Januari 2018

BlogGua CN, Lampung Utara - Petugas Rumah Tahanan (Rutan) Kotabumi melaksanakan kegiatan razia terhadap warga binaan yang kerap disebut narapidana (napi), 29 paket kecil shabu tak bertuan ditemukan.


Selain shabu, dalam razia itu juga didapati 1 bundel plastik klip, pirek, 7 potong pipet yang ditemukan didalam saku celana jeans pendek yang diletakkan dibawah jemuran depan Blok A, Senin (29/01/2018) malam.


Kepala Pengamanan Rutan, Gusvendra mengatakan, atas instruksi Kepala Rutan kegiatan razia dadakan dilakukan.


“Razia ini kerap dilakukan secara mendadak,”katanya kepada sejumlah wartawan.


Lebih lanjut Gusvendra menungkapkan, mulanya petugas mencurigai celana jeans pendek warna biru yang tergeletak dibawah jemuran depan Blok A.“Saat diperiksa celana itu, kami temukan barang-barang tersebut,” imbuhnya.


Selanjutnya, pihak Rutan berkoordinasi dan menyerahkan barang bukti ke Sat Res Narkoba Polres Lampung Utara.


“Dengan adanya temuan ini, kami terus lebih meningkatkan pengamanan. Terlebih, tentang penggunaan dan peredaran narkoba di dalam Rutan, kami selalu berkoordinasi dengan kepolisian”, jelasnya.


Sementara, Kanit Sat Res Narkoba Polres Lampung Utara Djoko Susilo menerangkan, dugaan barang bukti  akan ‘dipasarkan’ dalam Rutan.


“Kalau dilihat dari barang bukti, terindikasi milik bandar yang akan dijual di dalam Rutan”, kata Djoko. Oleh karena itu, pihaknya akan terus berkoordinasi untuk mengungkap siapa pemilik barang haram tersebut.


“Kami akan terus koordinasi dengan Rutan, untuk mengungkap siapa pemiiknya”, pungkasnya.


|rls,editor:red

BlogGua CN, Tanggamus – Fauzan Sa’i dan relawannya mendukung dan memperjuangkan Bakal Calon Bupati (bacabup) Tanggamus Dewi Handajani untuk memenangkan Pilkada 2018 di Tanggamus.


Pernyataan sikap politiknya itu disampaikan Fauzan dalam kegiatan acara sosialisasi terhadap para tokoh masyarakat, simpatisan dan relawan, Senin (29/01/2018) di Pekon Banjar Negri, Gunung Alip, Tanggamus.


Tak lupa, do’a dan harapan disampaikan pula oleh mantan Bupati tanggamus itu. Jika Dewi dipercaya rakyat Tanggamus nanti, Dewi diminta harus tetap memegang teguh cita mulia untuk membangun Tanggamus menjadi lebih baik.


"Saya meminta kepada seluruh Relawannya agar merapatkan barisan dan memperjuangkan bunda Dewi Handajani untuk menjadi Bupati Tanggamus”, imbuhnya.


Disamping itu, dalam sambutannya Dewi Handajani menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT. Karena dukungan dan perjuangan Bapak Fauzan sa'i, relawan dan masyarakat akan menambah kekuatan dan semangat pengabdian mewujudkan Tanggamus ASIK (Agamis, Sejahtera, Inovatif dan Kondusif).


Lanjut Dewi, silaturrahmi yang terbangun saat ini dan khususnya dengan para mantan Bupati Tanggamus harus dijadikan momentum untuk menerima kritik dan saran agar bersama-sama untuk dapat membangun Tanggamus yang lebih sejahtera dan kondusif.


“Berpolitik santun akan menghasilkan pemimpin yang santun, pemimpin santun akan mewujudkan masyarakat yang santun pula”, pungkasnya.


|Penulis:b1, editor: red

BlogGua Cyber News, Lampung Utara – Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Lampung Utara (Panwaslu-LU) merasa terbantu akan kehadiran media siber.


Demikian yang disampaikan oleh Zainal Bahtiar kepada BlogGua CN, Rabu (17/01/2018) bertempat di Kantor Sekretariat Panwaslu Kabupaten Lampung Utara.


‘Tentunya, kehadiran media siber atau media online, itu sangat membantu kami didalam pengawasan ini (pilkada 2018*red)”, ucap Ketua Panwalu Lampung Utara itu.


Disamping itu, Zainal Bahtiar mengaharpakan masukan dari teman-teman media untuk tetap dapat disampaikan kepada dirinya. Apabila ada laporan-laporan terkait dengan pelanggaran-pelanggaran pemilu.”Dapat melaporkan kepada kami, Panwaslu Kabupaten Lampung Utara”, imbuh Zainal.


Tak lupa, sebagai ketua corong masuknya informasi terkait pelanggaran jalannya kompetisi Pilkada 2018 di Lampung Utara. Ketua Panwaslu menegaskan bahwa kehadiran media siber sangat penting dan tentunya sangat membantu dalam pengawasan.


”Baik ditingkat Kecamatan, Kota dan Desa’, tegasnya seraya mengakhiri dan bergegas untuk menghadiri acara Rapat Pleno Terbuka di gedung Aula KPU Kabupaten Lampung Utara.


Panwaslu yang mempunyai peran penting dalam setiap penyelanggaraan Pemilu menghadiri Rapat Pleno Terbuka, Rabu (17/01/2018). Rapat digelar, dibuka dan ditutup oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kaupaten Lampung Utara (KPU-LU), H. Marthon.


“Sampai saat ini belum ada pelanggaran yang ditemukan terkait dengan Rapat Pleno Terbuka yang dilaksanakan oleh KPU”, pungkas Zainal, via WhatsApp dilain kesempatan.


|Penulis: Pazri,Editor: red

BlogGua CN, Tanggamus - Upaya menghalau gajah untuk kembali ke habitatnya di Taman Nasional Bukit Barisan (TNBBS) saat ini terkendala anggaran, sebab untuk menghalau gajah dengan melibatkan satuan tugas (Satgas) membutuhkan pendanaan operasional yang tentunya jumlahnya tidak sedikit.


Asisten Bidang Ekobang FB. Karjiyono mengakui jika Satgas yang sudah dibentuk baik itu melalui Surat Keputusan Gubernur ataupun yang dibentuk oleh Camat Semaka, sejatinya sudah siap untuk menghalau gajah dan melakukan penjagaan.


"Kawan-kawan satgas sudah siap untuk penjagaan dan penghalauan. Namun karena keterbatasan anggaran jadi terkendala, " ujar Karjiono tanpa merinci besaran dana yang dibutuhkan.


Dilanjutkan Karjiyono, bahwa pihak terkait seperti TNBBS, BKSDA, Pemprov sejatinya sudah menyiapkan anggaran ditahun 2018 ini." Semua punya komitmen dalam rangka pengajuan anggaran tahun 2018, namun belum tahu apakah terealisasi atau tidak, anggaran disetiap instansi memang ada, tapi tidak bisa mengandalkan hanya dari satu instansi saja, sebab tidak cukup untuk itulah adanya urunan antara instansi, "kata Karjiyono.


Mantan Kepala Dishutbun Kabupaten Tanggamus ini juga mengatakan bahwa pemkab Tanggamus tidak menyumbang dana melalui APBD untuk membantu operasional satgas hal ini karena kewenangan pemkab terhadap hutan Lindung sudah tidak ada lagi." Kalau dari APBD kita hanya terkait masyarakatnya misalnya pembinaan dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak merusak hutan ataupun membuka lahan di hutan Lindung yang menjadi tempat habitat gajah, "ujar Karjiyono.


Diakui Karjiyono bahwa kawanan gajah liar sebanyak 12 ekor memang kerap turun keperkebunan warga, hanya saja situasinya masih terkendali dalam artian kawanan gajah tidak mengamuk, merusak rumah maupun menyerang warga.


"Kawanan gajah hanya merusak tanaman sebab untuk makanan mereka seperti pepaya dan pisang. Warga juga diminta untuk tidak terlalu panik apalagi mencoba menghalau sendiri sebab terlalu beresiko, "ujarnya.


Untuk program jangka pendek, lanjutnya, pihaknya sudah meminta agar perambah untuk sementara turun dulu, hal ini untuk memudahkan proses penggiringan gajah kembali kehabitatnya." Kita sudah menggelar pertemuan dengan lima orang perambah yang mana meminta agar turun dulu dan lima perambah ini menyanggupi untuk turun dulu, harapan kami mereka menyampaikan keperambah lain, " terang Karjiyono.


Satgas yang dibentuk lanjut Karjiyono sudah diberi pelatihan untuk menghalau gajah kendati tidak sama persis seperti manhout (pawang) di Waykambas.


"Anggota satgas setidaknya memiliki dasar dalam menghadapi gajah, dan nantinya satgas juga dibantu Manhout yang ada di pemerihan, " kata Karjiyono.


|Rudi

BlogGua CN, Tanggamus - Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Tanggamus mengamankan DW (28) biduanita asal Kecamatan Sumberejo Kabupaten Tanggamus terduga pelaku penyalahgunaan Narkoba jenis sabu.


DW diamankan pada Jumat, 19 Januari 2018 pukul 23.00 WIB dirumahnya di Pekon Sidorejo Kecamatan Sumberejo. Turut diamankan dari DW barang bukti Sabu dan alat penyalahgunaan Narkoba.


"Barang bukti diamankan berupa plastik pake sabu seberat 0,14 gram, 3 bungkus plastik sisa pake sabu seberat 0,32 gram, 2 bundel plastik klip, timbangan digital, 4 buah pirek baru, 2 pirek bekas pake, 3 sumbu, 5 buah sekop pipet, 8 korek api gas, 3 unit Hp, buku catatan penjualan, ATM BRI, uang Rp. 4 juta, tas kecil dan dompet warna coklat," papar Kasat Res Narkoba Iptu Anton Saputra, SH. MH mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, S.Ik. M.Si, Minggu (21/1/18).


Iptu Anton Saputra mejelaskan, keberhasilan tersebut berdasarkan penyelidikan informasi masyarakat dirumah DW sering dijadikan transaksi Narkoba.


"Saat ini DW berikut barang bukti penyalahgunaan Narkoba ditahan di Polres Tanggamus guna penyidikan lebih lanjut, terhadap suaminya masih dilakukan pengejaran" jelasnya.


Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, DW terancam pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika ancaman maksimal 20 tahun penjara.


Sementara DW mengungkapkan bahwa kesemua barang bukti merupakan milik suaminya berinisial WA alias Cepleng (30) berprofesi sebagai sopir. Dia berharap kepada suaminya agar dapat menyerahkan diri guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.


