencuri. Namun saat beraksi, perbuatan si pelaku diketahui oleh korban, mantan majikan pelaku. Korban yang juga mantan Atlet Karate itu langsung menendang pelaku hingga terpental lalu mempiting pelaku. Akan tetapi pelaku berhasil melepaskan pitingan korban.


Namun naas bagi korban, meski mengenali wajah pelaku ketika topengnya terlepas dan sempat meneriaki nama pelaku, Seketika itu juga pelaku langsung mengambil patung kayu diruangan sekitar dan langsung dipukulkan kearah korban sebanyak tiga kali hingga mengenai bagian leher, kepala belakang dan bagian pundak hingga korban roboh dan meninggal dunia seketika itu juga.


Kemudian, pelaku melanjutkan niatnya untuk mengambil barang-barang milik korban berupa sepeda motor Suzuki Sky Wave Nopol BM 4803 QR berikut STNK dan BPKB , uang didalam dompet berjumlah satu juta empat ratus rupiah, cicin emas, medali terbuat dari emas dan hand phone Galaxy serta pancing dan senapan angin. Selanjutnya pelaku keluar lewat pintu samping dan pergi menyimpan sepeda motor hasil curiannya disemak-semak dekat Witama School Jl. Tanjung Rhu.


Keesokan harinya pelaku ISC alias Koko menjual barang-barang hasil curiannya untuk modal melarikan diri ke Binjai Sumatera Utara dan melanjutkan pelariannya ke Perlis Pangkalan Brandan Sumatra Utara kampung orang tua pelaku.


Berdasarkan laporan Polisi No LP/ 60/ IV/ 2018/ Polda Riau/ Polresta Pekanbaru/ Polsek 50 , Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto memerintahkan Kasat Serse Kompol Bimo Ariyanto dan Kapolsek 50 Kompol Angga Herlambang melakukan koordinasi dengan jajaran Polda Riau untuk mengungkap kasus pembunuhan tersebut.


Kapolresta Pekanbaru menerangkan, motif pelaku melakukan perbuatannya diduga karena sakit hati karena sering diomeli dan upah terkadang tidak dibayar oleh korban. Karena sakit hati, pelaku berniat mencuri barang barang milik korban", ujar Kapolresta Susanto


Kapolresta Pekanbaru menerangkan, sebelumnya pelaku sering ke rumah korban sehingga mengetahui seluk-beluk rumah tersebut untuk melakukan pencurian,” Tersangka merupakan karyawan korban yang sudah bekerja selama tiga tahun dan saat terjadi pembunuhan tersangka sudah tidak bekerja lagi dengan korban", imbuh Susanto.


Lebih lanjut Susanto menjelaskan, penyelidikan dikaksanakan secara bersama-sama antara Polda Riau dengan jajaran Polresta pekanbaru untuk mengejar tersangka ke Binjai Sumatera Utara. Pelaku dipancing keluar sarang melalui keluarga pelaku di Kota Binjai hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap dan dibawa ke Polsek 50 untuk proses lebih lanjut, Sabtu (21/04/2018). ((r))


Editor : Adam Arassy

BlogGua CN, Lampung Utara - Polres Lampung Utara menggelar Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Krakatau 2018 Dalam rangka pelaksanaan Operasi Patuh tahun 2018 ini yang akan dilaksanakan selama 14 hari, yang akan dimulai dari tanggal hari ini 26 April s/d 09 Mei 2018 secara serentak di seluruh indonesia, di lapangan Stadion Sukung Kotabumi, Kamis (26/4/2018).


Apel Gelar pasukan Ops Patuh krakatau 2018 tersebut langsung dipimpin oleh Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana dengan dihadiri oleh seluruh jajaran Forkopimda Lampung Utara dengan peserta apel terdiri dari dua pleton Personil Polres, satu pleton personil kodim 0412/LU, Satu pleton TNI-AL, satu pleteon Brimob, satu pleton Pol PP dan satu pleton Dinas Perhubungan.


Kapolres Lampung Utara menyematkan Pita kepada 4 orang Perwakilan Ops Patuh Krakatau 2018 yakni TNI, Polri, Dishub serta Pol PP, tanda dimulainya Operasi.


Dalam Sambutannya yang dibacakan Kapolres Lampung Utara AKBP. Eka Mulyana mengatakan, perkembangan transportasi di era digital dimana operasional order angkutan publik yang mana cukup dengan menggunakan handphone sehingga perlu diikuti dengan inovasi dan kinerja polri khususnya Satuan Lalu Lintas terus berupaya melaksanakan Progam Promoter ( Profesional Modern dan Terpercaya).


Lanjut kapolres, pelanggaran lalu lintas operasi patuh tahun 2017 sejumlah 750.107 pelanggaran meningkat 18% dari tahun 2015, dengan jumlah tilang sebanyak 62.161 lembar dan teguran sejumlah 12.034 teguran.


Secara umum dari hasil evaluasi tersebut di atas bahwa dominasi pelanggaran yang terjadi adalah pelanggaran kelengkapan surat-surat kendaraan, penggunaan safety belt dan pelanggaran terhadap rambu atau marka jalan.


"Melalui penyelenggaraan operasi patuh ini, maka diharapkan akan tercapai beberapa tujuan guna terwujudnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, turunnya angka kecelakaan lalu lintas dan mampu menekan jumlah fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, menurunnya jumlah pelanggaran dan kemacetan, terciptanya kerjasama yang baik antar instansi pemangku kepentingan lalu lintas, terwujudnya situasi dan kondisi kamseltibcarlantas yang lancar", papar Kapolres.*(r)


Editor : Adam Arassy

BlogGua CN, Bangka-Belitung - Kapolri Jenderal Pol Prof. M. Tito Karnavian melaksanakan kunjungan kerja ke Bangka Belitung dalam rangka silaturahim dan Peresmian Masjid At-Taqwa Polda Kepulauan Bangka Belitung, Rabu, 25 April 2018 Pukul 13.00 WIB.


Dalam Kunjunganya, Kapolri didampingi oleh Kabaintelkam Polri, Komjen Pol Lutfi Lubihanto dan Karo Provost Div Propam Polri, Brigjen Pol Refdi Andri serta Karo Penmas Div Humas Polri, Brigjen Pol Muhammad Iqbal.


Setiba di Polda Bangka Belitung Kapolri disambut oleh Jajaran Kehormatan dan Pejabat Utama serta Kapolres Jajaran Polda Bangka Belitung.


Dalam sambutanya, Kapolri menyampaikan Pentingnya untuk menjaga keamanan. Karena bila terjadi kerusuhan maka keamanan itu mahal harganya. Dalam hal ini Kapolri mengibaratkan menjaga keamanan seperti menjaga kesehatan. Wilayah Bangka Belitung ini merupakan wilayah yang aman, “Mari kita jaga dan tingkatkan keamanan yang sudah kondusif ini jangan sampai terjadi kerusuhan, sehingga pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan perekonomian dapat berjalan”, imbuhnya.


Dalam kesempatan itu pula, Kapolri menyampaikan bahwa Institusi Polri harus memiliki personel-personel memiliki integritas tinggi. Karena SDM ini merupakan hal yang penting untuk menjadikan Polri lebih baik lagi dan semakin dipercaya publik.


Diakhir sambutanya, Kapolri memberikan ucapan terima kasih kepada mantan Kapolda Bangka Belitung tahun lalu yang telah mempunyai inspirasi ini dan Kapolri pun mengucapan terima kasih juga kepada Kapolda Bangka Belitung sekarang. Karena telah merealisasikan inspirasi Kapolda lama.


Selain itu, ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para donatur dan stake holder yang telah membantu dalam pembangunan Masjid dan Bhay Park Polda Bangka Belitung. Kapolri berpesan kepada para jajaran Polda Bangka Belitung dan masyarakat untuk menjaga dan merawat fasilitas ini baik masjid maupun bhay park karena fasilitas ini milik bersama.


Usai meresmikan Masjid, acara dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata, mendengarkan Tausiah oleh KH. Ma'ruf Amin dan peresmian Bhay Park serta Joging Track Polda Bangka Belitung yang ditandai dengan Pembukaan Selubung Bhay Park oleh Kapolri didampingi Kapolda, Gubernur dan Pangdam serta Peninjauan Maket Rumkit Bhayangkara.


Dalam kegiatan tersebut turut hadir juga Tokoh Ulama dan Pejabat Daerah Bangka Belitung antara lain :
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, KH. Ma'ruf Amin beserta Istri, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, H. Erzaldi Rosman beserta Forkopimda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung; Ketua DPRD Prov Bangka Belitung, Didit Srigusjaya beserta Anggota DPRD, Kepala Kejaksaan Tinggi Prov Babel, H. Aditia Warman, Kepala Pengadilan Tinggi Prov Babel, H. Widiono, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Prov Babel, H. Empud Mahfudin, H. Mochamad Ridwan Kamil, M.U.D.beserta jajaran, Pangdam II/Sriwijaya, Mayor Jenderal TNI Anto Mukti Putranto beserta Pejabat Utama Kodam II/Sriwijaya, Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen Pol Syaiful Zachri beserta Pejabat Utama Polda Kepulauan Bangka Belitung, para mantan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung pada dan Para Tamu Undangan serta Anggota Polri dan Bhayangkari Polda Bangka Belitung.


editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Tanggamus – Pj. Bupati Tanggamus yang diwakili oleh Asisten Bidang Administrasi Firman Rani, melakukan Pelepasan Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Tanggamus untuk mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Lampung di Ruang Rapat Utama Pemkab Tanggamus, Rabu (25/4/18).


Kegiatan acara dihadiri juga oleh Ketua MUI Tanggamus KH. Makmun Siroj, Wakil Ketua Pengadilan Agama Kota Agung Asrori, Kapolres yang diwakili Kabag Ren Kompol Misbahuddin Kepala Kantor Kemenag yang juga Ketua Kafilah Tanggamus Murdi Amin serta para Kepala OPD Pemkab Tanggamus.


Dalam sambutan Pj. Bupati yang dibacakan Drs. Hi. Firman Rani, disampaikan permohonan maaf Pj. Bupati karena tidak bisa melepas secara langsung Kafilah MTQ Tanggamus dikarenakan ada agenda lain.


Firman melanjutkan, atas nama Pemkab Tanggamus dan masyarakat mendoakan semoga kafilah MTQ Tanggamus, selama mengikuti MTQ dilindungi oleh Allah SWT dan dapat mempertahankan prestasi yang sudah diraih selama ini, yaitu sebagai Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi Lampung selam dua kali berturut-turut.


Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh Ustadz dan Pembina, baik sebagai pelatih maupun official, serta LPTQ yang telah sungguh-sungguh melatih, membimbing dan mendampingi para peserta dalam persiapan menghadapi MTQ ke-46.


"Melalui pemusatan latihan yang telah saudara-saudara laksanakan tersebut dapat mengantarkan peserta MTQ menjadi yang terbaik dalam MTQ ke-46 tingkat Provinsi Lampung. Masih segar dalam ingatan kita, MTQ di Kabupaten Pesawaran. Kafilah kita memperoleh prestasi membanggakan yakni juara umum. Mencermati hasil yang diraih itu merupakan prestasi yang membanggakan", kata Firman Ranie.


Firman Ranie juga berpesan kepada para kafilah, untuk menjadikan ajang tersebut sebagai motivasi dan jika pun ada kesulitan dalam pertandingan nanti. Agar tidak dijadikan beban dan menjadi kendala atau alasan untuk tidak berprestasi. “Yang terpenting saat ini tumbuhkan semangat juang yang tinggi dan rasa optimis”, imbuhnya.