Terkait Narkoba ditangannya dia juga mengatakan bahwa saat diketuk pintu berfikir itu adalah suaminya, sehingga dia mengantarkan kotak berisi sabu. Padahal yang datang adalah petugas Satres Narkoba Polres Tanggamus.


"Untuk Narkoba sendiri saya mengetahui merupakan barang haram yang dijual suami saya, saya telah beberapa kali mengingatkan suami saya. Tapi selalu marah setiap diingatkan. Saya berharap suami saya bertangung jawab dan menyerahkan diri," ungkapnya ibu satu anak tersebut.


|rudi

Kami segenap jajaran BlogGua Cyber News mohon maaf kepada seluruh pembaca dan substansi pokok atas pemberitaan terkait konten berita dengan nomor ID: 5114 yang sebelumnya kami publikasikan.


Adapun alasan kami mencabut berita tersebut, anatara lain:






    • Berita tersebut dapat menimbulkan kegaduhan berdasarkan pertimbangan khusus atas himbauan Dewan Pers Stanley. "Jangan sampai media massa ikut menambah kegaduhan," katanya, dalam acara workshop pertama yang digelar Dewan Pers di Indonesia dalam mempersiapkan media massa menghadapi Pilkada 2018, Minggu (29/10/2017).




Terimakasih dan harap untuk dijadikan maklum.

[caption id="attachment_5117" align="aligncenter" width="678"] Foto konten terkait, Sabtu (20/01/2018).[/caption]

BlogGua CN, Lampung- Komunitas Shodaqoh Menuju Taqwa Allah (METAL) Provinsi Lampung kaget mendapatkan kiriman paket bantuan berupa kitab suci Al-Qur'an dan Iqra dari perwira menengah Polri yang kini menjabat sebagai Wakapolresta Pekanbaru yaitu AKBP Edy Sumardi P SIK.


Jum'at (19/01/2017) pukul 14.00 WIB ketua pengurus METAL Lampung Yus Anwar menghubungi Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi P SIK melalui via seluler dengan menanyakan bantuan yang telah diberikan kepada mereka serta mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Perwira lulusan Akbri 1996 tersebut.


"Terimakasih kepada bapak Edy dan keluarga yang sudah peduli dan perhatian kepada komunitas kami. Apalagi beliau dikenal sama masyarakat luas tentang Program Jum'at Barokahnya. Kami sangat salut dan bangga kepada sosok polisi yang memiliki jiwa sosial sangat tinggi, kami mendoakan semoga bapak AKBP Edy Sumardi P SIK beserta keluarga selalu diberikan kesehatan, dilimpahkan rezkinya serta dikabulkan niat atau cita- citanya.Amin,"terang Yus Anwar kepada media


Cak Yus sapaan akrab ketua komunitas METAL tersebut menambahkan bahwa bantuan yang diberikan oleh Wakapolresta Pekanbaru tersebut akan disalurkan keseluruh Masjid, Ponpes dan TPA yang ada di seluruh kabupaten / kota se Provinsi Lampung yang membutuhkan.


Sementara sang Inisiator Program sosial Jum'at Barokah AKBP Edy Sumardi P SIK kepada awak media menyebutkan dirinya beserta keluarga memberikan bantuan berupa Al-Qur'an dan Iqra setelah mendapatkan informasi tentang adanya sebuah komunitas di Provinsi Lampung yang bernama METAL bergerak dalam menyalurkan bantuan-bantuan kepada Masjid, TPA maupun Pos Pendidikan (Pospen).


“Jangan lihat dari berapa banyak atau jumlah yang kami berikan. Kami ikhlas buat saudara-saudara kami yang di Lampung. Semoga bantuan tersebut dapat bermanfaat dalam upaya untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT,"tutup Edy


Sekedar informasi, bagi yang ingin bershodaqoh bisa hubungi cak yoes WA / telfon 0821-841-44441 Kami tidak menerima dalam bentuk uang hanya menerima Al Qur'an dan Iqra, Juz Ama dan yang lainya.


|red,mengabarkan. (rls).

BlogGua CN, Jakarta – Ketua DPP Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA), K. Wirawan mengingatkan kepada sebagian kecil DPD dan DPC yang masih di Bambu Apus untuk jangan terprovokasi dan terhasut oleh sekelompok oknum yang sengaja mencatut nama Wiranto.


Peringatan itu ditegaskan Ketua DPP HANURA diakhir Press Realease, Jakarta, Jum’at (19/01/2018).


“Saya mengingatkan kepada sebagian kecil DPD dan DPC yang masih di Bambu Apus untuk jangan terprovokasi dan terhasut oleh sekelompok oknum yang sengaja mencatut nama Wiranto untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya dengan mengorbankan nasib DPD & DPC yang ada disana”, ucap Wirawan.


Ditegaskan juga sebelumnya, K. Wirawan mengatakan bahwa prahara telah berakhir dan badai telah berlalu. Saatnya menyatukan seluruh potensi dan kekuatan bersama untuk membenahi Partai HANURA.


Untuk itu, K. Wirawan mengajak seluruh para sahabat DPD dan DPC yang sebagian kecil masih ada di sana untuk segera kembali ke rumah besar HANURA, dibawah kepemimpinan Bapak Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua Umum dan Harry L Siregar sebagai Sekretaris Jendral yang sudah sah sesuai SK Kemenkumham tanggal 17 Januari 2018.


“Marilah kita berkomitmen dan bekerjasama untuk memenangkan HANURA dalam rangka menghadapi Pilkada 2018 dan Pileg/ Pilpres 2019 sehingga tujuan mulia kita untuk memenangkan Jokowi sebagai Presiden di PiLPRES 2019 nanti terwujud”, imbuhnya.


Lanjut K. Wirawan, setiap langkah yang diambil oleh OSO sudah sangat tepat dan benar berdasarkan AD/ART Partai untuk menyelamatkan HANURA dari rongrongan segelintir oknum yang haus akan kekuasaan dengan menghalalkan segala cara. Sehingga dengan tega mengorbankan DPD & DPC yang tidak berdosa bahkan meng-kapitalisasi nama Ketua Dewan Pembina Wiranto.


“Dini hari tadi (Jum’at), ada 2 DPD yang sudah bergabung kembali di jalan yang benar”, pungkas K. Wirawan diakhir rilisnya.


 

|red,mengabarkan.

BlogGua CN, Lampung Utara – Tim Pemeriksa Kesehatan terhadap 3 Bakal Paslon Bupati dan Wakil Bupati Lampura merupakan tim anggota yang sama dengan Tim Pemeriksa Kesehatan terhadap 3 Bakal Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung.


Sebagaimana yang diungkapkan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lampung Utara (KPU-LU) H. Marthon dalam sambutan pembuka, lanjutan acara Rapat Pleno Terbuka Tahap 3 di Gedung Aula KPU setempat, Kemarin lusa.


“Tim pemeriksa Bakal Pasangan Calon Bupati Tanggamus dan Wakil Bupati Tanggamus juga sama” imbuh pak haji itu.


Sebelumnya, dengan wajah imut dan terus tersenyum sambil mengemut permen kesukaannya, H. Marthon menyambut para hadirin yang datang dalam acara.


“Selamat datang Pak Kapolres, Perwakilan Dandim, Ketua Panwalu, Liasion Officer (LO), Rekan-rekan pengurus Partai Politik dan para hadirin semua”, sapanya.


Setelah itu, Marthon menerangkan beberapa hal terkait materi yang akan disampaikan dalam acara Rapat Pleno Tahap ketiga tersebut.


“Pleno kita hari ini adalah Pleno Penyampaian Hasil Penelitian Administrasi Pencalonan dan Calon serta Hasil Pemeriksaan Kesehatan Jasmani dan Rohani Pasangan Calon yang dilakukan oleh Tim Dokter dibawah Koordinasi IDI Provinsi Lampung. Dimana dokter-doktornya adalah baik itu yang dari Abdul Moeloek, ada juga kesehatan rohani dari dikoordinasi oleh Himpsi himpunannya dan ada pemeriksaan juga masalah uji tes narkoba, yaitu dari BNN,” kata Ketua KPU itu.


[gallery columns="2" size="medium" ids="5074,5075"]

Uniknya, dalam suasana hening dan seksama, Ketua KPU-LU yang memiliki senyum imut itu, masih menyempatkan diri menunjukkan aksi kocaknya dengan menjeda waktu untuk mengambil permen kesukaannya, sebelum membacakan rincian nama anggota tim pemeriksa/penilai Kesehatan terhadap Bakal Paslon yang telah ia bacakan. Adapun, rincian nama-nama tim pemeriksa kesehatan sebagaimana berita yang telah diterbitkan oleh BlogGua CN sebelumnya, Rabu (17/01/2018).


 

|red,mengabarkan.

BlogGua CN, Riau – Dalam ajang perlombaan Polmas Award Kapolri Cup periode 2017-2018, Polresta Pekanbaru raih peringkat pertama dengan skor 715 poin.Kegiatan lomba tersebut berlangsung di Gedung Utama Puldasis Mabes Polri, Kamis( 18/1/2018).


Anggota Bhabinkantibmas Polresta Pekanbaru Bripka. Ilham Nur menerangkan, perlombaan Polmas Award Kapolri Cup 2017 ini merupakan kegiatan Inovatif dan Kreatif Bhabinkamtibmas. "Kegiatan ini juga merupakan tempat penentuan keberhasilan dalam pengembangan program Polmas polresta Pekanbaru”, imbuh Bripka. Ilham, peserta perwakilan dari Polda Riau.


Adapun tim juri dalam ajang lomba ini, antara lain Kabaharkam, Manager Jica, As SDM Polri, Kakor Binmas, Karo RBP, Karo Jianstra, Dirbintibmas dan Kasubdit Bin Polmas.


Saat memberikan penilaian tim juri tak henti-hentinya memberkan apresiasi untuk setiap paparan Bripka. Ilham Nur dalam lomba. "Semoga Polda Riau tetap sukses",pungkasnya.


Turut hadir mengiringi Bripka. Ilham Nur dalam ajang kompetisi, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto, Wadir Binmas Polda Riau AKBP. Imam Syahputra, Kapolsek Bukit Raya Kompol. Pribadi, Kasat Binmas AKP. Sunarti.


|red,mengabarkan. (rls).

BlogGua CN, Jakarta - Munaslub versi Ambara bertentangan dengan AD/ART Partai Hanura karena tidak mengindahkan ketentuan yang tercakup didalamnya. Padahal, setiap kader Partai Hanura wajib mematuhi AD/ART Partai Hanura dan bagaimana mungkin, sebuah perhelatan sakral seperti Munas/Munaslub diselenggarakan hanya berdasarkan kongkow di warung kopi lalu memecat Ketua Umum.