"Keberhasilan kita dalam ajang MTQ ke-45 lalu hendaknya dijadikan motivasi dan semangat dalam meraih juara. Peran LPTQ Kabupaten Tanggamus sudah cukup maksimal dalam mempersiapkan kafilah ke berbagai cabang lomba yang dimusabaqahkan dalam mengikuti MTQ ke-46 Tingkat Provinsi Lampung", katanya.


Selain itu Firman juga mengharapkan agar para pendamping dan para pelatih selalu memberikan semangat dan dorongan kepada seluruh peserta. Diharapkan pula terjalinnya hubungan yang harmonis dilandasi saling pengertian diantara peserta, pelatih dan pimpinan kafilah serta mengedapankan pola asah, asih dan asuh. Sehingga tercipta kekompakan dalam semangat kebersamaan dengan tujuan berjuang untuk tampil maksimal meraih prestasi terbaik.


"Saya mengharapkan saudara-saudara para peserta MTQ. Untuk tetap dan selalu menjaga stamina dan kondisi kesehatan. Memanfatkan waktu luang untuk senantiasa berlatih sesuai dengan cabang yang diikuti. Kobarkan semangat bahwa saudara/i bisa dan dapat meraih prestasi terhormat pada MTQ kali ini. Jagalah sikap, perbuatan baik dalam berinteraksi dengan sesama peserta lomba dan masyarakat. Agar masyarakat luar Tanggamus dapat mengenal bahwa masyarakat Bumi Begawi Jejama adalah masyarakat yang ramah, santun dan menjaga etika pergaulan”,harapnya.


Sebelumnya dalam laporan Ketua Kafilah Kabupaten Tanggamus, Hi. Murdi Amin, disampaikan bahwa dasar pelaksanaan MTQ ke-46 tingkat Provinsi Lampung yang akan dilaksanakan di Bandar Lampung ini adalah Keputusan Pj. Kabupaten Tanggamus, nomor : B.168/08.06/08/2018 Tentang Official dan peserta MTQ Kabupaten Tanggamus pada MTQ ke-46 tingkat Provinsi Lampung tahun 2018. Adapun tujuan ikut sertanya dalam MTQ ke-46, selain ikut andil dalam event tahunan tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kecintaan kita terhadap Al-Quran, serta mempertahankan gelar Juara Umum yang telah diraih.


Sebagaimana diketahui Kabupaten Tanggamus telah berhasil meraih dan mempertahankan gelar Juara Umum MTQ Tingkat Provinsi Lampung dua kali berturut-turut, yaitu pada MTQ ke 44 di Kota Agung Tahun 2016 dan MTQ ke 45 di Pesawaran Tahun 2017 yang lalu.


"Cabang yang diikuti sembilan cabang dan 22 golongan, peserta kafilah MTQ Tanggamus berjumlah 52 peserta dengan rincian, 10 orang peserta tilawah putra dan putri, peserta Qir'oat Murotal 6 orang, peserta tahfidz 1 Juz, 5 Juz Tilawah 4 orang, tahfidz 10, 20 dan 30 Juz 6 orang, tafsir bahasa arab dan Indonesia 4 orang, fahmil Quran 6 orang, Syarhil Qur'an 6 orang, Khot Quran 8 orang dan dua diantaranya peserta makalah ilmiah Al Quran, dan didampingi 30 oficial," terangnya.


Acara pelepasan ditutup dengan pemberian ucapan selamat jalan kepada Kafilah MTQ Kabupaten Tanggamus yang selanjutnya diberangkatan dari Kantor Sekretariat Pemkab Tanggamus.


editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Lampung - Wakil Kepala Kepolisian Resort Pekanbaru, AKBP. Edy Sumardi patut diberikan 2 jempol. Kenapa?


Mantan Kapolres Kampar ini ternyata bukan hanya mengulurkan tangan untuk membantu warga tak mampu di daerahnya. Tetapi turut meringankan biaya kelulusan anak Panti Asuhan Roudhotunnisa, Jati Agung, Lampung Selatan, Minggu (22/04/ 2018 kemarin).


Selaku pengurus panti, Ustad Husni Mubarak mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikannya dalam meringankan biaya kelulusan anak-anak panti di SMA PIRI, Jati Agung.


"Uluran tangan dari Pak Edy Sumardi membantu kami dalam menyelesaikan tunggakan sekolah. Kami sangat berterima kasih, semoga Allah SWT memberikan rezeki yang melimpah kepada keluarga dan kerabat Pak Edy," ungkap Husni, saat menghubungi media inspiratif selaku mediator, Rabu (25/04/2018).


Menurut Husni, bantuan itu akan dibayarkan ke pihak sekolah setelah nantinya dikumpulkan dari beberapa pihak lainnya. "Kami membutuhkan sekitar Rp. 7 juta-an. Untuk pembayaran uang administrasi sekolah siswa yang akan lulus. Sementara yang terkumpul baru satu juta. Jadi nanti nunggu terkumpul dulu baru dibayarkan", ungkap Husni.


Disamping itu, Pemimpin Umum inspiratif, Karsidi Setiono mengapresiasi langkah AKBP Edy Sumardi yang memberikan bantuan untuk kelulusan anak Panti Asuhan Roudhotunnisa Jati Agung, Lampung Selatan, di SMA Piri wilayah setempat.


"Membantu anak-anak yatim piatu merupakan kewajiban kita bersama, maka kami mengapresiasi Bapak Edy Sumardi yang bersedia membantu anak-anak tersebut," ungkapnya.


editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Lampung Utara – Guna mendapatkan hasil yang maksimal dalam pelaksanaan Operasi Patuh 2018, Polres Lampung Utara menggelar Lat Pra Ops Patuh Krakatau 2018 di Aula Rekonfu Polres Lampung Utara, Rabu (25/4/2018).


Operasi Patuh Krakatau 2018 yang akan digelar secara serentak di seluruh Indonesia besok bertujuan untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas).


Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana mengatakan, operasi ini merupakan bagian dari persiapan menghadapi bulan Ramadhan dan arus mudik lebaran 2018 di wilayah hukum Polres Lampung Utara,”Operasi ini akan dilaksanakan pada tanggal 26 April hingga 9 Mei 2018”, imbuh Kapolres saat memimpin Lat Pra Ops Patuh 2018.


Target operasi dalam pelaksanaan razia serentak nanti, meliputi penindakan terhadap pengguna kendaraan roda dua yang tidak menggunakan helm standar, kendaran roda empat yang tidak menggunakan safety belt, melampaui batas kecepatan, pengendara dibawah umur, menggunakan handphone saat berkendara dan pengendara yang melawan arus.


"Akan tetapi kita akan utamakan memberikan teguran terlebih dahulu, apabila pelanggalaran sudah cukup fatal baru akan kita lakukan penindakan", ujar Kapolres.


Selain itu, Kapolres inginkan agar personil tetap menjaga tujuan operasi untuk menciptakan situasi lalu lintas aman tertib lancar pada lokasi rawan laka, mengurangi pelanggaran dan kemacetan serta meningkatkan tertib, patuh dan disiplin masyarakat tentang berlalu lintas. Sehingga terciptanya kepercayaan publik dan opini positif terhadap Polri.


Sementara itu Kabag Ops Kompol Handak Prakasa Qalbi mengatakan, Polres Lampung Utara melibatkan sebanyak 53 personil serta melibatkan personil POM TNI di dalam pelaksanaan Ops Patuh 2018 serentak di Indonesia.


Ditempat terpisah, Kasat Lantas AKP Suprapto mengatkan sebelum pelaksanaan operasi juga telah dilakukan sosialisasi kegiatan tersebut.


“Untuk kegiatan sosialisasi operasi patuh Krakatau 2018, sudah dilakukan himbauan melalui melalui Radio, media sosial dan banner himbauan", pungkasnya.


editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Lampung Utara - Asisten III Bidang Administrasi Umum, Efrizal Arsyad menghadiri acara pelepasan Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-46 Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2018.


Hadir para Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Kepala Bagian, Kepala Badan, Ketua MUI, Kemenag dan para peserta di Aula Tapis Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, Rabu (25/04/2018).


Dalam sambutannya, Asiten III mengatakan, pembangunan yang baik adalah pembangunan yang seimbang antara pembangunan infrastruktur dengan pembangunan keimanan dan moral. Program keagamaan telah nyata dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Utara untuk membangun kehidupan yang harmonis bagi umat beragama serta menciptakan masyarakat yang agamis.


Oleh karena itu, lanjutnya, dalam rangka meningkatkan gairah kehidupan masyarakat yang bernuansa religi, diberbagai kegiatan keagamaan telah digerakkan, termasuk dalam hal mengikuti berbagai event keagamaan. Dan di Tahun 2018 ini, akan kembali mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Lampung ke-46 Tahun 2018.


Pemerintah Kabupaten berharap kepada Kafilah Kabupaten Lampung Utara agar dapat memahami bahwa MTQ bukan hanya sekedar acara seremonial yang ditujukan untuk mengejar prestasi juara saja. Tetapi merupakan sarana dalam rangka memahami nilai-nilai serta memupuk kecintaan dan kebanggaan umat terhadap kitab suci Al-Qur’an.


“Kepada Kafilah yang mengikuti MTQ, selamat berjuang dan saya berpesan agar dapat mengikuti lomba dengan sebaik-baiknya dengan segenap kemampuan dan potensi yang ada serta saling memberikan motivasi kepada sesama kafilah agar nantinya dapat sukses diberbagai cabang yang dilombakan”, kata Asisten III sekaligus membuka MTQ.
Usai menyampaikan sambutan, Asisten III berfoto bersama dengan para Qori-Qori’ah MTQ.


Sebelumnya, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Ansori Yazid selaku Ketua Pelaksana kegiatan melaporkan, kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-46 Tahun 2018 Tingkat Provinsi diselenggarakan pada tanggal 25 April - 01 Mei 2018 di Kota Bandar Lampung.


Kabupaten Lampung Utara mengirimkan 36 Qori-Qori’ah yang terdiri dari 16 orang laki-laki dan 20 orang perempuan serta Official dan pendamping sebanyak 30 orang.


Ke 36 Qori-Qiri’ah akan mengikuti beberapa cabang yang akan dilombakan antara lain, cabang Tilawatul Qur’an, Hifzhul dan Tafsirul Qur’an, cabang syahrul Qur’an, cabang Fahmul Qur’an, cabang Khottul Qur’an.


Editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Lampung - Setelah terbentuknya kepengurusan DPC-DPC Kabupaten/Kota Lampung Tengah, Lampung Timur, Tanggamus dan Lampung Selatan, kini AJOI Indonesia Provinsi Lampung melebarkan sayap di Kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang.


Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia Provinsi Lampung, Romzy Hermansyah mengucapkan terimaksih kepada seluruh rekan-rekan pemilik/owner Media digital online yang tergabung dalam AJO Indonesia, yang telah membawa dan mengibarkan AJOI dengan cepat hingga dapat berdiri diberbagia DPC Kabupaten/Kota.


Diungkapkan Romzy, paling tidak ada 10 DPC Kab/Kota sebagai tempat berkibarnya bendera AJO Indonesia di Lampung untuk membantu tugas fungsi Dewan Pers dalam melaksanakan amanat UU Pokok Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Sebagaimana yang tertuang di dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) AJO Indonesia, menguatkan kualitas SDM jurnalistik internal lembaga yang tergabung dalam AJO Indonesia, termasuk membantu Dewan Pers melakukan verifikasi perusahaan media yang tergabung dalam AJO Indonesia.