Hal itu bertentangan sekali dengan ketentuan AD/ART Partai Hanura, dimana Munas/Munaslub harus melalui beberapa tahapan, yakni: Untuk mengajukan Munaslub, syaratnya adalah mosi dari 2/3 jumlah DPD dan 2/3 jumlah DPC. Kemudian diajukan ke DPP Hanura untuk dipertimbangkan dan diputuskan oleh Ketua Dewan Pembina dan Ketua Umum. Selanjutnya Munaslub diselenggarakan oleh DPP Partai Hanura dengan mengundang BPH, Ketua Dewan Penasehat, Dewan Pembina, Ketua Dewan Kehormatan, DPD dan DPC. Dengan begini, Apakah Munaslub versi Ambara telah melaksanakan tahapan tersebut?


Pertama, untuk memperoleh 2/3 DPD dan 2/3 DPC adalah sangat muskil. Karena umunya pragmatisme di DPC-DPC sangat tinggi dan mereka banyak yang bermain di 2 kaki. Lalu, Apakah dukungan untuk kubu Munaslub Ambara benar-benar sudah clear memenuhi syarat?


Kedua, apabila menurut Ketua Dewan Pembina dan Ketua Umum tahap tersebut telah memenuhi syarat Munaslub, maka akan diterbitkan surat keputusan penyelenggaraan Munaslub yang ditanda tangani oleh Ketua Dewan Pembina dan Ketua Umum. Jadi, Apakah Munaslub Ambara memiliki surat keputusan tersebut?


Ketiga, Munaslub harus diselenggarakan oleh DPP Partai Hanura dengan mengundang BPH DPP, Dewan (Pembina, Penasehat, Kehormatan), DPD dan DPC. Apakah Munaslub diselenggarakan dan dihadiri oleh DPP Partai Hanura yang memiliki SK Kemenkumham?


Tentunya hal-hal diatas harus menjadi pertimbangan Kemenkumham ketika Munaslub versi Ambara ingin mendaftar ke Kemenkumham. Karena Munaslub versi Ambara sama sekali belum dapat memenuhi tahapan tersebut dan bahkan, tahapan pertamapun mereka gagal. Karena lebih dari 259 DPC dan 19 DPD sudah membuat pernyataan mendukung DPP Hanura pimpinan Oesman Sapta.


|Penulis: Inaz, red mengabarkan.

BlogGua CN, Lampung Utara - Ketua Komisi Pemiliha Umum Kabupaten Lampung Utara (KPU-LU) minta semua jajaran Parpol pengusung dan 3 Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupatil Lampung Utara untuk mempelajari dokumen hasil pemeriksaan/penilaian kesehatan, perjalanan masih panjang.


Sebagaimana yang dikatakan oleh ketua KPU-LU Marthon, sebelum membacakan dokumen guna menyampaikan hasil pemeriksaan/penilaian kesehatan bakal paslon pilkada 2018 dalam lanjutan acara Rapat Pleno Terbuka Tahap 3 di geduang Aulau KPU setempat, Rabu (17/01/2018) sekira pukul 14:00 WIB.


“Setelah penyampaian hasil nanti silahkan dipelajari oleh teman-teman pengurus partai politik atau pasangan calon, Liaison Officer (LO) pasangan calon, dokumen yang kami sampaikan. Jadi masih cukup panjang perjalanan”, ucap Marthon.


Karena, lanjut Marthon memaparkan, sebelum tahap akhir penetapan peserta pemilih atau penetapan calon jatuh pada tanggal 12 Pebruari 2018 nanti. Masih ada tahap-tahapan berikutnya, yakni tahap perbaikan dokumen pendaftaran dan penelitian hasil dokumen pasangan calon.


“Nanti ada tahapan yang keempat, yaitu perbaikan dokumen pendaftaran. Kelima penelitian hasil dokumen pasangan calon. Keenam penetapan peserta pemilih atau penetapan calon yang sesuai dengan jadwal dan tahapannya, itu akan dilaksanakan pada tanggal 12 pebruari 2018 yang akan datang”, papar Marthon.


Disamping itu, Ketua Lembaga Penyelenggara Pemilihan Umum Kabupaten Lampung Utara itu mengingatkan kepada para Bakal Paslon Bupati dan Wakil Bupati yang masih terikat sebagai ASN, Anggota Dewan, Pejabat Bupati, ASN atau PNS. Untuk segera memenuhi persyaratan ketentuan yang ada. “Intinya 30 hari sebelum hari pemungutan suara SK (Surat Keputusan) pemberhentian sudah kami terima”, imbuh Marthon.


Tidak lupa, Ketua KPU juga mengingatkan kembali, agar rekening alat kampanye ketiga bakal paslon harus sudah disampaikan kepada KPU paling lambat tanggal 14 Pebruari 2018. Karena pada tanggal 12 akan ditetapkan paslon, ditanggal 14 pengambilan nomor urut paslon dan ditanggal 15-02-2018 sudah masuk tahapan masa kampanye.


“Kalau ada yang tidak jelas, silahkan bagi ketiga bakal paslon atau melalui LO-nya dapat berkonsultasi kepada KPU dalam rangka penuhi persyaratan. Karena apabila ada persyaratan ketentuan peratuan KPU dan undang-undang yang merupakan bagian daripada persyaratan calon tidak dipenuhi maka dapat berakibat calon tersebut tidak memenuhi persyaratan”, ungkapnya seraya mengakhiri rangkaian kegiatan acara tersebut.


 

|red,mengabarkan.

BlogGua CN, Lampung Utara – Tiga Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara Pilkada serentak tahun 2018 telah memenuhi syarat, seluruh hasil yang telah dilakukan oleh tim pemeriksa kesehatan bersifat final dan tidak dapat dilakukan pemeriksaan pembanding.


Hal tersebut disampaikan oleh Pihak Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lampung Utara (KPU-LU), dalam lanjutan acara Rapat Pleno Terbuka tentang Pemberitahuan Hasil Penelitian Dokumen Syarat Pencalonan dan Syarat Calon Serta Hasil Pemeriksaan Kesehatan Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lampung Utara Tahun 2018, Rabu (17/01/2018).


Diketahui, ketiga Bakal Pasangan calon (paslon) itu, yakini paslon Agung Ilmu Mangkunegara dan Budi Utomo. Kedua, paslon Aprozi Alam dan Ice Suryana dan ketiga, paslon Zainal Abidin dan M. Yusrizal telah melewati tahap pendaftaran dan tahap penelitian dokumen pendaftaran, sebagaimana yang tercantum dalam Undang-undang dan Perturan KPU.


Dijelaskan juga, memenuhi syarat berarti calon dinyatakan mampu secara jasmani dan rohani serta bebas dari penyalahgunaan narkotika dan/atau psikotropika dengan tetap memperhatikan sebagaimana bunyi pasal 46 (10) peraturan KPU No. 3 tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur , Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota sebagaimana telah diubah dengan peratura KPU Nomor 15 tahun 2017.


Penyampaian hasil pemeriksaan/penilaian kesehatan dari masing-masing bakal paslon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara diawali oleh Ketua KPU Lampung Utara, Marthon yang kemudian dilanjutkan oleh jajaran.


Hasil Pemeriksaan/Penilaian Kesehatan ketiga Bakal Paslon Pilkada 2018 yang disampaiakan telah tercantum dalam Berita Acara Nomor: 01-PP/I/2018 tangganl 16 Januari 2018 dengan perihal hasil pemeriksaan kesehatan masing-masing nama dan jabatan calon.


Sebelumnya dipaparkan oleh Ketua KPU Lampung Utara, Tim Pemeriksa/Penilaian Kesehatan masing-masing ketiga Paslon terdiri dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Badan Narkotika Nasional yang telah melakukan pemeriksaan atau penilaian kemampuan jasmani dan rohani dan melakukan pemeriksaan/penilaian bebas penyalahgunaan narkotika dan psikotropika terhadap para calon.


Sementara, tim kesehatan pemeriksa ketiga Paslon Bupati dan wakil Bupati Lampung Utara, terdiri dari 23 orang, dr. Akhmad Taruna Nuhmadjan sebagai Ketua dan 22 dokter lainnya sebagai anggota, yakni dr. Yusuf Aulia Rahman, dr. Hidayat, dr. Karyanto, dr. Riana Handayani, dr. Arianti Ibrahim, dr. Patah Samia Wibawa, dr. Nanang, dr. Masdewi Cahyono, dr. Erick M, dr. Nina Marlina, dr. Raden Ayu Neila Amronsya, dr. Zam Zakaria Ibrahim, dr. Fitriani, dr. Dewi Arum Listianti, dr. Daud Fukhul Rahman Rohim, dr. Rahma Dewi Puspita Sari, dr. Lilik Sumardianti Ningsih, dr. Rosalinda A. Riani, dr. Resti Ariana, dr. Barah Karina Karisma Putri, dr. Tri Nopedro,dr. Tenri Zepta.


“Khusus incumbent, sebelum masuk masa kampanye. Surat nonaktif sudah disampaikan kepada KPU, mohon untuk dijadikan perhatian bersama”, pungkas Marthon seraya menghimbau akan diadakan rapat koordinasi terkait persiapan pelaksanaan kampanye bersama pihak-pihak terkait.


Turut hardir dalam acara, Ketua Panwaslu, Kapolres, Perwakilan Dandim 0412, Kabag Hukum, Kesbangpol Pemkab Lampung Utara, Liasion Officer (LO) dari masing-masing paslon dan Para personil TNI-Polri serta Insan Pers.


|red,mengabarkan.

BlogGua CN, Tanggamus - Pelepasan Ekspor Pisang Mas kemitraan PT. Great Giant Pineapple (GGP) dengan Koperasi Tani Hijau Makmur Kabupaten Tanggamus ke Singapura oleh Dirjen Hortikultura dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.


Acara berlangsung di Dusun IV Sailing, Sumberejo dan dihadiri langsung oleh Dirjen Hortikultura Kementerian pertanian RI, Spudnik Sujono Kamino, Bupati Tanggamus, Hi. Samsul Hadi, Kepala dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Lampung yang diwakili oleh KUPTD BPSB Fauzi dan Direksi PT. GGP Wely Sugiono.