Lebih lanjut Romzy mengungkapkan, dirinya dipercayakan untuk memimpin AJO Indonesia Provinsi Lampung dengan masa periode 2018-2022. Terbentuknya AJO Indonesia ditandai dengan terlaksananya Musyawarah Daerah (Musda) yang dihadiri puluhan Jurnalis Online yang tergabung dalam AJO Indonesia tingkat Kabupaten/Kota yakni Dewan Pimpinan Cabang (DPC) beberapa waktu lalu.


Demi berjalannya roda organisasi kedepan, kata Romzy, terkait struktur kepengurusan sudah dikoordinasikan ke Dewan Pengurus Pusat (DPP) dan hasil sudah sudah fix tinggal fokus dalam pelaksanaan pelantikan.


Artinya, masih kata Romzy, pemantapan struktur kepengurusan DPD Provinsi Lampung sudah fix berikut dengan struktur kepengurusan DPC-DPC dan pendataan keanggotaan serta pengumpulan surat administrasi perusahaan media yang tergabung untuk diserahkan ke DPP.


“Kami akan berkoordinasi dengan DPP dapat melantik secara langsung. Kami upayakan dipercepat guna menjalankan program kerja sekaligus mengsukseskan Rapimnas AJO Indonesia, pada tanggal 08 Agustus 2018 mendatang,” ungkap Pimred Lampungsai itu.


Sebelumnya, dijelaskan Ketua Umum DPP AJO Indonesia Rival Achmad Labbaika bahwa AJO Indonesia merupakan wadah organisasi bagi seluruh jurnalis online yang berpusat di Jakarta. AJO Indonesia juga merupakan organisasi bermanfaat untuk meningkatkan keprofesionalan, kualitas dan kesejahteraan para anggotanya.


Berdirinya Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia dengan konsep dan rencana kerja terwujudnya Kesejahteraan seluruh anggota AJO Indonesia. Sesuai Motto. “Bekerjasama, bukan sama sama kerja, adalah menjadi slogan sentral AJO Indonesia dan bukan sekedar kata, namun akan direalisasikan,” kata Rival.


Menurut Rival, konsep dan platform kerjasama yang berazaskan bekerjasama dalam membangun dan membesarkan AJO Indonesia. Artinya, konsep pengembangan AJO Indonesia tak lepas dari Motto yang ada. Setiap anggota bekerjasama membangun AJO Indonesia sekaligus kesejahteraan bersama.


Dengan penguasaan teknologi digital, telah menyiapkan perangkat platform digital sebagai pendukung pengembangan media online keanggotaan dan manajemen AJO Indonesia. Pengembangan teknologi digital media online akan terus tumbuh dan secara pasti akan menjadi pilihan masyarakat di era digital.


Maka itu, AJO Indonesia telah siap menjawab tantangan era digital masa depan. Mulai dari aplikasi media tersendiri, sampai yang terintegrasi. Dari server mandiri sampai platform live streaming via ponsel. AJO Indonesia akan menjadi leader dalam penggunaan teknologi media online di masa yang akandatang. Sebagai wadah organisasi, AJO Indonesia akan bergerak bersama dengan penerapan teknologi yang terintegrasi.


Selain itu, ditambahan Ketum DPP, dari sisi teknologi, AJO Indonesia juga menyasar penerapan manajemen media online yang profesional. Karena AJO Indonesia melalui DPP AJO Indonesia akan menjadi sentral organisasi media online baik dari sisi organisasi maupun secara bisnis.


“DPP AJO Indonesia tidak hanya menjadi pusat kepengurusan organisasi tapi akan menjadi ujung tombak marketing plan untuk menyasar klien-klien berskala nasional dan internasional”, jelasnya.


Untuk diketahui, DPD AJO Indonesia Provinsi Lampung telah membentuk 6 DPC (Kabupaten Tanggamus, Lampung Timur dan Lampung Tengah, Mesuji, Tulang Bawang, Lampung Selatan) akan disusul DPC Lampung Utara, Way Kanan dan Pringsewu.


editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Tanggamus - Pj. Bupati Tanggamus Zainal Abidin menghadiri kegiatan Pelepasan Ekspor Pisang Mas Tanggamus ke negara China, buah manis dari hasil kerja sama antara petani setempat dibawah binaan Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Tanggamus dengan PT. Great Giant Pineapple.


Kegiatan berlangsung di Pekon Sumber Mulyo, Kecamatan Sumberjo, Kabupaten Tanggamus yang juga dihadiri oleh Kepala Badan Karantina Pertanian RI, Kepala Pusat Karantina Tumbuhan Hayati Nabati RI, Direktur Holtikultura dan Florikultur Direktorat Departemen Pertanian RI, Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Pemprov Lampung, Pimpinan PT. Great Giant Pineaple, Asisten Bidang Ekobang, Kepala Dinas TPH Tanggamus, Kepala OPD Tanggamus, Camat dan Uspika Sumberejo serta Ketua Gapoktan dan KWT se-Kecamatan Sumberejo, Selasa (24/04/18).


Nur Soleh, perwakilan Kelompok Tani Hijau Makmur menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Daerah dan Badan Karantina Pertanian yang sudah memberikan instalasi karantina kepada Kelompok Tani Hijau Makmur. Sehingga kuantitas dan kualitas pisang mas Tanggamus semakin baik, dan ucapan terimakasih juga disampaikan dirinya untuk manejemen PT. GGP yang telah melakukan pendampingan selama ini.


Sementara Pimpinan PT. GGP Weli Sugiono menyampaikan bahwa selain pisang mas, PT. GGP juga akan mengembangkan produk pertanian dan buah-buahan lain yang cocok dikembangkan dan dibudidayakan di Kabupaten Tanggamus.


Diterangkan Weli bahwa PT. GGP telah melakukan terobosan agar para petani yang ada di Tanggamus mendapatkan fasilitas kawasan berikat dari Bea Cukai.


Menurut Weli, pada tanggal 27 Maret yang lalu, Kelompok Tani Hijau Makmur Kabupaten Tanggamus, telah mendapatkan fasilitas kawasan berikat dari Bea Cukai. Dengan demikian para petani bisa mendapatkan pupuk dengan mudah dan murah, agar kedepan nanti hasilnya dapat tercapai dengan maksimal.


Pj. Bupati Tanggamus Zainal Abidin menyampaikan, Pemkab Tanggamus sangat mengapresiasi PT. GGP dan mitranya, kelompok petani pisang di Kecamatan Sumberejo. Karena berkat kemitraan tersebut telah berhasil menjadikan Kecamatan Sumberejo sebagai sentra tanaman pisang mas dan mengolah hasilnya untuk dapat di ekspor. Dirinya berharap, kegiatan ekspor tersebut dapat memacu petani-petani lain untuk terus dapat berinovasi sehingga dapat menghasilkan komoditi tanaman yang siap diekspor.


Zainal juga mengatakan bahwa buah-buahan merupakan salah satu makanan yang banyak disukai oleh hampir semua kalangan di dunia, dan buah buahan banyak memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh.


Disamping itu, Zainal juga memberikan apreasiasi atas kegiatan ekspor pisang mas Tanggamus ke China.


"Ekspor ini terbilang baik. Karena China menerapkan standar mutu dan kesehatan yang sangat tinggi untuk impor hasil pertanian. Keberhasilan ini menunjukan pengakuan tingginya standar kualitas produk pisang di Kabupaten Tanggamus", ungkap Zainal.


Sedangkan Kepala Badan Karantina Pertanian Republik Indonesia Banun Harpini menyampaikan, kegiatan ekspor pisang tersebut selain untuk menambah devisa Negara juga untuk meningkatkan penghasilan petani dan merupakan terobosan yang sangat baik.


"Selama ini Balai Karantina Pertanian RI terus melakukan upaya-upaya dan ikut mendorong penyelesaian ekspor-impor melalui harmonisasi standar antara lain dengan cara memeriksa standar kesehatan makanan. Karena salah satu syarat ekspor impor adalah standar kesehatan dan keamanan makanan", terang Banun.


Lebih lanjut Banun mengungkapkan, Indonesia sudah melakukan penandatangan dengan Ukraina dan ada 7 produk yang sudah bisa di terima di Ukraina, seperti nanas, pisang, mangga, salak, buah naga dan jeruk nipis. Sebagian produk tersebut berada di Kabupaten Tanggamus.


"Kita juga sudah mendapatkan modal kemitraan yang sangat baik. Mari kita isi peluang pasar tersebut mulai dari KabupatenTanggamus. Ini adalah peluang yang sangat besar untuk para petani agar kita tetap konsisten membangun rantai pasok. Karena berbicara ekspor, itu pengirimannya harus continue tidak hanya sekali kirim", tegas Banun.


Tak lupa Banun mengingatkan, Balai Karantina Indonesia sebagai penjamin. Sehingga barang atau produk yang akan diekspor harus mendapatkan sertifikasi dan pendampingan dari Balai Karantina Indonesia.


Dalam acara yang sama, telah diserahkan SK Penetapan IKT kepada perwakilan petani yang disampaikan oleh Kepala Badan Karantina Pertanian. Dilanjutkan dengan acara tebang pisang oleh Kepala Badan Karantina Pertanian RI dan Pj Bupati Tanggamus serta Pelepasan Ekspor Perdana Pisang Mas Tanggamus ke China.


Editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Pekanbaru - Tim Ops Miras Terpadu Polresta Pekanbaru yang dipimpin oleh Kapolresta melalui Waka Polresta AKBP. Edy Sumardi dan didampingi Kasat Sabhara Kompol Akmaludin, kembali melakukan razia minuman keras (Miras) di jl. Arengka 2 Kec. Payung Sekaki Kel. Labuh Baru Barat, Senin malam (23/04/2018) sekitar pukul 23.00 WIB.


Polresta Pekanbaru menyisir Cafe remang-remang atau yang biasa disebut tenda biru di sepanjang jalan Arengka 2. Diduga cafe-cafe tersebut masih menjual minuman keras tanpa izin.


AKBP Edy Sumardi kepada awak media mengatakan, kegiatan dilaksanakan guna mencegah terjadinya penyalahgunaan minuman keras oplosan yang sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh hingga sebabkan korban meninggal. Untuk itu Polresta Pekanbaru melakukan razia rutin.


"Iya sesuai arahan bapak Kapolresta Pekanbaru, kita tetap konsisten dan gencar melaksanakan operasi minuman keras dan miras oplosan yang telah kita laksanakan sejak dalam 1 Minggu ini dan berkelanjutan seterusnya", ucap Edy kepada wartawan.


Dikatakan Wakapolresta bahwa malam ini Tim Ops Miras Terpadu telah mengamankan 350 botol miras dan razia rutin sudah dilakukan sejak 1 Minggu lalu .


"Untuk miras yang kita amankan malam ini ada sekitar 350 botol dari beberapa cafe yaitu Cafe Happy, Cafe Era, Cafe SS dan lain-lainnya yang di razia Senin malam(23/4). Tetapi razia ini sudah kita lakukan dari Minggu lalu untuk keseluruhan dalam 1 Minggu ini ada sekitar kurang lebih 3.282 botol miras yang sudah kita amankan", tuturnya.


Lebih lanjut Edy Sumardi menjelaskan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka upaya untuk mencegah terjadinya perbuatan-perbuatan menyimpang yang dilakukan masyarakat akibat mengkonsumsi miras oplosan, “Ini salah satu tugas Polri memberikan rasa aman kepada masyarakat", imbuhnya.


Sementara, hingga saat ini Polresta Pekanbaru belum menemukan miras oplosan disaat razia berlangsung. Tetapi dengan razia yang dilakukan diharapkan dapat mencegah minuman yang bisa dijadikan miras oplosan.


"Untuk miras oplosan kita belum dapatkan, tetapi dengan razia ini kita dapat mencegah minuman-minuman yang bisa dijadikan miras oplosan, dengan minuman yang beralkohol tinggi dan tuak yang kita temukan saat razia", kata Edy.


Tak lupa, Polresta minta agar masyarakat disetiap elemen untuk bisa bersinergi dalam hal memberantas miras ilegal dan miras oplosan.


"Kita meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk dapat menginformasikan. Jikalau ada melihat dan tahu ada penjualan miras oplosan dan miras yang tidak memiliki izin, agar segera kita tindak tegas", tutup Wakapolresta Pekanbaru tersebut.


Editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Jakarta - Kepala Laboratorium Kedaulatan Pangan dan Agribisnis Kerakyatan (Lab KPAK) Petani Unit Riau, Sahat Mangapul Hutabarat mengaku tidak heran jika Rancangan Undang-undang (RUU) Kelapa Sawit akan di golkan menjelang Pilkada atau Pemilu ini.


Namun dirinya mengkritisi RUU Kelapa Sawit itu tidak sama sekali berpihak pada petani. Bahkan, kata dia, RUU Sawit tidak membumikan Pancasila dan membuat Petani semakin jauh dari keadilan sosial serta kedaulatan pertanian berintegrasi.


Menurutnya, banyak pihak memprediksi RUU tentang Perkelapasawitan akan lolos terutama mendekati suasana panasnya arus kepentingan biaya Pilkada dan Pemilu.


"Pemain sawit selalu mengklaim besarnya peranan industri sawit dalam mendongkrak perekonomian bangsa, seakan-akan industri sawit jalan keluar keterpurukan ekonomi bangsa ini", ujarnya kepada wartawan Senin (23/4/2018).


Petani sawit rakyat benarkah sejahtera? Sama saja nasibnya dengan Petani jenis lain, Petani sawit prakteknya tetap jadi hisapan mafia pertanian.


"20 tahunan lalu Petani sawit rakyat yang berasal dari Sumatra Utara (daerah awal industri sawit) berlomba-lomba membuka hutan untuk ditanam sawit, merambah ke propinsi Riau, Jambi, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu bahkan sampai Kalimantan. Tidak heran status tanah PETANI sawit rakyat ini sampai sekarang masih banyak dalam kawasan hutan", ungkapnya.


Editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Lampung Utara – Dalam rangka menciptakan Pilkada Damai di Lampung Utara, Polres Lampung Utara menggelar giat adventure trail bersama komunitas trail Kabupaten Lampung Utara.


Giat yang dimotori langsung Kapolres Lampung Utara AKBP. Eka Mulyana dan dikoordinatori oleh Kapolsek Sungkai Selatan Kompol Dalham bekerja sama dengan kurang lebih 50 orang komunitas trail Lampung Utara di buka secara resmi oleh Kapolres Lampung Utara di Lapangan Induk PTPN VII Bunga Mayang, Sabtu (21/4/2018).


Dalam sambutannya, Kapolres Lampung Utara menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung acara ini.


"Semoga ajang ini menjadi ajang silaturahim bagi kita semua untuk meningkatkan rasa persaudaraan diantara kita dalam rangka mewujudkan pilkada Lampung Utara yang damai", ujar Kapolres.


Selain itu, Kapolres memberikan himbauan kamtibmas kepada para peserta Trail untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang Pilkada Lampung Utara. "Jangan mudah terprovokasi dengan berita yang tidak jelas (hoax) yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa", kata Kapolres.


Kegiatan tersebut berlangsung semarak dengan disambut meriah masyarakat sekitar dan berjalan dengan aman, lancar dan kondusif.


Editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Jakarta - Komentar Amien Rais yang menyebut adanya partai Allah dan partai setan menyulut emosi berbagai kalangan.


Ucapan mantan Ketua MPR RI itu dinilai berbahaya bagi kedaulatan bangsa. Bahkan, ucapannya bisa mendikotomi partai-partai yang ada saat ini.


"Statemen Amin Rais bisa berbuah saling benci antar anak bangsa atau bahkan chaos. Kenapa ? dalam terminologi apapun lebih khusus dalam agama antara Allah dengan setan adalah musuh abadi", kata Wakil Sekjend DPP Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Sri Mulyono kepada wartawan di Jakarta, Minggu (22/4/2018).


Dijelaskan Mulyono, Allah mewajibkan manusia untuk taat akan aturan-Nya dan dituntut selalu berbuat baik bagi sesama. Sementara setan pekerjaan spesialnya selalu menggoda manusia untuk ingkar dari aturan-aturan Allah dan berbuat kejahatan.


"Singkatnya partai Allah adalah poros ketaatan dan keshalehan sementara partai setan adalah poros kekafiran dan kejahatan", ucapnya.


Kemudian Mulyono bertanya, adakah partai Allah di Indonesia? dan menurut Mulyono sendiri,  dengan sangat mudah masyarakat yang paling awam pun akan menjawab bahwa partai Allah (poros ketaatan dan keshalehan) hanyalah omong kosong atau fiksi dan fiktif meminjam istilah Rocky Gerung.


"Partai yang diklaim Amien Rais sebagai partai Allah tidak memiliki ciri-ciri Partai Allah sedikitpun. Justru sangat memenuhi syarat sebagai partai Munafiq. Ciri-ciri munafiq adalah kalau berkata 'bohong', jika dipercaya berkhianat dan jika berjanji ingkar dengan janjinya", tegas Mulyono.


Lebih lanjut dikatakannya, jika partai Allah yang dimaksud Amien Rais adalah PAN,  PKS dan Gerindra maka semua orang tahu bahwa semua partai tersebut haus kekuasaan, penuh korupsi, menyebarkan kebencian, ada anggotanya terlibat narkoba dan pornografi serta kejahatan lainya.


Ada anggota DPR RI dari PKS yang menggunakan simbol-simbol agama Islam untuk melakukan korupsi. Ada juga kader PAN seorang Gubernur yang berapi-api menyerukan pembelaan Islam tapi kemudian ditahan KPK karena terlibat korupsi.


"Amien Rais sendiri yang berjanji berjalan kaki dari Yogya ke Jakarta jika Jokowi menang pilpres 2014 sampai saat ini belum dipenuhi," jelasnya.


Kata Mulyono, sangat banyak kejahatan yang dilakukan partai-partai tersebut. Silahkan digoogling, ratusan kejahatan partai “Allah” yang diklaim Amien Rais lebih tepat sebagai partai munafiq dimana ciri-ciri munafiq sangat cocok dan benar-benar eksis di dalam partai tersebut.


"Dalam Al Quran, Allah mengingatkan sebanyak 13 kali bahaya ancaman kaum munafiq dan hanya 2 kali bahaya ancaman kaum kafir. Munafiqun lebih berbahaya karena selalu memakai alat agama untuk menggapai nafsu jahat pribadi dan kelompoknya", pungkas Mulyono seraya menyebut partai munafiq sangat berbahaya dan jauh dari Islam.


Editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak untuk segera memeriksa Direktur Utama PT. PLN (Persero) Sofyan Basir terkait penyewaan lima unit kapal pembangkit listrik terapung milik Kapowership Zeynep Sultan, perusahaan asal Turki, yang disewa oleh perseroan.


Direktur Eksekutif 98 Institute Sayed Junaidi Rizaldi mengatakan, KPK telah memeriksa Sofyan Basir sebagai saksi dalam kasus sewa kapal tersebut beberapa waktu lalu.


"Kalau perlu, status saksinya ditingkatkan menjadi tersangka. Sebab, dia (Sofyan Basir) mengetahui soal kontrak sewa tersebut. Ada dugaan terjadi pemborosan sekitar Rp 7,9 triliun per unit dibandingkan menggunakan PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel) darat," kata dia dalam pesan tertulis, Sabtu (21/4).


Sayed menjelaskan, lima kapal asal Turki itu disewa PLN selama lima tahun dalam kurun 2015-2020. Kelima kapal itu kini beroperasi di perairan lima provinsi, yaitu di Waai, Maluku Tengah dengan kapasitas 120 megawatt (MW), Sumatera Utara (250 MW), Sulawesi Selatan (200 MW), Kalimantan Tengah (200 MW), dan Sulawesi Utara (120 MW).


"Ada juga dugaan mark up soal bahan bakar, dimana selisihnya mencapai Rp 450 per kWh. Jika memakai bahan bakar diesel darat Rp 400 per kWh, untuk kapal Turki naik menjadi Rp 885 per kWh," jelas dia.


Sayed pun menilai ada kejanggalan yang mesti segera disidik oleh KPK. "Sewa kapal Turki sengaja dipaksakan, karena awalnya berdalih menggunakan bahan bakar gas tapi faktanya gas tidak ada dan digantikan BBM impor," ujar dia.


Dia menambahkan, di bawah Sofyan Basir kinerja keuangan PLN bisa dikatakan kebobolan. Sayed lalu menyitir pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani beberapa waktu lalu.


Penjelasan dia, ada dugaan bahwa keuangan perseroan sedang sulit karena besarnya pembayaran pokok dan bunga pinjaman.


Sempat beredar salinan surat bernomor S-781/MK.08/2017 yang bersifat penting dan segera yang ditujukan kepada Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Menteri ESDM Ignasius Jonan. Surat ditembuskan juga kepada kepala Kantor Staf Kepresidenan, direktur utama PLN dan dewan komisaris PLN.


Surat yang ditandatangani dan berstempel Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati itu menyoroti sejumlah hal. Pertama, soal gagal bayar utang yang dialami perseroan, PLN disebut terus mengalami kerugian. Kedua, soal beban target proyek 35 ribu MW yang perlu direvisi.


"Jangan sampai Sofyan Basir menjadi duri di pemerintahan Jokowi. Sofyan Basir cuma pintar bikin utang saja. Menteri keuangan saja tidak percaya dengan kinerja dia", tegas Sayed.


Komentar Sayed, rumor soal Sofyan Basir menjadi calon kuat dirut PT Pertamina (Persero) juga mesti dibendung. Sebab, untuk memimpin PLN saja Sofyan Basir dinilai telah gagal, apalagi memimpin Pertamina.


"Kalau menteri BUMN tidak segera mencopot dia dari kursi dirut PLN, jangan sampai KPK yang mencopot jabatan Sofyan Basir kalau sudah jadi tersangka. Dia juga jangan dimasukkan sebagai kandidat calon dirut Pertamina, pasti nanti bermasalah", ucap dia.


Editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Pekanbaru - Puluhan Lansia tersipu, tersenyum bahagia ketika tim Jum'at Barokah Polresta Pekanbaru menyambangi Panti Jompo Husnul Khatimah di Jalan Khairuddin Nasution Pekanbaru, Jum'at Pagi (20/04/2018) pukul 07.00 WIB.


Kegiatan Polisi Peduli dan Berbagi dari Polresta Pekanbaru ini tampil beda dari minggu sebelumnya. Tim Jum'at barokah bekerjasama dengan LSM Perempuan Lira, IDI Riau dan Pekanbaru, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) cabang Pekanbaru, PJI Riau, LSM LBP2R, FJPI Riau serta tim media Resta Pekanbaru.


Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto melalui Wakapolresta AKBP Edy Sumardi P menyebutkan, kegiatan Jum'at Barokah Polresta Pekanbaru ini merupakan wujud perubahan kultural di internal Polri dalam Program Promoter Kapolri.


"Pada jum'at pagi ini kita berbeda dari minggu sebelumnya, yang mana kegiatan saat ini merupakan kegiatan baksos dengan memberikan perobatan gratis kepada orang tua kita yang tinggal di panti jompo khusnul khotimah ini",terang Wakapolresta.


Sementara, Kepala panti jompo lansia Raja Agustiarman kepada awak media menyampaikan terimakasihnya kepada pihak Polri, Dokter serta LSM yang telah melaksanakan kegiatan baksos di panti jompo yang dirinya pimpin.


Editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Lampung Utara – Kapolres Lampung Utara bersama Forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tamu undangan telah memusnahkan 891 botol minuman keras (Miras) berbagai merk dan 430 liter miras alami (tuak) yang disita dari pedagang yang tidak mengantongi izin, Jum'at ( 20/04/18) di Lapangan Mapolres setempat.


Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pelaksanaan oprasi K2yD (Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan) dalam beberapa minggu belakangan sekaligus sebagai upaya untuk menekan angka peredaran minuman keras (miras) oplosan yang bisa berakibat adanya korban meninggal dunia. Dengan demikian Polres Lampung Utara berikut jajaran tengah berhasil membidik sasaran dalam hal pemberantasan miras ilegal.


Pemusnahan ratusan botol miras beralkohol dan ratusan liter miras alami yang telah berlangsung, juga sebagai bentuk upaya Kapolres Lampung Utara untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya dalam rangka memasuki bulan suci Ramadan yang harus betul-betul disambut dengan optimal.


Tujuannya, agar tidak terjadi tindakan-tindakan atau pelanggaran-pelanggaran yang mengganggu kekhusyuan umat Islam dalam beribadah.


Dilaksanakannya Ops K2yD razia miras juga merupakan imbas atas peristiwa di Jawa Barat Dimana Kapolri memerintahkan seluruh jajarannya untuk memberantas miras, baik produksi pabrik maupun alami serta oplosan.


"Produksi pabrikan juga kerap dijadikan bahan untuk miras oplosan”, kata Kapolres.


Tak lupa Kapolres juga meminta dukungan kepada semua pihak, baik dari Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan ormas, agar kegiatan pemberantasan miras di Lampung Utara dapat berkesinambungan.


“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan Lampung Utara dapat bersih dari miras menjelang Ramadhan. Sehingga bisa lebih mengurangi potensi kejahatan”, pungkasnya.


Editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Lampung – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung ikut mendesak Dewan Pers agar kembali memverifikasi organisasi wartawan berikut keanggotaannya, meliputi kelengkapan administrasi dan faktual.


Ketua PWI Lampung Supriyadi Alfian melalui Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Lampung Nizwar menegaskan, tidak Fair jika kemudian hanya segelintir organisasi wartawan yang diverifikasi. Padahal, terdapat 27 organisasi wartawan yang menandatangani dan menyepakati Standar Organisasi Wartawan tanggal 14 Maret 2006 silam. PWI saat itu diwakili Wina Armada.


“Yang terjadi saat ini, kenapa semua wartawan AJI, IJTI, dan PWI diverifikasi sesuai perundang-undangan dan Peraturan Dewan Pers? Bagaimana dengan organisasi lainnya? ”, ucapnya.


Nizwar, juga menuturkan bahwa verifikasi penting. Karena akan memperjelas keabsahan organisasi wartawan sekaligus untuk mendukung dan memelihara serta menjaga kemerdekaan pers sesuai dengan amanat Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.


“Setiap organisasi wartawan memiliki mandat untuk menjaga marwah organisasi sehingga mengarahkan anggotanya agar memiliki integritas dan kredibilitas yang bertujuan untuk mengembangkan kemerdekaan pers yang profesional, bebas, dan bertanggungjawab kepada publik”, ujarnya.


Karena hal itu pula, lanjut Nizwar, organisasi wartawan berbentuk badan hukum, AD/ART, memiliki pengurus pusat hingga provinsi, kabupaten, dan kota.


“Ada aturan minimal jumlah keanggotaan 500 orang sesuai standar organisasi wartawan yang disahkan sendiri oleh Dewan Pers dan organisasi wartawan ini harus bersedia diverifikasi oleh Dewan Pers”, tegasnya.


Selain itu Nizwar mengatakan, dalam verifikasi ulang ini nantinya Dewan Pers melakukan proses seleksi administrasi yang ketat dengan didukung verifikasi faktual. “Sesuai standar organisasi. Wartawan yang menjadi anggota organisasi harus bekerja di perusahaan pers, aktif menghasilkan karya kewartawanan, dan berbadan hukum”, imbuhnya.


Nizwar memastikan segera menyampaikan desakan tersebut kepada Dewan Pers, melalui PWI Pusat. “Kita segera membuat surat desakan, agar pers Indonesia tidak terus-menerus panen kritikan dan hujatan dari masyarakat,” pungkasnya.


Editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Lampung Utara – Untuk meningkatkan kemampuan penggunaan senjata api bagi personilnya, Polres Lampung Utara menggelar latihan tembak yang dilaksanakan di lapangan tembak Polres setempat, Kamis (19/4/2017).


Kegiatan latihan menembak ini dipimpin oleh Wakapolres Lampung Utara Kompol Suparman didampingi oleh Kabag Ops Kompol Handak Prakasa Qalby dan Kabag Sumda Kompol Firman Sontama sedangkan instruktur dari Internal Polres Lampung Utara yaitu Ipda Abraham Hendra didampingi Bripka Sobirin.


Peserta latihan terdiri dari Perwira dan Bintara yang bertugas dibidang opsnal dari seluruh jajaran yang juga telah memegang senjata api dinas berjumlah 50 orang. Senjata yang digunakan adalah senjata organik Polri jenis Revolver.


Dari pantauan, sebelum dimulainya latihan tembak. Para peserta terlebih dahulu menerima arahan dari Wakapolres dan Instruktur tentang kedisiplinan, aturan dalam latihan serta teknik menembak yang benar.


Wakapolres Lampung Utara Kompol Suparman mengatakan, latihan ini dilakukan dalam 2 sesi yaitu menembak dua tangan dengan 5 peluru jarak 20 meter dan satu tangan dengan 5 peluru jarak 20 meter.


"Latihan menembak ini merupakan agenda rutin bagi personel untuk meningkatkan kemampuan penggunaan senjata api terutama bagi anggota yang bertugas dibidang Opsnal", jelas Wakapolres.


Lebih lanjut dijelaskan waka, setiap personel Polri yang memegang senjata api, selain memenuhi kriteria lulus ujian psikologi dan bermental baik juga harus mahir menggunakan senjata api.


Tindakan polisi dalam hal penggunaan senjata api wajib berpedoman pada protap penggunaan senjata api sesuai perkap nomor 01 tahun 2009.


"Polisi harus menguasai dengan benar teknik menembak dan harus sesuai dengan Standar Operasioanl Prosedure (SOP)", tegas Wakapolres Lampung Utara.


Editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Lampung Utara – Dalam rangka menjelang bulan suci Ramadhan 1439 H, Satlantas Polres Lampung Utara akan menggelar Operasi terpusat dengan sandi ‘Ops Patuh Krakatau 2018’ yang akan dilaksanakan di seluruh Indonesia selama dua pekan, mulai Kamis 26 April – 09 Mei 2018 mendatang.


Operasi ini nantinya akan menitik beratkan terhadap penertiban pelanggaran lalu lintas, dengan tujuan dapat mengurangi angka kecelakaan dan terciptanya Kamseltibcar (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas).


Kapolres Lampung Utara Eka Mulyana melalui Kasat Lantas Polres Lampung Utara Suprapto mengatakan, kegiatan Oprasi Patuh ini nantinya akan diawali dengan kegiatan sosialisasi terlebih dahulu. “Kegiatan sosialisasi akan kita awali dengan program Police Go to School untuk menyampaikan tertib berlalu lintas,” ungkap Kasat Lantas, Kamis (19/4/2018).


Selain Go to School, pihaknya juga akan melakukan sosialisasi Door to Door dan sosialisasi melalui radio serta memasang spanduk himbauan di beberapa titik.


Menurut Kasat, tujuan operasi Patuh ini untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pengendara dalam keamanan dan kelancaran berlalu lintas. “Untuk itu kita himbau seluruh masyarakat Lampung Utara untuk mematuhi peraturan berlalu lintas”, kata Kasat Lantas.


Kasat Lantas juga minta para pengendara kendaraan bermotor, untuk melengkapi surat-surat kendaraan sebelum berkendara. “Lengkapilah kendaraan anda seperti STNK dan SIM, kaca spion, TNKB, gunakan knalpot standar, dan saat berkendara menggunakan sepeda motor, pakailah helm SNI depan belakang, juga untuk kendaraan bermotor roda empat dan lebih pakailah sabuk pengaman”, imbuhnya.


Kecelakaan lalu lintas, diawali dengan tidak tertibnya berlalu lintas. “Untuk mengurangi angka kecelakaan, mari bersama-sama kita ciptakan Kabupaten Lampung Utara menjadi daerah yang tertib lalu lintas,” pungkas Kasat Lantas Polres Lampung Utara.


Editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Jakarta - Aktivis 98 menolak rencana pemberian gelar kepada Amien Rais sebagai bapak reformasi yang mau di lakukan oleh BEM UI, BEM SI, BEM NUS. Adik-adik ini harus banyak belajar dan cari tahu dulu seperti sejarah pergerakan 98, jangan dapat info yang tidak benar.


Amien Rais dinilai tidak pantas menerima gelar itu karena tidak terjun langsung saat peristiwa Mei 1998.
"Selama ini masyarakat tahunya pergerakan 1998 itu dimotori oleh Amien Rais. Itu hal yang keliru," kata aktivis 98 Wahab Talaohu kepada wartawan Selasa (17/4/2018).


Menurutnya, pergerakan Mei 98 murni gerakan mahasiswa yang ingin menurunkan presiden Soeharto saat itu yang sudah 32 tahun berkuasa.
"Jadi siapa Amien Rais. Dia tidak terlibat dilapangan dalam aksi itu.


Jadi kami menolak jika Amien Rais akan diberikan sebagai bapak reformasi," ujar Wahab yang juga pendiri Forkot dan Famred ini .


Dirinya mengaku memang sudah mendengar adanya upaya sejumlah kelompok yang akan memberikan penghargaan kepada Amien Rais tapi memanfaatkan adik-adik mahasiswa yang buta akan sejarah 98.
"Namun kami menghimbau kepada pihak-pihak yang akan memberikan gelar agar mengurungkan niatnya," ujar Wahab tegas.


Amien Rais kami tolak sebagai bapak Reformasi karena :


1. Amien tidak terlibat secara total dalam gerakan reformasi 1998, karena Amien hanya terlibat dalam gerakan pemakzulan Suharto.


2. Amien Rais kami tolak sebagai bapak Reformasi karena beliau mendukung Habibie pasca jatuhnya Suharto padahal gerakan reformasi artinya gerakan menolak rezim orde baru (Suharto - Habibie) sebagai paket dari sebuah sistem yang sangat korup, sistem yang menindas yang harus ditolak.


3. Saat gerakan reformasi diperjuangkan kami dihadapkan dengan Pam Swakarsa (sipil yang dipersenjatai). Amien tidak membela kami justru diam ketika terjadi kekerasan terhadap mahasiswa pada saat itu.


4. Amien waktu menjabat sebagai ketua MPR beliau juga menolak tragedi kemanusiaan seperti trisakti semanggi1 dan 2 sebagai kejahatan HAM berat maka beliau tidak pantas diberi gelar tokoh Reformasi.


Padahal tragedi kemanusiaan itulah yang melahirkan reformasi, intinya Amien tidak pernah berdarah darah bahkan kami tolak saat pendudukan DPR/ MPR pada bulan Mei.


Kami meminta kepada adik-adik mahasiswa yakni BEM untuk membatalkan niatnya untuk memberikan gelar bapak reformasi kepada bapak Amien Rais, sebab sesungguhnya pak Amien Rais bukanlah tokoh reformasi seperti yang dibayangkan oleh adik-adik mahasiswa.