Dalam Sambutannya Direktur Jendral Holtikultura Kementerian pertanian RI menyampaikan, bahwa Ini adalah tugas pertamanya dari Kementerian pertanian RI yang ditunjuk langsung oleh Presiden RI Joko Widodo dan para petani di Tanggamus ini adalah salah satu contoh Berkembangnya pertanian di lampung, untuk dilampung yang dipilih adalah perusahaan besar seperti PT. Great Giant Pineapple (GGP) yang berdomisili di Gunung Sugih Lampung Tengah, yang menaungi serta mengawasi dan akan membantu para petani khususnya dalam hal bibit, Pupuk dan lain sebagainya sampai berkembang, selain Pisang mas Kementerian juga akan menyalurkan Bibit seperti Petai, Jengkol atau apapun yang menjadi kebutuhan para petani.


"Kami akan bantu dari Holtikultura pertanian RI, bibit jengkol, Petai dll, saya lihat untuk Manggis di Tanggamus sudah ada, itu harus di kembangkan lagi karena kita sudah punya pasar untuk ekspor ke Cina dan semua permintaan itu harus diajukan melalui Proposal ke Kementerian Holtikultura pertanian RI, apa saja akan kami berikan, karena peluang untuk ekspor kita sangat besar, " ucap Dirjen Holtikultura Pertanian RI.


Bupati Tanggamus Hi.Samsul Hadi M.Pd.I juga mengucapkan, rasa terimakasihnya atas bantuan dari Dirjen Holtikultura Pertanian RI dan Perusahaan PT. GGP, Di tanggamus selain Pisang mas, ada Durian Kajang dan Manggis Saburai khas Tanggamus, dan juga Para petani saat ini sedang mengembangkan Jambu Kristal dan Papaya California, Potensi pertanian yang ada di Kabupaten Tanggamus sangat besar.


Samsul Berharap kegiatan Ekspor ini dapat memacu semangat para petani-petani lain untuk dapat terus berinovasi sehingga dapat menghasilkan komoditi tanaman yang unggul dan siap untuk di ekspor, langkah ekspor ini terbilang baik karena singapura menerapkan standar mutu dan kesehatan yang sangat tinggi untuk impor produk pertanian.


Pimpinan PT. Great Giant Pineapple Wely Sugiono mengatakan, pelepasan ekspor Pisang mas menunjukan ada komoditi lain yang bisa lebih unggul, agar Lampung tidak hanya fokus pada singkong, harus mencari alternatif lain yaitu Pisang Mas Tanggamus dan dirinya melihat potensi yang ada di Tanggamus selain komoditi pisang mas, ada produk komoditi lainnya.


|Rudi, wartawan BlogGua CN mengabarkan.

BlogGua CN, Tanggamus - Belum lama Bupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi dilantik menjadi Bupati, kini Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat menggelar rapat paripurna pengumuman berakhirnya masa jabatan Bupati Tanggamus periode 2013-2018. acara yang di pusatkan di ruang rapat utama DPRD setempat, Senin (15/1).


Dengan ini Samsul Hadi resmi mencatatkan namanya sebagai Bupati dengan masa jabatan tersingkat di Bumi Begawi Jejama ini.


Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan, dihadiri para anggota DPRD Tanggamus, Bupati Tanggamus Hi.Samsul Hadi, Sekda Tanggamus Hi.Andi Wijaya, beserta kepala SKPD dan camat serta Para Undangan.


Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan menyampaikan bahwa Bupati Tanggamus melalui suratnya dengan Nomor : 151.3/229/9/2018 tanggal 10 Januari tentang mekanisme pemberhentian Bupati karena berakhirnya masa jabatannya kepada pimpinan DPRD.


Kemudian, lanjut ketua DPRD, berdasarkan undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah Pasal 79 ayat (1) dijelaskan bahwa pemberhentian Bupati Tanggamus karena berakhirnya masa jabatan, diumumkan oleh pimpinan DPRD dalam rapat paripurna dan diusulkan kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Lampung untuk menetapkan pemberhentian.


"Sebagai tindaklanjut dari surat ini, maka rapat pimpinan DPRD Tanggamus menetapkan, hari ini dilaksanakannya rapat paripurna untuk mengumumkan pemberhentian masa jabatan Bupati Tanggamus periode 2013-2018," Jelasnya.


Ditambahkannya, dalam rapat paripurna ini juga, pihaknya sampaikan bahwa berdasarkan surat keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor : 131.18-37 tahun 2013 dan Nomor 132.18-38 tahun 2013 tanggal 11 Januari 2013 tentang pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus masa jabatan 2013-2018 dan surat keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor : 131.18-8700 tahun 2017 tanggal 18 Desember 2017, tentang pengangkatan Bupati dan pemberhentian Wakil Bupati Tanggamus Provinsi Lampung sisa masa jabatan 2013-2018, maka berakhirnya periode jabatan Bupati Tanggamus pada tanggal 15 Februari 2018.


Di hadapan Anggota DPRD Tanggamus, Samsul Hadi menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tanggamus berdasar data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dalam lima tahun terakhir relatif stabil di atas angka 5 persen. Kemudian tingkat inflasi yang dipengaruhi oleh kenaikan harga pada tahun 2013 mencapai 4,05 persen dan pada tahun 2016 tingkat inflasi menurun menjadi 2,51 persen.


“Angka inflasi tahun 2016 tersebut lebih rendah dari angka inflasi nasional yang mencapai 3,02 persen. Itu artinya harga barang dan komoditi di Tanggamus relatif lebih rendah dibanding daerah lain,” kata Samsul.


Dia melanjutkan, jumlah angkatan kerja tahun 2016 sebanyak 280,783 orang. Sedangkan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) mencapai angka 68,46 persen. Sedangkan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Tanggamus sebesar 5,72 persen, lebih rendah dibandingkan dengan TPT rata-rata Provinsi Lampung sebesar 5,78 persen.


"Adanya perkembangan tingkat perekonomian di Kabupaten Tanggamus yang relatif masih terkendali dan tingkat inflasi serta tingkat pengangguran yang bisa ditekan, tentunya tidak terlepas dari berbagai program pembangunan yang berhasil dilaksanakan,” ungkap wabup.


Untuk pendapatan daerah, terus Samsul, dari tahun ke tahun target yang ditetapkan selalu meningkat, dengan capaian realisasi rata-rata 90 an persen. Pendapatan tahun 2013 ditargetkan sebesar Rp922 miliar, terealisasi sebesar Rp883,8 miliar atau sebesar Rp95,85 persen. Sementara pendapatan daearah tahun anggaran 2017 ditargetkan sebesar Rp1,55 triliun sampai triwulan II terealisasi sebesar Rp752 miliar atau sebesar 48,36 persen.


“Lalu untuk belanja daerah yang merupakan komponen pengeluaran yang digunakan untuk menjalankan fungsi pemerintahan dan pelayanan publik. Pada tahun 2013, ditargetkan sebesar Rp975 miliar terealisasi sebesar Rp899 miliar atau 92,16 persen. Sementara pada tahun 2017 , nilai belanja daerah dianggarkan sebesar Rp1,54 triliun sampai triwulan II terealisasi sebesar 686,5 miliar,” ujarnya.


Dalam bidang pemerintahan, Samsul juga menyampaikan beberapa keberhasilan pemkab. Diantaranya meraih predikat Kabupaten/Kota Peduli HAM tingkat nasional tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Kementerian Hukum dan HAM, meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan dari BPK RI selama dua tahun berturut-turut pada tahun 2014 dan 2015.


"Lalu meraih Juara II Lomba Pekon tingkat nasional tahun 2015 dan Penghargaan Tata Nugraha Tahun 2015 yaitu penilaian kinerja penyelenggaraan sistem transportasi," papar Samsul.


Di bidang pendidikan sampai tahun 2017, Pemkab Tanggamus telah berhasil merehabilitasi hampir seluruh sekolah yang ada dan membangun unit sekolah baru.


"Sehingga saat ini jumlah sekolah di Kabupaten Tanggamus mencapai 409 unit SD, 57 unit MI, 81 unit SMP, 47 unit MTs, 27 unit SMA, dan 18 unit MA. Jumlah rehab total seluruh sekolah SD/MI selama tahun anggaran 2013-2017 mencapai 626 unit, rehab SMP/MTs mencapai 149 unit,” jelas Samsul.


Untuk bidang kesehatan, terus Samsul, dari tahun ke tahun terus dibenahi dan ditingkatkan. Hingga tahun 2016, jumlah rumah sakit sebanyak 2 unit, rumah bersalin 2 unit, Puskesmas 23 unit, klinik/balai kesehatan 19 unit, poskesdes 198 unit dan posyandu plus sebanyak 672 unit,” kata dia.


Menurut Samsul, tantangan dan kendala pembangunan di masa depan akan semakin berat. Mulai dari penyelenggaraan good governance, keterbukaan dan tuntutan masyarakat akan pelayanan prima. Hal itu hendaknya menjadi cambuk bagi Pemkab Tanggamus untuk menyatukan tekad dan mempererat kerjasama serta berupaya lebih keras lagi. Demi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.


"Apa yang telah disampaikan tersebut, kiranya dibahas secara internal oleh Anggota Dewan Terhormat dan kami berharap rekomendasi telah kami terima dalam kurun 30 hari mendatang. Sehingga akan turut berkontribusi terhadap upaya pembaharuan manajemen pemerintahan berbagai aspek,” tandas Samsul Hadi.


|Rudi,mengabarkan

BlogGua CN, Tanggamus - Polres Tanggamus laksanakan kegiatan serah terima jabatan (sertijab) alias mutasi 3 orang perwira, pergantian posisi jabatan terjadi terhadap (Kepala Satuan) Kasat Reskrim, Kasat Binmas dan Kapolsek Pagelaran Kabupaten Pringsewu, Sabtu (13/1).


AKP. Hendra Saputra yang sebelumnya menjabat Kasat Reskrim, kini digantikan oleh AKP. Devi Sujana.  Sedangkan AKP. Joko Sarianto yang sebelumnya menjabat Kasatbinmas kini digantikan Iptu. Irfansyah Panjaitan dan AKP. Heri Sugito yang sebelumnya menjabat Kapolsek Pagelaran, sekarang digantikan oleh Iptu. Edi Suhendra.


Sebelum ditugaskan ke dalam wilayah hukum Polres Tanggamus, AKP. Devi Sujana menjabat Panit 1 Unit 4 Subdit 3 Direktorat Kriminal Khusus Polda Lampung. Sementara Iptu. Irfansyah Panjaitan, sebelumnya menjabat Kanit 1 Siturjawali Subbdit Gakkum Direktorat Sabhara Polda Lampung dan Iptu. Edi Suhendra sebelumnya menjabat Paur 2 Subbid Wabprov Bidpropam Polda Lampung.


Sementara, AKP. Hendra Saputra menjabat Kaur Litpers Subbid Propam Polda Lampung. AKP. Joko Sarianto menjabat Kapolsek Purbolinggo, Polres Lampung Timur dan AKP. Heri Sugito menjabat Kapolsek Seputih Banyak, Polres Lampung Tengah.


Upacara Serah-Terima Jabatan dipimpin langsung oleh Kapolres Tanggamus AKBP. Alfis Suhaili, di Lapangan Mapolres Tanggamus.


Dalam amanat upacara sertijab, AKBP. Alfis Suhaili mengatakan, mutasi ketiga perwira di lingkungan Polres Tanggamus merupakan salah satu upaya penyegaran organisasi dalam aspek sumber daya manusia dan pembinaan kesatuan sekaligus membina karier yang bersangkutan.


"Oleh karena itu, hendaknya mutasi disikapi sebagai sesuatu yang wajar. Hal ini untuk lebih meningkatkan kinerja guna mencapai keberhasilan pelaksanaan tugas Polri sebagai pemelihara kamtibmas, penegak hukum, pelindung, pengayom, dan pelayanan masyarakat," imbuh Alfis.


Dikesempatan yang sama, AKBP. Alfis Suhaili juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada AKP. Hendra Saputra, AKP. Joko Sarianto dan AKP. Heri Sugito atas kinerja dan kerjasama yang telah mengukir prestasi kemajuan di wilayah hukum polres setempat.


"Berbekal pengalaman para saudara selama ini, saya yakin dan percaya dapat menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi di tempat tugas yang baru", himbau Kapolres Tanggamus itu.


Sementara terhadap ketiga perwira baru, yakni AKP. Devi Sujana, Iptu. Irfansyah Panjaitan, dan Iptu. Edi Suhendra. Kapolres meminta, segala upaya yang telah dilaksanakan oleh pejabat lama, hendaknya dapat dipelihara dan ditingkatkan dan terhadap para isteri segera dapat menyesuaikan diri dan berperan aktif," pungkas Kapolres Tanggamus, AKBP. Alfis Suhaili.


Turut hadir dalam upacara sertijab, Waka Polres Tanggamus Kompol M. Budhi Setyadi, para Pejabat Utama, seluruh Kapolsek se-Tanggamus dan Pringsewu, Anggota Polri dan ASN Polres Tanggamus.


|Rudi,mengabarkan.

BlogGua CN, Tanggamus - Kasus dugaan tindak pidana penganiayan yang dilakukan terduga oknum Kakon Kerta (YMZ) yang terjadi di Pekon Kerta, Kota Agung Timur nampaknya, perkembangan kasus terus dipantau oleh pihak korban.


Hal itu diketahui saat  (FA) korban penganiayaan dan keluarga (Amh) sebagai korban pengancaman, mendatangi Mapolres Tanggamus Kamis kemarin, untuk mempertanyakan dan memastikan lanjutan perkembangan kasus yang telah mereka laporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dengan Nomor : LP/ B-862 / XII / 2017 / LPG / RES TGMS, tanggal 10 Desember 2017 tentang perkara yang diduga tindak pidana pengancaman dan penganiayaan.


"Kami mendatangi Polres Tanggamus guna memastikan perkembangan tindak pidana penganiayaan sekitar satu bulan yang lalu kami laporkan," ujar FA.


Sambung AMH, bahwa dirinya dan FA sudah menemui Petugas Polisi dan kasus masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.


"Kami telah menemui Bripda Budianto, beliau menyampaikan bahwa ini sedang dalam penyelidikan dan tidak lama lagi akan di Gelar Perkara", katanya.


Senada dengan FA, dalam hal ini, Ibu AMH berharap agar proses hukum harus ditegakkan dan bersikap yang seadil-adilnya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Upaya permintaan maaf dan perdamaian dari terduga pelaku sudah mereka maafkan, namun proses hukum yang telah mereka tempuh harus tetap berjalan.


"Ya kami sebagai korban meminta hukum harus ditegakan, jika berbicara maaf, kami sudah memaafkan pelaku, karena kami juga manusia biasa, namun proses hukum tetap harus berlanjut",pungkasnya.


Kabar sebelumnya, Yurizal MZ Kepala Pekon Kerta-Tanggamus, Dilaporkan ke Polisi oleh Seorang Ibu

Miris, Kepala pekon (Kakon) yang seharusnya mengayomi dan memberikan Panutan contoh prilaku yang baik untuk masyarakatnya, Malah berbanding balik dan bertindak diluar kendali serta bersikap arogan kepada masyarakat yang seharusnya dia lindungi (...)

|Rudi, mengabarkan.

BlogGua CN, Lampung Uatara - Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lampung Utara, Karim SR mendonorkan darahnya, untuk kepentingan sosial, Jum'at (12/01/2018).


Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan, Mery Edialis melalui grup whatsapp kepada BlogGua CN.


Dilain kesempatan, Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Lampung Utara juga mengungkapkan, dari 126 jumlah personil, diperkirakan hanya 15 orang yang ikut mendonorkan darahnya saat mobil tim Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lampung Utara tiba di Kantor BPBD Setempat.


“Jumlah staf 126 orang. Tapi yang donor paling 15 orang. Karena harus ngikutin aturan medis. Darah tinggi dan rendah gak bisa”, kata Edialis kepada BlogGua CN, Sabtu (13/01/2018), via Whatsapp.


Dikesempatan yang sama, Mery Edialis menerangkan, bersamaan dengan Kalak, Karim SR. Dirinya pun ikut mendonorkan darahnya sebagai tanda kepedulian terhadap sesama.


Menurutnya, badan jadi enteng dan segar setelah darah disedot oleh perawat menggunakan jarum suntik.


Selain itu, manfaat bagi pendonor sendiri, dilanjut Edialis, untuk melancarkan peredaran darah dan mencegah berbagai penyakit.


“Badan jadi enteng dan lebih Fresh. Memperlancar peredaran darah, mencegah terjadinya darah tinggi dan strouk”, tulis seorang pejabat yang kini merangkap jabatan sebagai Plt. Sekretaris BPBD Lampung Utara, pasca wafatnya alm. Kurmadi jelang akhir tahun 2017 lalu.


Disundul kembali, terjadinya banjir bandang diakhir tahun 2017 kemarin. Diakibatkan intensitas curah hujan yang tinggi dan tempat mengalirnya air yang sudah tidak mampu menampung luapan.”Pendangkalan sungai”, pungkasnya.


|red,mengabarkan.

BlogGua CN, Pekanbaru - Personil Polresta Pekanbaru melaksanakan kegiatan (Giat) Apel pagi dan kumpulkan sumbangan dana bantuan untuk warga kurang mampu, Jum’at (12/01/2018) sekitar pukul 08:00 WIB.ria


Pelaksanaan apel pagi dipimpin oleh Wakapolresta Pekanbaru, AKBP. Edy Sumardi Priadinata, S.IK, dihadiri Para Pejabat Utama dan Personil Polresta setempat.


Dalam apel tersebut, Wakapolresta, AKBP. Edy Sumardi Priadinata, S.IK. yang mewakili Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol. Susanto, S.IK menyampaikan amanat terkait upaya Kapolri dalam mengatasi persoalan kinerja dan Pelayanan yang masih terlihat kurang humanis.


Adapun upaya kapolri saat ini, lanjut Wakapolresta, diantaranya ialah dengan Pengoptimalan reformasi Kultural dan implementasi management media melalui publikasi setiap kegiatan Polri. Diharapkan,dengan mengimplementasi kedua cara tersebut dapat mengangkat citra Polri dimata publik menjadi lebih baik.


Disamping itu, Wakapolresta Pekanbaru mengungkapkan, upaya untuk meraih rasa simpatik dan Public Trust dari masyarakat terhadap kinerja Polri di wilayah hukumnya. Polresta Pekanbaru telah menampilkan sosok seorang Polisi yang humanis ditengah masyarakat. Kehadiran polisi tersebut mewakili Polri yang bertujuan untuk meraih kepercayaan masyarakat. Sehingga kedepannya dapat menghilangkan GAP antara Bhabinkamtibmas dan semua elemen masyarakat.


"Dalam rangka meningkatkan Public Trust di Polresta Pekanbaru. Program Promoter Kapolri dengan Reformasi Kultural menampilkan sosok Polisi yang Humanis. Mendekatkan hubungan Polri dengan masyarakat dan semua elemen, untuk menghilangkan GAP dengan masyarakat. Perlu meningkatkan Sence of Prefence untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan kehadiran Polri", ungkap AKBP Edy Sumardi Priadinata, S.IK.


Untuk diketahui, Implementasi Program Promoter (Profesional, Modern & Terpercaya) Kapolri salah satunya pengoptimalan reformasi kultural dengan menampilkan sosok Polisi yang Humanis. Untuk itu Polresta Pekanbaru melaksanakan program "Jum'at Barokah" Polisi Peduli dan Berbagi.


Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto, S.IK., S.H., M.H menjelaskan, kegiatan sosial program Jum'at Barokah ini dimulai dari rapat tim Jum'at Barokah, usai pelaksanaan apel pagi dilanjutkan pengumpulan dana bantuan dari anggota personil Polresta Pekanbaru. Setelah dilakukan pengumpulan dana, selanjutnya Tim Jum'at Barokah melaksanakan belanja bahan sembako yang akan diberikan pada warga yang dikunjungi Tim Jum'at Barokah Polresta Pekanbaru.


"Kami dari Keluarga Besar Polresta Pekanbaru ingin peduli dan berbagi, sekaligus mengingatkan kita semua bahwa masih banyak orang yang berada di sekitar kita memerlukan bantuan, baik untuk orang yang sakit maupun kurang mampu. Semoga bantuan yang kami berikan dapat meringankan beban warga yang membutuhkan tersebut," tutup Kombes Pol Susanto, S.IK., S.H., M.H.


|red,mengabarkan.

BlogGua CN, Pekanbaru – Tim Jum’at barokah Polresta Pekanbaru kembali laksanakan kegiatan sosial, kali ini tim berkunjung di kediaman seorang nenek bernama Siti Asma (82), bertempat tinggal di Jalan Kopi Gang Merica,Tangkerang Labuai, Bukit Raya, Jum'at (12/01/2018) pagi.


Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto didampingi Wakapolresta Pekanbaru AKBP. Edy Sumardi Priadinata yang diikuti Kasubag Humas Iptu. Polius, Wakasat Binmas AKP. Amru Hutahuruk dan tim dari Jum'at Barokah Polresta Pekanbaru.


Kapolresta Pekanbaru AKBP. Susanto menjelaskan, sebelum kegiatan sosial Jum'at Barokah ini dilaksanakan, Kapolresta yang didampingi Wakapolresta berikut jajaran beserta tim Jum’at Barokah mengadakan rapat bersama, kemudian anggota tim meminta uang sumbangan dari para Anggota Kepolisan setempat sebagai dana bantuan. Selanjutnya, anggota Polwan tim Jum’at Barokah Polresta Pekanbaru berbelanja bahan sembako yang akan digunakan untuk Jum'at Barokah.


"Jajaran Anggota dan tim Jum'at Barokah ini berkunjung atas adanya laporan Bhabinkamtibmas Tangkerang Labuai, bahwa di wilayah tersebut terlihat ada warganya yang kurang mampu”, tambah Kapolresta Pekanbaru.


Lebih lanjut Kapolresta Susanto menjelaskan, Siti Asma mempunyai anak laki-laki bernama Junaidi yang mengalami kelumpuhan sejak tahun 1985 dan 2 orang cucu yang juga sedang sakit, masing-masing bernama Lusiana (30) yang mengalami sakit ginjal dan Safrida (44) mengalami gangguan mental (autis). “Kita memberikan bantuan berupa bahan pokok dan sedikit uang untuk keluarga Siti Asma guna membantu biaya berobat”, tutup Kapolresta.


Dilain pihak, Siti Asma yang kini merupakan tulang punggung keluarga. Berkali-kali mengungkapkan rasa terimakasihnya dengan meneteskan air mata seraya berharap kepada POLRI.


“Kedatangan tim Jum’at Barokah membuat masyarakat berfikir positif terhadap Polri atas kinerjanya sebagai pelindung dan melayani masyarakat. Saya berharap pihak Polresta Pekanbaru tetap dapat memperhatikan orang-orang yang lemah dan kurang mampu,”tutup seorang nenek tersebut.


|Red,mengabarkan (rls Hms Polresta Pekanbaru).

Pengumuman


Sebagaimana ketentuan Pencabutan Berita dalam angka 5 huruf a, b dan c Peraturan Dewan Pers Nomor 1/Peraturan-DP/III/2012 tentang Pedoman Pemberitaan Media Siber, kami segenap jajaran BlogGua Cyber News mohon maaf kepada seluruh pembaca atas pemberitaan terkait berita 7 orang calon TKI dan PJTKI ilegal yang sebelumnya kami publikasikan.


Adapun alasan kami mencabut berita tersebut, anatara lain:




  • Sumber awal Berita Investigasi yang kami kutip dari situs buanainformasi.com sudah dinonaktifkan

  • Berdasarkan pengalaman pribadi wartawan kami, persoalan tersebut akan berbahaya jika terus diupayakan verifikasi, maka akan dapat berdampak buruk jika dipahami oleh para oknum jahat.

  • Berita tersebut dapat menimbulkan masalah SARA, kesusilaan, masa depan anak, pengalaman traumatik korban atau berdasarkan pertimbangan khusus lain yang ditetapkan Dewan Pers.


Terimakasih dan harap untuk dijadikan maklum.


[gallery size="medium" columns="2" ids="4992,4993,4994,4995"]

BlogGua CN, Lampung Utara - Dihari ketiga pembukaan pendaftaran, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) menerima Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati, Drs. H. Zainal Abidin MM dan M Yusrizal ST (ZAYA), Rabu (10/01/2018).


Dihari penutupan tahap pendaftaran pasangan calon Pilkada 2018, nampak datang mendaftar secara resmi dengan dikawal oleh ribuan para pendukung bersama partai pengusung diantaranya, Partai PDIP, HANURA, DEMOKRAT dan PKPI. Rabu (10/01/2018) pukul 11.00 WIB.


Ketua KPU Lampung Utara, Marthon dalam jumpa pers menyampaikan, pada hari ketiga yang mendaftarkan pasangan calon yaitu, Zainal Abidin dan Yusrizal.


“Tadi kita sudah lakukan penerimaan berkas pencalonan dan syarat calon baik bupati dan wakil bupati, kita juga sudah melakukan penelitian berkas pencalon maupun calon secara terbuka yang kita tampilkan langsung di layar serta disaksikan oleh Panwas Kabupaten Lampung Utara lengkap tiga orang dan juga disaksikan oleh teman-teman media", kata Marthon usai melaksanakan prosesi penerimaan berkas Paslon Zainal Abidin dan Yusrizal.


Lebih lanjut disampaikannya, proses tersebut berjalan dengan baik dan lancar, berkas tengah sesuai dengan ketentuan undang-undang dan peraturan KPU di saat pendaftaran pencalonan, baik syarat pencalonan maupun syarat calon lengkap tengah sesuai berdasarkan ketentuan yang ada.


Maka sesuai dengan ketentuan yang ada, pihaknya juga memberikan tanda terima pendaftaran.


|Gian,mengabarkan.

BlogGua CN, Tanggamus - Deklarasi Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tanggamus, Periode 2018, Hi. Samsul Hadi M.Pd.I dan H. Nuzul Irsan S.E, deklarasi yang di laksanakan di Rest Area Taman Gisting, Pekon Gisting Bawah Kecamatan Gisting.


Hadir dalam deklarasi, Ketua PKB Azuwansyah, Ketua PPP Jukman Efendi, Ketua Gerindra Darussalam, Partai Golkar Musni Nafis, Ketua Demokrat Abdul Azis Dzikri, Ketua Hanura Munawir beserta Ratusan Relawan Sehati.


Pasangan Sam-Ni (Samsul Hadi- Nuzul Irsan), yang di usung oleh enam partai besar Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Hanura, Partai PKB, Partai Demokrat, Partai Gerindra, dan empat partai pendukung diantaranya, Partai PERINDO yang dihadiri Ketua Fatahul Anwar, Ketua Partai Republik, Ketua Partai Berkarya Ismail Kardi, dan Ketua Partai Bulan Bintang Roni Rasyid.


Mengawali orasi, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Tanggamus Azuwansyah yang berperan sebagai orator, membakar semangat semua pendukung Sehati dengan yel-yel kemenangan SAM-NI.


"Bupati... Samsul Hadi!!, Wakil Bupati... Nuzul Irsan!!, Samsul-Nuzul... Pribumi!!, Menang!! Menang!! Menang!!" seru Azuwansyah yang disambut riuh-rendah para pendukung.


[gallery columns="2" size="medium" ids="4972,4973"]

Dalam sambutan singkatnya, Samsul Hadi merasa sangat bersyukur karena akhirnya tiba pada waktu deklarasi dan pendaftaran ke KPU Tanggamus. Dia mengatakan, Kabupaten Tanggamus telah 21 tahun mekar dan mandiri dari induknya, Kabupaten Lampung Selatan.


"Potensi sumber daya alam dan manusia Tanggamus sangat luar biasa. Banyak kekayaan Tanggamus yang tidak dimiliki kabupaten lain. Oleh karena itu agar Tanggamus bisa maju dan berkembang, harus dipimpin putra daerah. Bukan oleh orang asing," seru Samsul Hadi disambut tepuk tangan ratusan pendukung.


Jika pemimpinnya bukan orang yang mengerti "denyut jantung" Bumi Begawi Jejama, kata Samsul Hadi, maka lagi dan lagi Tanggamus hanya akan menjadi "korban" eksploitasi. SAM-NI mendaftar ke KPU pada hari terakhir jadwal pendaftaran.


"Pilihlah pemimpin berdasarkan rasional, bukan emosional. Kami Samsul Hadi-Nuzul Irsan, mohon doa dari Bapak/Ibu sekalian dan para partai pengusung serta pendukung," tandas Samsul Hadi.


Sebelum bertolak ke Kantor KPU Tanggamus yang berlokasi di komplek perkantoran pemkab setempat, SAM-NI secara simbolis menerima bendera pataka enam partai pengusung dan empat partai pendukung sebagai simbol pemberian dukungan.


Setelah melaksanakan Deklarasi, Pasangan Sam-Ni, akan menuju ke ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanggamus untuk mendaptarkan diri sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus.


|Rudi,mengabarkan.

BlogGua CN, Lampung Utara – Tim Relawan Lampung Utara Harus Berubah beserta ribuan pendukung, Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara, H Afrozi Alam dan Dra. Ice Suryana, S.Pd (OCE) memadati posko pemenangan Afrozi – Ice di Jalan Ahmad Akuan Sribasuki, Guna Mendeklarasikan, Dan menghantarkan Paslon Afrozi Alam Mendaftar ke KPU Kabupaten Lampung Utara ,sebagai Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati periode 2019-2024, Selasa,09/01/2018.


Usai Deklarasi pasangan Afrozi Alam dan Ice Suryana serta partai pendukung yakni Partai Golongan Karya (GOLKAR) , Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Bulan Bintang (PBB) Langsung melakukan kompoi menuju gedung KPU Kabupaten Lampung Utara.


Dalam orasinya,Aprozi Alam mengatakan, "Saya ucapkan terima kasih atas kehadiran saudara saudara semua, ini merupakan pertanda, jawaban untuk kita semua bahwa bang Ozi maju menjadi Bupati dan ini menepis apa yang menjadi isu di media sosial , Yang mana kita ketahui berbagai isu bahwa bang ozi tidak mendapatkan perahu, dan itu tidak bener, Hari ini kepercayaan Tiga Partai politik telah kita buktikan."Ungkap Afrozi,yang dibacakan oleh Ketua PKB,Tabrani Rajab.


Dilanjutkannya,"Oleh Karena itu pembuktian ini bukan hanya untuk mengikuti pesta demokrasi namun bagaimana pembuktian kita semua untuk memenang kan saya dan bu ice sebagai bupati dan wakil bupati Lampung Utara." Ucap Tabrani.


Afrozi juga mengatakan,"Sebagaiman kita ketahui kondisi lampung utara tingkat kriminal sangat tinggi, Oleh karenanya kalau saya dipercaya untuk memimpin Lampung Utara maka saya akan mewakafkan diri saya untuk Lampung Utara, Dan yang pertama saya lakukan adalah meningkatkan stabilatas ekonomi dan stabilatas keamanan, Karna kalau ekonomi dan kemanan stabil nya baik, maka kesejahteraan masyarakat akan meningkat.


"Saya ga suka suka janji janji, Sampai kan kepada lapisan masyarakat, Demi Allah saya bersumpah kalau saya dipercaya memimpin Lampung Utara, Maka saya wakaf kan diri saya untuk Lampung Utara, jadi ga main main, kalau ucapan saya ini tidak benar maka saya akan diazab oleh Allah." tegas pria yang akrab dipanggil Bang Ozi itu.


Masih dalam orasinya,Bang Ozi berjanji,"Kalau saya terpilih saya katakan saya adalah milik rakyat jadi tidak ada pembatas antara Bupati dengan masyarakat, Akan saya buka rumah dinas 24 jam untuk masyarakat Lampung Utara.