Saya yakin dan percaya adik-adik mahasiswa ini memiliki keterbatasan referensi sejarah terkait pergerakan 98 yang menghasilkan yang namanya agenda besar reformasi. Reformasi yang kita nikmati pada saat sekarang adalah hasil dari perjuangan gerakan mahasiswa 98 dimana dalam memperjuangkan reformasi itu sendiri harus ditebus dengan darah, nyawa dan bahkan terjadi penghilangan terhadap kawan-kawan mahasiswa 1998 baik di jakarta maupun di daerah.


Amien sendiri tidak pernah berdarah-darah dalam memperjuangkan reformasi itu sendiri.


Amien tidak pernah bersama dengan kawan-kawan di lapangan kecuali pada bulan mei, itu pun ditolak oleh kami Mahasiswa pada saat itu karena pak amin mencoba melakukan klaim seolah-olah gerakan pada saat itu merupakan gerakan yang dikonsolidasikan oleh pak Amien Rais.


Padahal itu adalah kekuatan moral yang sebetulnya sudah kami bangun sejak lama, kami tolak beliau di DPR dan terbukti pak Amien Rais sendiri bukanlah tokoh reformis, karna reformasi itu sendiri adalah menolak rezim orde baru itulah reformasi total.


Menolak rezim orde baru artinya menolak Soeharto dengan kroni-kroninya termasuk kami menolak pak Habibie pada saat itu karena menurut kami pak Habibie adalah perpanjangan tangan dari Harto maka dia bagian dari rezim orde baru yang harus di tolak oleh gerakan mahasiswa pada saat itu. Nah sementara pak amien rais adalah pendukung dari pak Habibie.


Oleh karna itu tidak pantas dan tidak layak Amien di berikan gelar bapak reformasi.


Kami mahasiswa yang bergerak pada saat itu baik di jakarta maupun di daerah tidak berani melakukan klaim sejarah sebagai tokoh reformasi apalagi Amien yang tidak pernah berdarah-darah.


Ini yang harus dipahami oleh adik-adik mahasiswa mungkin karena mereka memiliki keterbatasan referensi dan selama ini publik terjadi distorsi bahwa seolah-olah Amien adalah tokoh reformasi.


Sesungguhnya pak Amien telah melakukan aborsi reformasi bukan sebagai tokoh reformasi.


Alasan yang lain kami menolak amien rais dan beliau tidak pantas tidak layak diberikan gelar bapak reformasi pada tahun 1998 krn amien rais justru berhadap-hadapan dengan kita mahasiswa pada tahun 1998.


Mahasiswa menuntut agenda reformasi Amien Rais justru melakukan perlawanan terhadap kami dengan membentuk pasukan PAM Swakarsa dimana masyarakat sipil dikonsolidier, dimobilisir dengan menggunakan embel-embel agama dan dipersenjatai dengan bambu runcing.


Mereka dihadapkan dengan kita dimana pada saat itu kami sedang memperjuangkan agenda besar yakni agenda reformasi.


Wahab juga menegaskan soal Adili Soeharto dan kroni-kroni nya serta mengusut pelanggaran HAM sebagai agenda reformasi tidak pernah menjadi prioritas Amien . Padahal akibat reformasi lah....si Amien ini bisa jadi ketua MPR ..Jadi pejabat negara.


Belum lagi agenda reformasi ..hapuskan KKN...eh ternyata Amien nyangkut masalah alkes, yang diumumkan KPK beberapa waktu lalu.Sedang kami yang pelaku reformasi tidak pernah mengklaim sebagai bapak reformasi atau pejuang hebat reformasi ..


Sebab, gerakan reformasi itu menggerakkan rakyat dan mahasiswa ..bukan gerakan Amien Rais, " demikian Wahab menutup pembicaraannya.


Editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Lampung - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia Provinsi Lampung, periode 2018-2022 resmi terbentuk, dengan tanda digelarnya Musyawarah Daerah (Musda) yang dihadiri puluhan jurnalis Online yang tergabung dalam AJO Indonesia tingkat Kabupaten/Kota yakni Dewan Pimpinan Cabang (DPC). Musda berlangsung di resto & cafe Lembah Dempo, Kota Metro Provinsi Lampung, Rabu (18/04/2018).


Pemegang mandat sekaligus terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) AJO Indonesia Provinsi Lampung, Romzy Hermansyah. R.SP didampingi sekretaris Samsul Arifin menjelaskan, acara Musda ini adalah sebuah agenda yang tentunya harus dilaksanakan sebagai tanda telah berkibarnya AJO Indonesia di Provinsi Lampung.


Dalam Musda ini juga dilangsungkan pemantapan struktur kepengurusan DPD Provinsi Lampung. Kemudian dilangsungkan juga laporan Ketua - Ketua DPC kepada DPD dan pendataan keanggotaan serta pengumpulan surat Administrasi perusahaan media yang tergabung, untuk diserahkan langsung ke DPP.


Masih menurut Romzy, Musda bersama seluruh kepengurusan DPC-DPC, sepakat akan dilaksanakannya pelantikan DPD dan DPC secara bersamaan di Lampung.


"Tentunya kami akan berkoordinasi dengan DPP dapat melantik secara langsung. Rencananya awal Mei 2018, sebelum masuk puasa. Kami upayakan dipercepat guna menjalankan program kerja sekaligus mensukseskan Rapimnas AJO Indonesia, pada tanggal 08 Agustus 2018 mendatang", ungkapnya.


Diketahui, Ketua Umum DPP AJO Indonesia Rival Achmad menjelaskan tentang AJO Indonesia, bahwa AJO Indonesia, merupakan wadah organisasi bagi seluruh jurnalis online yang berpusat di Jakarta. AJO Indonesia juga merupakan organisasi bermanfaat untuk meningkatkan keprofesionalan, kualitas dan kesejahteraan para anggotanya.


Berdirinya Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia, miliki konsep dan rencana kerja terwujudnya Kesejahteraan seluruh anggota AJO Indonesia. Sesuai Motto “Bekerjasama, bukan sama sama kerja” menjadi slogan sentral AJO Indonesia dan bukan sekedar kata, namun akan direalisasikan.


Masih menurut Rival Achmad Labbaika, bahwa konsep dan platform kerjasama berazas bekerjasama dalam membangun dan membesarkan AJO Indonesia.


Artinya, konsep pengembangan AJO Indonesia tak lepas dari Motto yang ada, setiap anggota bekerjasama membangun AJO Indonesia sekaligus kesejahteraan bersama. Dengan penguasaan teknologi digital, telah menyiapkan perangkat platform digital sebagai pendukung pengembangan media online keanggotaan dan manajemen AJO Indonesia. Pengembangan teknologi digital media online, akan terus tumbuh dan secara pasti akan menjadi pilihan masyarakat di era digital.


Maka itu, AJO Indonesia telah siap menjawab tantangan era digital masa depan. Mulai dari aplikasi media tersendiri, sampai yang terintegrasi. Dari server mandiri sampai platform live streaming via ponsel. AJO Indonesia akan menjadi leader dalam penggunaan teknologi media online di masa mendatang. Sebagai wadah organisasi, AJO Indonesia akan bergerak bersama dengan penerapan teknologi yang terintegrasi.


Selain itu, ditambahkan Ketum DPP, dari sisi teknologi, AJO Indonesia juga menyasar penerapan manajemen media online yang profesional. Karena AJO Indonesia melalui DPP AJO Indonesia akan menjadi sentral organisasi media online. Baik dari sisi organisasi maupun secara bisnis.


"DPP AJO Indonesia tak hanya menjadi pusat kepengurusan organisasi tapi akan menjadi ujung tombak marketing plan untuk menyasar klien-klien berskala nasional dan internasional,"jelasnya.


Diketahui, DPD AJO Indonesia Provinsi Lampung telah membentuk tiga DPC (Kabupaten Tanggamus, Lampung Timur dan Lampung Tengah) disusul DPC Lampung Utara, Kabupaten Mesuji, Tulang Bawang, Pringsewu.


Untuk kepengurusan DPD sendiri, Ketua Romzy Hermansyah.R.SP, Wakil Ketua R. Ellen, Sekretaris Samsul Arifin dan Bendahara K.R. Rinto.


Editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Jakarta - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntaskan tiga kasus besar yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.


Tiga kasus besar yang dimaksud Demokrat tersebut yakni, kasus Bailout Century, kasus BLBI dan kasus korupsi E-KTP.


"Kami meminta KPK agar menuntaskan 3 kasus besar itu. Jika perlu, akhir tahun ini kasus itu harus dituntaskan," kata Ketua DPP Bidang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Partai Demokrat Jemmy Setiawan di Hotel Ambara, Jakarta Selatan, Rabu (18/4/2018).


Menurut Jemmy, alasan dibongkarnya 3 kasus korupsi tersebut agar tahun politik ini tidak semakin gaduh dengan hal ini. Jadi, apapun alasannya KPK harus menuntaskan kasus itu.


"Jangan jadikan kasus ini sebagai alat transaksi kekuasaan. Dan upaya kanalisasi dari kasus yang sudah nyata-nyata melibatkan banyak nama besar seperti kasus E - KTP dan BLBI", ujarnya.


Masih menurut Jemmy, keputusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan yang mengabulkan gugatan harus kita hormati bersama. Meskipun kata Jemmy, dalam proses putusan praperadilan PN jakpus masih menjadi putusan yang tidak wajar karena keluar dari kamar hukum acara yang sudah menjadi pakem rujukan pidana.


"Untuk itu Mahkamah Agung (MA) harus turun meluruskan putusan praperadilan PN Jakarta Selatan ini dan menjadi penting agar kontruksi hukum kita tidak salah kaprah", tuturnya.


Jemmy menegaskan jika Partai Demokrat selama ini tidak ada kaitanya dengan kasus Bailout Century.


"Silahkan kasus Century, E-KTP dan BLBI dituntaskan seterang-terangnya. Biar publik juga tahu siapa yang terlibat. Karena ini kasus PR lama yang harus diselesaikan KPK", jelas Jemmy.


Kenapa menjadi penting lanjut Jemmy, agar kasus tuntas di tahun ini dan masyarakat bisa memilih secara jernih partai mana yang layak mereka pilih sebagai pilihan politik di 2019 nanti.


"Biar publik juga tahu partai mana yang bersih," pungkasnya.


Editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Pekanbaru - Disela-sela pelaksanaan tugas sebagai abdi negara, personil Polresta Pekanbaru menyempatkan diri melaksanakan kegiatan binrohtal yasinan dan ceramah agama di Masjid As Syuuro, Rabu (18/04/2018) pukul 07.30 WIB.


Kegiatan dipimpin langsung oleh ustadz Raqib. Diawali dengan pembacaan surat yasin bersama, dilanjut dengan ceramah agama dan sesi tanya jawab.


Dalam ceramahnya, ustadz Raqib menyampaikan tentang kondisi ketika tua, sakit dan kematian. "Dalam 3 hal tersebut, kita semua harus mempersiapkan diri terutama dalam menghadapi kematian yaitu dengan cara memperbanyak beribadah kepada Allah Subhanahuwata'ala", terang Ustdaz.


Dalam kegiatan ini turut hadir Waka Polresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi, pejabat utama dan seluruh personil Polresta Pekanbaru.


"Kegiatan ini merupakan program rutin yang dilaksanakan oleh Polresta Pekanbaru setiap minggunya. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan iman dan taqwa seluruh personel Polresta Pekanbaru kepada Allah Subhanahu Wata'ala", ucap Edy.


Lebih lanjut Wakapolresta menambahkan bahwa jika seluruh personil Polresta Pekanbaru sudah memiliki iman yang kuat, insya Allah pelaksanaan tugas Kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakatpun akan berjalan baik dan maksimal.


Editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Lampung Utara – Sebanyak tiga Kapolsek di Polres Lampung Utara Polda Lampung menerima penghargaan yang di berikan Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana sebagai Kapolsek terbaik dalam penilaian kinerja selama 1 minggu terakhir.


Pemberian reward ini diberikan Kapolres bersamaan dengan upacara bulanan hari kesadaran nasional, di lapangan Mapolres Lampung Utara, dengan diikuti oleh seluruh pejabat utama dan seluruh personil Polres hingga personil Polsek jajaran, Selasa (17/4/2018).


Tiga Kapolsek penerima penghargaan sebagai Kapolsek terbaik diantaranya terbaik pertama oleh Kapolsek Abung Timur Iptu Wido. Kedua, Kapolsek Abung Semuli AKP Tri Handoko dan terbaik ketiga Kapolsek Abung Selatan Iptu Zulkarnain.


Dalam sambutanya, Kapolres mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah bersama-sama melaksanakan upaya menekan kasus curas, curat dan curanmor di wilayah Lampung Utara serta pengamanan kegiatan dalam tahapan Pemilukada yang telah berlangsung dengan aman dan kondusif.


Kapolres juga menghimbau kepada seluruh anggota untuk senantiasa peduli terhadap sekecil apapun potensi konflik sosial disekitar wilayah hukumnya yang dapat berpengaruh pada kamtibmas menjelang pelaksanaan pemilukada di Lampung Utara.


"Jaga Netralitas dan junjung tinggi profesionalitas kita sebagai anggota Polri pada pelaksanaan Pemilukada serentak Tahun 2018", ujar Eka Mulyana.


Editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Lampung Utara – Dari berbagai sisi warga di Lampung Utara menyatakan keberatan atas rencana DPR yang akan merevisi Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).


Sejumlah warga menolak jika dalam UU tersebut, sepeda motor, khususnya ojek online akan dijadikan sebagai angkutan umum, Senin (16/4/2018).


Dari sisi akademis, Ketua STMIK Surya Intan Kotabumi, Laksamana Bangsawan mengatakan, sepeda motor belum cocok dilegalkan menjadi angkutan umum. “Di Pasal 47 UU Nomor 22/2009 dengan tegas tidak memperbolehkan roda dua menjadi angkutan umum karena faktor keamanan dan keselamatan minim”, imbuh Kiyai Laks sapaannya.


Sisi Geng motor, Ketua Komunitas Motor Lampung Utara, Rahmat Sugianto pun senada dengan pandangan Akademis. Tidak setuju jika ojek online dimasukan dalam UU untuk disetujui menjadi angkutan umum.


“Faktor keselamatan pengguna jasa angkutan tersebut seharusnya dijadikan pertimbangan khusus. Lagi pula UU yang sudah ada tidak perlu dirubah”, katanya.


Sementara dari sisi pendidik, Kepala TK Pembina Kotabumi Herti Mulyana juga keberatan jika ojek online dijadikan angkutan umum.


“Sepeda motor tidak bisa memberikan jaminan terhadap keselamatan penumpangnya”, ujar Herti.


editor: pzr

BlogGua CN, Tanggamus - Satuan Lalu Lintas Polres Tanggamus menggelar diskusi terkait wacana dilakukannya revisi UU No 22 tahun 2009 tentang UULLAJ bersama pakar hukum Peradi Pringsewu, Anton Subagyo yang digelar di Ruang Kasat Lantas AKP Sopyan, Senin (16/4/18).


Hadir dalam kesempatan tersebut, Kaur Bin Ops Satlantas Iptu Tajudin, Kanit Patroli Ipda Irwan dan pemerhati transportasi asal Kabupaten Tanggamus, Suhardi.


Anton Subagio mengungkapkan, dengan adanya perkembangan jaman dan tekhnologi pada saat ini, terutama di bidang transportasi mempunyai dampak yang bersifat positif dan negative terhadap masyarakat. Salah satunya adalah muncul permasalahan di bidang transportasi seperti ojek online.


Anton sangat tidak setuju dengan wacana untuk melakukan revisi UU No 22 tahun 2009 tentang UULLAJ. Mengingat UU tersebut, sudah cukup baik dirasakan masyarakat.


“Sampai saat ini dampaknya masih cukup baik untuk masyarakat luas. Untuk merevisi juga memerlukan anggaran yang cukup besar dan apabila di laksanakan revisi juga, itu akan mempengaruhi terhadap peraturan lalu lintas lainnya, karena bertentangan dgn pasal 47 (3) UU LLAJ didalam pasal tersebut berbunyi sepeda motor bukan merupakan moda transportasi umum," ungkap Anton Subagyo.


Lanjutnya, dari aspek keamanan dan keselamatan juga dapat terlihat bahwa sepeda motor tidak memiliki jaminan keselamatan bagi penumpang karena tidak dilengkapi dengan rumah-rumah, safety belt, air bag, dan sebagainya.


"Jika ojek online masuk sebagai angkutan umum posisinya menurut saya sangat tidak benar karena alasannya rawan kecelakan, mengingat kapasitas kendaraan roda dua merupakan kendaraan pribadi", tegasnya.


Sehingga dalam hal tersebut, merupakan kewajiban Pemerintah harus betul-betul sudah mengaturnya, sebelum memberikan satu kesepakatan rencana dimasukan rencana ojek online menganalisa dengan memperhatikan secara kejadian laka-laka lantas banyak terjadi roda dua.


"Tanggung jawab Pemerintah Daerah adalah untuk menyiapkan transportasi massal yang handal dan terintegrasi, bukan membiarkan suatu perbuatan melanggar hukum karena dalam Bernegara tidak dapat bersifat parsial, harus di adakan kerjasama bersama Instansi Lain seperti Kepolisian terkait trayek dan aturan hukumnya", imbuhnya.


Namun dia juga berpesan agar Pemerintah dapat mengambil langkah strategis dalam rangka menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat. Kepada pihak kepolisian agar meningkatkan sosialisasi UULAJ 29/2009 kepada masyarakat, sehingga masyarakat mengerti dan mematuhinya.


"Agar kiranya pemerintah memutuskan untuk kendaraan roda dua hanya digunakan untuk jasa angkutan barang seperti delivery makanan, delivery barang dan sebagainya. Pengaturan lebih lanjut baiknya dituangkan dalan Permen tersendiri atau peraturan daerah", pungkasnya.


editor: red

BlogGua CN, Lampung Utara – Turnamen bulu tangkis ‘Kapolres Cup’ tingkat kecamatan di Dusun 2 Desa kota Agung- Sungkai Selatan secara resmi telah di buka, Minggu malam (15/4/2018).


Turnamen yang memperebutkan piala orang nomor satu di jajaran Polres Lampung Utara ini, telah diikuti 18 peserta yang berasal dari 11 Desa di Sungkai Selatan, Lampung Utara.


Turnamen dibuka langsung oleh Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana dihadiri angota DPRD Lampung Utara Ria kori dari Fraksi Demokrat, Kapolsek Sungkai Selatan Kompol Dalham, Danramil Sungkai Selatan, Camat Sungkai Selatan dan wakil ketua NU Lampung Utara Ustad Ansori.


Dalam sambutannya Kapolres Lampung utara mengatakan sangat berterimakasih atas partisipasi dan dukungan semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen ini. "Kegiatan ini, selain untuk olahraga juga bertujuan untuk lebih mendekatkan Polri khususnya Polres Lampung Utara dengan masyarakat", ujar Kapolres.


Selain itu juga, Kapolres menghimbau terkait pemberitaan yang belum jelas agar jangan mudah dipercaya, teliti dan periksa serta kita tanyakan dulu kebenaran berita tersebut, lebih baik kita tabayyun terlebih dahulu. "Mari kita sama- sama menjaga keamanan dan ketertiban jangan sampai terjadi perpecahan, lebih baik kita jalin silaturahmi", kata Eka.


Diakhir sambutan, AKBP. Eka Mulyana kembali menyampaikan terimakasih atas dukungan para pihak dan menekankan bahwa berlangsungnya turnamen, banyak hal positif yang bisa diambil ‘kebersamaan’ kita bisa lebih kenal dengan masyarakat dan membentuk jiwa sportifitas. "Selamat bertanding dan semoga turnamen ini bisa terlaksana dengan sukses", imbuhnya.


Editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Metro - Dalam rangka menghadiri pelaksanaan Konfrensi Kota (Konferkot) ke-V PWI di Kota Metro, Ketua PWI Lampung dan Wali Kota disambut secara adat sebelum memasuki ruang konfrensi di Hotel Grand S'kuntum Metro, Senin (16/4/18).


Ketua PWI Lampung, Supriayadi Alfian menyambut gembira sambutan adat yang berlangsung. Karena merupakan salah satu bentuk cara untuk melestarikan budaya di provinsi Lampung yang berjuluk Sai Bumi Rua Jurai.


Pembukaan acara disambut dengan Tari Sigekh Penguten dan pemberian sekapur sirih kepada Ketua PWI Lampung Supriyadi Alfian dan Walikota Metro A.Pairin.


Supriayadi menyampaikan penghargaan setingi-tingginya atas dilaksanakannya Konferkot V PWI Kota Metro yang meriah dan kehadiran Forkopimda Kota Metro menandakan jalin kerjasama yang baik antara pemerintah dengan insan pers. "Pemerintah dan pers satu kesatuan untuk membangun Bumi Sai Wawai", imbunya.


Diuraikan Supriyadi, PWI Kota Metro merupakan perwakilan terbanyak yang berkompetensi dalam menyusun pengurus dan program kerja yang baik demi membangunan Kota Metro. Di PWI yang utama menjalin kekompakan sesama anggota dan pengurus. Tak lupa, Supriyadi juga minta kepada Pemkot Metro memfasilitasi pengandaan PWI Kota Metro.


Disamping itu, Walikota Metro A.Pairin menyambut baik telah diselenggarakannya Konferkot V PWI Kota Metro. Dengan harapan, kerjasama yang telah terjalin dengan baik ini perlu ditingkatkan. Karena Pers merupakan pilar keempat demokrasi dalam membangun negara dan bangsa ini, terutama di Kota Metro.


Selain itu, Pairin mengapresiasi atas kedisiplinan seluruh pengurus dan anggota PWI Kota Metro yang terkenal dengan kota pendidikan dan wisata keluarga.


“Kalau moto kota Metro Wisata Keluarga tidak disebarluaskan tidak akan diketahui masyarakat luas”, pungkasnya.


Editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Jakarta - Emrus Sihombing, Direktur Eksekutif Lembaga Emrus Corner mengatakan, tidak ada salahnya jika partai politik, utamanya PAN melirik dan mempertimbangkan Amin Rais diusung sebagai salah satu kandidat Capres pada Pilpres 2019.


Ucapan Emrus itu menyoal ramainya kritikan mantan Ketua MPR RI itu belakangan ini. "Tentu, jika Amin Rais berkenan (jadi Capres)," ujar Emrus dalam pesan elektronik yang diterima wartawan Minggu (15/4/2018).


Menurut Emrus, akhir-akhir ini Amin Rais mengeluarkan kritik dan pandangan yang menimbulkan perbincangan publik. Pro dan kontra pun menyertai pandangan dari Amin Rais.


Dari perspektif subyektif, lanjutnya, seorang aktor politik, tak terkecuali Amin Rais, tentu memiliki kehendak bebas melontarkan pesan komunikasi bernuansa politik.


"Pekan lalu, Amin Rais juga mengkritik pemerintah bahwa bagi-bagi sertifikat sebagai mengibuli. Tentu kritik ini menuai berbagai tanggapan. Ada kalangan yang meminta dasar data dari kritikan sehingga menyebut mengibuli. Namun bisa juga dilihat bahwa kritikan Amin Rais itu tidak masalah untuk perbaikan," ujarnya.