Ditambahkannya, "Saya menghimbau kepada semua simpatisan masyarakat dan tim relawan, Bekerja untuk kemenangan Afrozi – Ice dan dapat membuat Lampung Utara harus berubah."pungkasnya.


|Gian,mengabarkan.

BlogGua CN, Lampung Utara - KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) membuka pendaftaran untuk Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan wakil Bupati Lampung utara, adapun pembukaan pendaftaran tersebut dijadwalkan selama 3 hari kedepan mulai hari ini senin tanggal 8 hingga10 januari 2018 mendatang


Dalam pembukaan hari pertama, nampak Pasangan Bakal calon Bupati dan wakil Bupati dari pasangan Agung Ilmu Mangkunegara dan Budi Utomo (ABDI) yang datang mendaftarkan secara resmi dengan dikawal oleh ratusan para pendukung bersama partai pengusung diantaranya, partai Nasdem, Gerindra, PKS dan PAN.


Sementara, pihak keamanan gabungan dari Polres Lampung Utara dan Kodim 0412 dari pagi sudah berjaga dikantor KPU setempat guna mengatisipasi dan menjaga agar suasana tetap kondusif.


Ketua KPU Lampung Utara, Marthon dalam jumpa pers mengatakan, "Pada hari pertama ini yang mendaftarkan Pasangan calon yaitu, Agung ilmu Mangkunegara dan Budi Utomo dan tadi kita sudah lakukan penerimaan berkas pencalonan dan syarat calon baik bupati dan wakil bupati, kita juga sudah melakukan penelitian berkas pencalon maupun calon secara terbuka yang kita tampilkan langsung di layar serta disaksikan oleh Panwas Kabupaten Lampung Utara lengkap tiga orang dan juga disaksikan oleh teman-teman media". Kata Marthon usai melaksanakan prosesi penerimaan berkas Paslon ABDI (8/1/2018)


"Alhamdulillah proses tersebut berjalan baik dan lancar setelah hasil itu kita teliti, berkas itu sesuai dengan ketentuan undang-undang dan peraturan KPU sesuai tentang syarat yang harus disampaikan di saat pendaftaran pencalonan, baik syarat pencalonan maupun syarat calon lengkap dan sesuai dengan ketentuan yang ada, maka sesuai dengan ketentuan yang ada juga kita berikan tanda terima pendaftaran". Ungkapnya.


Masih menurut Keterangan Ketua KPU Lampung Utara, "Adapun tahapan selanjutnya nanti pada tanggal 11 Januari besok, akan ada pemeriksaan kesehatan Pasangan calon, pemeriksaannya kita sudah tetapkan dan sudah terbentuk tim yang sama antara calon gubernur dan wakil gubernur provinsi Lampung, calon Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara serta calon bupati dan wakil bupati Tanggamus sama dilakukan di Rumah sakit Abdul Muluk Bandar Lampung, dengan tim yang sama dengan jadwal yang ditentukan oleh IDI (Ikatan Dokter Indonesia) provinsi Lampung.


|Gian,mengabarkan.

BlogGua CN,Rote Ndao - Presiden Joko Widodo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menanggulangi tindak kekerasan seksual pada anak. Menurutnya, sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk membangun karakter bangsa agar peristiwa serupa tidak terus terulang.


"Memang pembangunan karakter bangsa, manusia, sumber daya manusia menjadi hal yang sangat penting dalam menjaga itu. Tapi memang secara tidak sadar, teknologi juga mengintervensi karakter-karakter kita secara tidak langsung,"ujarnya usai meresmikan pembangunan embung Saina, di Kabupaten Rote Ndao, NTT, Selasa (9/01/2018).


Menanggapi pertanyaan jurnalis mengenai hukuman bagi para pelaku tindak kekerasan seksual pada anak yang telah diberlakukan, Kepala Negara mengatakan bahwa melalui peraturan tersebut pemerintah sudah memberikan ruang bagi pengadilan untuk memberikan efek jera. Namun, hal tersebut tetap berada di ranah hukum.


"Ranahnya di ranah hukum. Keputusannya ada di sana. Tapi ruang itu sudah disediakan untuk efek jera. Kalau keputusan pengadilan ada ya kita eksekusi," ucapnya.


|red,mengabarkan.

BlogGua CN, Tanggamus - Calon Petahana Hi. Samsul Hadi, M.Pd.I yang bakal maju dalam ajang pesta demokrasi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Tanggamus, melakukan pertemuan internal dengan para petinggi-peting partai di Tanggamus.


Pertemuan digelar pada pukul 20.00 malam ini, di Kediaman Hi. Samsul Hadi di Pekon Landbaw Kecamatan Gisting, yang di hadiri oleh bakal Calon Wakil Bupati Hi.Nuzul Irsan dan 7 petinggi partai, beserta Simpatisan Sehati.


Kabupaten Tanggamus dapat dipastikan hanya ada dua kandidat calon Bupati dan wakil bupati yang akan bertarung merebut Kursi BE 1 V.


Kepastian itu diketahui, setelah Samsul Hadi yang merupakan balon Petahana mengklaim jika dirinya bersama Nuzul Irsan dengan jargon SAM-NI (Samsul-Nuzul Irsan) mendapatkan dukungan dari Tujuh Partai Politik yang memiliki keterwakilannya di DPRD setempat.


"Untuk saat ini sudah ada Tiga Partai yang Rekomendasinya sudah ada, antaranya PKB, Hanura, dan PPP."ungkap Samsul, Senin malam(8/1) saat ditemui BlogGua CN di kediaman pribadinya di Kecamatan Gisting.


Namun lanjut Samsul, Dirinya berencana akan berangkat ke Jakarta, Selasa(9/1) besok, untuk kembali mengambil Surat Rekomendasi ke DPP Partai PAN, Golkar, Demokrat dan DPP Gerindra, sebagai bentuk berikan dukungan kepada dirinya dan Nuzul Irsan.


"Rekomendasi dari Empat Partai lagi, insya allah besok akan kita jemput di Jakarta, tepatnya di DPP masing-masing Partainya." tandas Samsul Hadi.


Untuk diketahui, jika Surat Rekomendasi dukungan PAN, Golkar, Gerindra, Demokrat, telah resmi di pegang oleh pasangan SAM-NI, plus Partai yang telah resmi berikan rekom, maka secara otomatis pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati ini, mendapatkan dukungan sebanyak 27 Kursi keterwakilan di DPRD Tanggamus, atau jauh melampaui target minimal yang ditetapkan hanya 9 kursi.


Keterwakilan parpol di DPRD Tanggamus yakni Golkar 5 kursi, PKB 3 kursi, Gerindra 4 kursi, Demokrat 5 kursi, PAN 5 Kursi, Hanura 2 kursi dan PPP sebanyak 3 kursi.


|Rudi,mengabarkan.

BlogGua CN, Tanggamus - DPRD Tanggamus menggelar rapat paripurna dengan agenda pengesahan lima rancangan peraturan daerah (Ranperda) menjadi Peraturan Daerah (perda) dan Pendapat akhir Bupati, Senin (8/1).


Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan, S. Sos bersama Wakil Ketua 1 DPRD Sunu Jatmiko, S. Sos dan dihadiri Bupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi, M. Pd. I, Sekda Tanggamus Hi. Andi Wijaya, S. T. M. M, Forkopimda dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tanggamus.


Juru Bicara Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Banperda) Yoyok Sulistyo dalam laporannya mengatakan, bahwa lima ranperda yang sudah selasai dibahas itu yakni Ranperda Pengelolaan Barang Milik Daerah, ranperda penyelenggaraan dan retribusi pelayanan pelayanan tera/tera ulang. Ranperda Badan Usaha Milik Pekon, Ranperda Kabupaten Ramah anak dan Ranperda pengendalian menara telekomunikasi.


"Pada proses pembentukan peraturan daerah harus memperhatikan saran dan aspirasi dari masyarakat dan stakeholder,kemudian pemantau daerah yang terealisasi harus di sosialisasikan agar berlaku efektif,"kata Yoyok.


Kemudian dalam kesempatan tersebut, Banperda juga menyampaikan saran, diantaranya terkait ranperda tentang Penyelenggaraan dan Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang harus berlaku untuk melindungi kepentingan konsumen atau masyarakat Kabupaten Tanggamus.


"Lalu terkait rancangan perda tentang Kabupaten Ramah Anak, DPRD berharap ini akan berlaku efektif sehingga cita-cita dari peraturan daerah tersebut terlaksana di Kabupaten Tanggamus, "ujar Yoyok.


Sementara itu, Samsul Hadi dalam pendapat akhirnya mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi tingginya kepada seluruh anggota DPRD Tanggamus yang telah membahas menyetujui lima raperda menjadi perda.


"Kerjasama dan koordinasi sebagai mitra yang setara dalam penyelenggaraan pembangunan daerah yang terus terpelihara, menjadi harapan kita dalam pelaksanaan berbagai kegiatan agenda pembangunan begitupun pembahsan kelima ranperda ini yang bertujuan untuk kepentingan masyarakat Tanggamus, " kata Samsul.


|Rudi,mengabarkan.

BlogGua CN, Tanggamus - Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus kedepan akan mengembangkan jenis buah yang akan bisa menjadi Komoditas Unggulan di Tanggamus.


Ini dibuktikan dengan mendatangkan Perusahaan skala besar dari Gunung Sugih Lampung Tengah PT. Great Giant Pineapple, Diskusi pematangan Konsep yang bertempat di Ruangan Bupati Tanggamus, Senin (08/01/2018).


Dihadiri oleh Bupati Tanggamus Hi.Samsul Hadi M.Pd.i, Perwakilan PT. Great Giant Pineapple, Dan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Dan Holtikultura Kabupaten Tanggamus serta Instansi terkait.


Saat di Wawancarai Usai mempresentasikan Jenis Buah Pisang Mas Versi Tanggamus, Sekretaris Dinas Pertanian tanaman pangan dan Holtikultura Joko Prabowo di dampingi oleh Kabid Holtikultura Mansyurin mengatakan bahwa, Pemkab tanggamus dalam waktu dekat akan mengembangkan buah jenis Pisang Mas, aslinya jenis buah pisang ini dari Lumajang Jawa Timur, Lalu di uji coba di Tanggamus, hasilnya terjadi beberapa perubahan setelah penanaman di antaranya tumbuh dengan cepat, serta tekstur rasanya yang lebih enak, dibandingkan di tempat induk aslinya di Lumajang.


"Sentralnya jika di Tanggamus ada di Kecamatan Sumberejo dan Gisting tepatnya pas belakang kantor Camat Gisting yang di kelola oleh Para Poktan yang berada di Naungan dinas pertanian," ucapnya.


Masih menurutnya, untuk itu dalam hal ini Pemkab Tanggamus akan bekerjasama dengan Perusahaan PT. Great Giant Pineapple dalam memback-up permasalahan bibit, pupuk dan penanaman sampai dengan Produksinya nanti, menurutnya, karena jika masalah harga Pisang mas ini sangat tinggi serta luasan lahan yang di punya saat ini yang telah di tanam pisang mas baru mencapai 15 Hektar, setelah adanya kerjasama dengan Perusahaan otomatis Luas lahan akan bertambah.


"Harga pisang mas ini mencapai 2.500 Kg, dan PT. Great Giant Pineapple juga telah siap untuk menampung hasil panen dari petani Tanggamus, kedepan juga akan kita kembangkan juga di Kecamatan lain di Tanggamus, namun Sentralnya tetap di Kecamatan Sumberejo," ucap Joko.


Joko Menambahkan, Bupati Tanggamus sangat menyambut positif dengan adanya pengembangan Pisang mas ini, bekerjasama dengan Perusahaan besar dari Lamteng ini, dan kedepan nanti dia berharap akan bisa menjadi Komoditas Unggulan di Tanggamus.


"Kita berharap dengan buah pisang ini akan menjadi Komoditas unggulan di Tanggamus, di luar adanya buah manggis dan lain-lainnya," pungkasnya.


|rudi,mengabarkan.

BlogGua CN, Pekanbaru - Para personil TNI-POLRI laksanakan giat Apel Bersama di halaman Mapolresta Pekanbaru, Dandim 0301/Pekanbaru Letkol Inf Andri Setiawan S Sos menjadi Irup.


Usai kegiatan Apel Bersama, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH kepada wartawan mengucapkan rasa terima kasih atas kehadiran Dandim 0301/Pekanbaru dan Dandenpom I/3 Pekanbaru dan personel lainnya dalam rangka melaksanakan Apel Bersama yang bertujuan peningkatan Sinergitas TNI-Polri di Mapolresta Pekanbaru.


"Kita juga bekerjasama dalam menjaga NKRI, serta menjaga situasi dan kondisi di Kota Pekanbaru serta kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan Pilkada," ujar Kombes Susanto.


Mengenai kegiatan selain Apel Bersama yakni olahraga bersama yang juga meningkatkan sinergitas TNI-Polri, Kombes Susanto menambahkan bahwa kegiatan olahraga bersama tersebut juga bagus dilaksanakan.


"Kita juga akan melakukan olahraga bersama-sama dengan Kodim Pekanbaru," jelas Kombes Susanto.


Ditambahkan Kapolresta Pekanbaru, kegiatan Apel Bersama ini dilaksanakan secara bergilir.


Dalam kegiatan Apel Bersama tersebut, turut hadir Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH, Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi Priadinata SIK, Pejabat Utama Polresta Pekanbaru, Kapolsek, Kasdim 0301/Pekanbaru Mayor Inf Muhammad Dikdoyo Berbudi S Sos, Dandenpom I/3 Pekanbaru, Pejabat utama Kodim 0301/Pekanbaru, Danramil.


|red,mengabarkan.

BlogGua CN, Tanggamus - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanggamus mulai membuka pendaftaran pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus hari ini, Senin (8/1/2018).


Sejumlah aparat kepolisian dari Polres Tanggamus bersiaga dengan diawali penggelaran apel pengamanan di kantor KPU Tanggamus yang berlokasi di Komplek Pemkab Tanggamus.


Kapolres Tanggamus, AKBP Alfis Suhaili, S.Ik. M.Si didampingi Kabag Ops Kompol Aditya Kurniawan, SH. S.Ik memimpin para personelnya.


"Dalam rangka pengamanan pendaftaran Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus, sejak hari ini sampai tanggal 10 Januari 2018 kita melaksanakan pengamanan," ungkap Alfis Suhaili.


Kapolres menegaskan bahwa dalam melaksanakan tugas personil harus siap di segala situasi, terlebih kantor KPU berada di komplek Pemkab Tanggamus.


"Sekecil apapun kejadian-kejadian yang terjadi disekitar kita akan dimonitor secara nasional dan saya harapkan keseriusan kita bersama dalam pengamanan," tegasnya.


Sementara itu Kabag Ops Kompol Aditya Kurniawan menjelaskan dalam tahap pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus, Polres Tanggamus menerjunkan 225 personil.


"Berdasarkan jadwal KPU Tanggamus pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati dimulai hari ini Senin (8/1) pukul 08.00 - 16.00 WIB, Selasa (9/1) pukul 08.00 - 16.00 WIB, Rabu (10/1) pukul 08.00 - 24.00 WIB." tandas Kompol Aditya Kurniawan.


|Rudi,mengabarkan.

BlogGua CN, Malang - Rasa hati tak karuan timbul dari seorang perwira lulusan Akabri 1996 setelah mendapat informasi bahwa ada seorang anak kecil yang berusia 5,5 tahun menderita cacat pada kedua kakinya. Apalagi, anak penderita difabel tersebut berasal dari keluarga yang kurang mampu.


Mendengar informasi tersebut AKBP Edy Sumardi P mencoba berdiskusi bersama istrinya. Tanpa pikir panjang, sontak sang Istri Hj Karneni meminta kepada dirinya untuk segera membantu Aszahra anak kecil yang menderita difabel tersebut.


"Ya ma, udah kewajiban kita untuk membantu sesama manusia, apalagi seperti adek aszahra. Nanti saya akan belikan kursi roda beserta satu stel baju untuk dirinya (Aszahra,red) dan dikirim lansung ke rumahnya,"terang Edy kepada Istrinya.


Edy yang dikenal masyarakat sebagai Polisi Jum'at Barokah ini, lansung mengirimkan bantuannya berupa 1 buah kursi roda serta satu stel baju melalui komunitas Difabel Ganesha Indonesi (DGI) yang ada di Kabupaten Malang. Setelah bantuan itu datang, Komunitas DGI lansung menuju ke rumah Aszahra yang berada di Jalan Abdul Rahman Kecamatan Pagelaran Kabupaten Malang untuk menyerahkan bantuan tersebut.


Selain dari Komunitas DGI, turut hadir satu orang anggota personil Polsek Pagelaran Aiptu Agus Jafar Hisbullah untuk menyerahkan secara simbolis kursi roda serta sepasang baju kepada aszahra yang didampingi oleh kedua orang tuanya. Terlihat mimik wajah bahagia yang muncul dari anak yang menderita Difabel tersebut.


Bambang ayah aszahra yang hanya bekerja sebagai buruh serabutan saat di knmfirmasi awak media,  melalui telpon seluler menyebutkan rasa terimaksihnya kepada Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi beserta keluarga yang telah memberikan bantuan untuk anaknya, Sabtu (06/01/2018) pukul 14.00 WIB.


"Terimakasih ya ndan Edy, rasa bahagia yang tidak bisa diungkapkan lagi bagi keluarga kami. Mudah-mudahan Allah selalu memberikan kesehatan serta dilapangkan rizkinya, ditinggikan drajatnya dan sukses buat karirnya yang akan datang.Amiin,"tutup Bambang.


|red,mengabarkan.

BlogGua CN, Pekanbaru – Dengan terpilihnya ketua DPW Ikatan Wartawan Online (IWO) Riau, ucapan selamat terus mengalir kepada ketua yang baru. Kali ini datang dari seorang Polisi Jum'at Barokah AKBP Edy Sumardi P SIK, Jum'at malam (5/1/2017) pukul 19.30 WIB.


AKBP Edy Sumardi P SIK mengucapkan selamat atas terpilihnya Midas Aditia wartawan Datariau sebagai ketua baru DPW IWO Riau periode 2018-2022."Selamat buat saudara Midas ketua DPW IWO Riau. Dengan adanya ketua baru, jadikan semangat yang baru menuju kesuksesan yang akan datang,"terang Edy.


Lebih lanjut, Edy yang saat ini bertugas sebagai Wakapolresta Pekanbaru menjelaskan bagaimana pentingnya peran media ditengah-tengah kalangan masyarakat saat ini. Apalagi belakangan ini, banyak berita tak bertuan (HOAX) yang beredar kepada masyarakat melalui sosial media.


"Kapolri Jendral Polisi Prof Drs H. Muhammad Tito Karnavian selalu mengingatkan kepada personil Polri, khususnya dibidang humas, supaya membentuk tim managemen media di Divisi Humas. Hal itu bukan untuk menùtup berita buruk Polri, tetapi untuk menyajikan berita sesuai fakta dan opini yang membangun,"tukas Edy kembali.


Sementara Ketua DPW IWO Riau yang baru Midas Aditia mengucapkan terimakasihnya yang sebesar-besarnya kepada Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi yang telah berikan ucapan selamat terhadap dirinya.


"Terimakasih banyak bang edy, mudah-mudahan saya dapat menjalankan amanah yang diberikan kawan-kawan semuanya dan sinergitas antara Insitusi Polri, Pemerintahan dan Insan Pers khususnya Online berjalan dengan lancar. Amiin,"ungkap wartawan yang bertugas di wilayah Kabupaten Kampar ini.


|red,mengabarkan.

BlogGua CN, Pekanbaru - Tim Jumat Barokah Polresta Pekanbaru melaksanakan kunjungan ke rumah Ibu Rayhana (94), Jalan Teluk Leok RGM RT.003/RW.003 Kelurahan Limbungan Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru, Jum’at pagi (05/01/2018) sekitar pukul 10.00 Wib.


Turut hadir Dalam Kunjungan Tim Jumat Barokah yaitu Wakapolresta Pekanbaru Akbp Edy Sumardi SIK yg mewakili bapak Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto, S.I.K., SH. MH, serta Kasubbag Humas Polresta Pekanbaru Iptu Polius Hendriawan, Ipda Amelia dan Tim Jumat Barokah Polresta Pekanbaru. Hadir juga dalam kunjungan Jumat Barokah Wakapolsek Rumbai Pesisir AKP BT Siregar, serta para Bhabinkamtibmas Jajaran Polsek Rumbai Pesisir.


Kunjungan ini merupakan hasil informasi yang diberikan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Limbungan Aipda Mahmudi yang mendapatkan salah satu warga binaannya terdapat dalam kondisi kurang mampu. Dan selanjutnya Bhabinkamtibmas memberikan saran untuk di kunjungi oleh Tim Jumat Barokah Polresta Pekanbaru. Ibu Rayhana kondisinya yang sakit-sakitan sudah