Dijelaskannya, terbaru sedang hangat saat ini, ruang publik diramaikan dengan wacana Partai Allah dan Partai Setan. Perbincangan inipun berawal dari pandangan Amin Rais.


Menurut pengamatan saya, terkait dengan Partai Allah dan Partai Setan ini pun sedang menimbulkan perdebatan publik yang lebih sengit dibanding dengan pandangan Amin Rais sebelumnya.


"Terkait dengan aktifnya Amin Rais akhir-akhir ini melontarkan padangan yang menghentakkan publik, saya merenung lebih mendalam hingga tiba pada suatu pandangan, bisa saja Amin Rais diusulkan menjadi kandidat Capres pada Pilpres 2019," demikian dosen pasca sarjana Universitas Pelita Harapan (UPH) ini menjelaskan.


Editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Pekanbaru – Program Jum’at Barokah yang di-taja oleh Polresta Pekanbaru selama ini, banyak dapat apresiasi dari berbagai kalangan, baik dari kalangan instansi pemerintah maupun kalangan masyarakat biasa.


Kali ini Program yang konsisten dilakukan Polresta Pekanbaru itu dapat apresiasi dari Kepala Kepolisian Daerah Riau (Kapolda) Irjen Pol. Nandang.


Nandang sangat mengapresiasi program Jum’at Barokah yang sampai dengan saat ini masih konsisten dilakukan oleh Polresta Pekanbaru, dikutip dari Riauexpress Sabtu (14/04/2018).


“Program ini sangat bagus untuk memberikan contoh kepada masyarakat, pentingnya kepedulian terhadap sesama“, ungkapnya melalui jejaring WhatsApp.


Selain itu, Nandang berharap masyarakat Riau bisa semakin peka terhadap orang-orang yang membutuhkan uluran tangan.


“Ya mudah-mudahan masyarakat Riau semakin peka terhadap lingkungan dimana kita berada, berbagi sesama tidak akan membuat kita miskin“, tuturnya.


Editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Lampung Utara –Pelaku pungli yang diketahui bernama BS (17) warga Jln. Pesirah Abung , Kotabumi Ilir-Kotabumi, terpaksa harus berurusan dengan pihak Kepolisian Resor setempat.


Pasalnya, pelaku tertangkap tangan oleh personil unit tekab 308 Sat Reskrim Polres Lampung Utara saat sedang melakukan pemerasan/pungli terhadap sopir kendaraan angkutan barang jenis Truck yang melintas di Jln. Kotabumi Ilir, Kotabumi, Lampung Utara.


Kapolres Lampung Utara, AKBP Eka Mulyana membenarkan, tadi malam 14/04/2018 sekitar pukul 01.30 Wib, personil tekab 308 sedang melakukan patroli rutin diseputaran jalan Kotabumi Ilir-Kotabumi, pada saat bersamaam anggota melihat pelaku sedang melancarkan aksi pemerasan terhadap sopir truck yang membawa kayu, kebetulan Truck tersebut juga sedang melintasi jalan Kotabumi Ilir- Kotabumi.


"Melihat kejadian tersebut, personil langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku dan mengamankan barang bukti berupa uang hasil pungli sebesar Rp. 42.000,- dan 1 buah Obeng plus yang digunakan pelaku sebagai senjata untuk mengancam korban", kata Kapolres, Sabtu (14/4/2018).


Sementara, untuk pelaku berikut dengan sejumlah barang bukti diamankan di Polres Lampung Utara untuk proses lebih lanjut. “Jika terbukti telah melakukan aksi pemerasan maka pelaku akan dijerat dengan pasal 368 KUHP", papar Kapolres.


Editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Jakarta - Aktivis mahasiswa 98 yang tergabung dalam Merdeka 100 % (DERAP) meminta Presiden Joko Widodo alias Jokowi mencopot menteri secara terang-terangan yang tak sejalan lagi dengan program Nawacita.


Saat ini, menurut Ketua umum DERAP 100% Aznil, masih banyak pembantu-pembantu Presiden bermental rent seeking alias bermental calo.


Praket rent seeking menurutnya, sudah terjadi sejak dulu. Dirinya yakin, orang yang berada di dalam lingkaran kekuasaan sekaligus punya kekuasaan akan mengggunakan kesempatan itu.


"Dalam sejarah politik di Indonesia bahwa akar korupsi terdapat dalam praktik pemburuan rente yang sudah berurat-akar sejak zaman pra kemerdekaan. Para elite secara sistematis menggunakan pengaruhnya untuk memengaruhi setiap pengambilan keputusan dan perencanaan anggaran," ujar Aznil didampingi Jubir DERAP 100 % Amos Hutauruk di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, Jum'at (13/4/2018).


Menurutnya, beberapa pola praktek rent seeking yaitu Rent creation, dimana perusahaan mencari keuntungan yang dibuat oleh negara dengan menyogok. Rent Extraction, politisi dan birokrat mencari keuntungan dari perusahaan dengan mengancam perusahaan dengan peraturan-peraturan.


Selain kedua pola di atas, menurut Aznil, masih ada satu pola lagi, yaitu: Rent Seizing, dimana terjadi ketika aktor-aktor negara atau birokrat berusaha untuk mendapatkan hak mengalokasikan rente yang dihasilkan dari institusi-institusi Negara untuk kepentingan individunya atau kelompoknya.


"Kasus rent seeking di Indonesia dapat kita telusuri pada masa pemerintahan Orde Baru. Pada saat itu, terdapat persekutuan bisnis besar (yang menikmati fasilitas monopoli maupun lisensi impor) dengan birokrasi pemerintah. Dengan fasilitas tersebut, pemilik rente ekonomi memperoleh dua kentungan. Pertama, mendapatkan laba yang berlebih. Kedua, mencegah pesaing masuk dalam pasar," ungkapnya.


Untuk itu, DERAP 100 % sebagai loyalis Jokowi yang kritis dan sekaligus organ dalam mengawal cita-cita reformasi yang diperjuangkan teman-tenan 98 dulu dengan nyawa, darah dan airmata meminta Presiden mencopot dan menangkap Menteri atau pejabat negara atau birokrat yang melakukan praktek untuk mendapatkan hak mengalokasikan rente yang dihasilkan dari institusi-institusi Negara untuk kepentingan individunya atau kelompoknya.


Derap menduga Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita diduga mempunyai peran tersebut.


"Kami menduga dua menteri itu bermental rent seeking dan harus dikaji dari posisinya," kata Aznil.


Disamping itu Derap meminta agar pemerintah membentuk sistem pendataan pangan nasional yang terpercaya dan akurat."Kita tantang Presiden Jokowi membersihkan orang-orang dilingkungannya atas praktek-praktek rent seeking itu," imbuhnya.


Aznil menambahkan, Presiden Jokowi harus meminta laporan progres faktual ketahan pangan yang telah dilakukan oleh pembantunya dengan data yang jujur dan bisa ditelusuri publik dari hilir sampai ke hulu.


"Para pembantu Presiden jangan menyuguhkan data yang asal-asalan. Data yang disuguhkan harus sesuai bukti," pungkas Aznil.


Editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Pekanbaru – Tiga Polisi Bhabinkamtibmas Payung Sekaki sambangi kediaman Ibu Diana (53). Sontak terkaget, penjual ikan keliling ini tidak menyangka malah mendapat rezeki dadakan dari Aiptu Subagio, Bripka Kadir dan Brigadir Waluyo, Polisi Peduli Bhabinkamtibmas Payung Sekaki Pekanbaru.


Kedatangan Anggota Bhabinkamtibmas Payung Sekaki ini dilakukan atas dasar niat ketulusan hati sebagai Polri yang senantiasa membantu masyarakat khususnya yang kurang mampu. Sekaligus penjabaran dari kegiatan Tim Jum’at Barokah Polresta Pekanbaru yang merupakan program kegiatan dari Kapolresta dan Wakapolresta Pekanbaru. Dimana, kegiatan Tim Jum’at Barokah Polresta Pekanbaru dilaksanakan setiap Jum’at untuk membantu masyarakat kurang mampu di Pekanbaru.


Saat tiba di rumah Ibu Diana yang beralamat di jalan Pemudi RT. 01 RW. 04 Tirta Siak, Payung Sekaki, Bhabinkamtibmas didampingi Ketua Forum RTRW Darson, Ketua FKPM Payung Sekaki Wendrizal, Manager Mitsubishi Motor Arengka Triono pun disambut Ibu Diana dan Tukiran (50) suami ibu Diana yang kesehariannya bekerja serabutan, Jum’at (13/4/2018)


"Tujuan kami datang ke rumah Bapak dan Ibu, untuk memberikan sedikit rezeki kami. Semoga apa yang kami berikan ini menjadi berkah", kata Aiptu Subagio.


Begitu terharunya, ibu Diana dan Tukiran pun tidak banyak bertutur kata, hanya mengucapkan terima kasih. Kepada wartawan, Ibu Diana menceritakan bahwa kehidupannya berjualan ikan keliling, yang mana ikan tersebut didapat dari tepi sungai Siak dan dijual. Sedangkan bapak Tukiran bercerita bahwa dirinya bekerja serabutan.


"Kami ucapkan terimakasih kepada Bapak Bhabin dan Polresta Pekanbaru", ucap Ibu Diana.


Sementara itu, Aiptu Subagio menceritakan, awalnya ia berkeliling lalu melihat Ibu Diana yang berjualan ikan di jalan Fajar. "Lalu saya coba bertanya dimana alamat ibu itu. Dan saya beli ikan jualan ibu itu. Dan pada hari inilah kami ke rumah ibu Diana melaksanakan Program Jumat Barokah Polresta Pekanbaru," imbuh Aiptu Subagio.


Editor: Adam Arassy

BlogGua CN, Pekanbaru - Rintikan hujan yang turun tidak membuat tim Jum'at Barokah Polresta Pekanbaru menunda pelaksanaan kegiatan Polisi Peduli sesama masyarakat setiap minggunya. Kali ini, tim Jum'at Barokah memberikan bantuan kepada petugas kebersihan di RTH Tunjuk Ajar Intergritas Jalan Ahmad Yani, Jum'at siang (13/04/2018) Pukul 14.00 WIB.


Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto beserta jajarannya, diikuti oleh Syekh Rasyid, IDI Riau, LSM Perempuan Lira, LSM LBP2AR serta dari tim media dan Jum'at Barokah Polresta Pekanbaru.


"Alhamdulillah, di siang hari ini kita dapat memberikan sebanyak 84 sembako kepada petugas kebersihan atau yang biasa disebut tim orange yang berada disekitar kota Pekanbaru”, ungkap Kapolresta Pekanbaru.


Dijelaskan Susanto, dalam program Jum'at Barokah Polisi Peduli dan berbagai pihaknya tidak hanya memberikan sebagian rezeki berupa sembako Tetapi Polresta Pekanbaru juga melaksanakan pengobatan, pengecekan tensi, pengecekan gula darah dan apabila terdapat gejala penanganan medis, Polresta kerjasama dengan Dokkes Polda Riau.


Sementara Kabid Dokkes Polda Riau Kombes Pol Dr. Asmarahadi menyebutkan, selain sebagai tugas rutinnya kegiatan tersebut merupakan tanggung jawabnya sebagai bidang pelayanan kesehatan, tim dokkes juga melaksanakan kegiatan bhakti sosial. "Yang penting bekerja dengan ikhlas dan mendapatkan ibadah dari Allah SWT," terang Kabid Dokkes.


Editor: Adam Arassy

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget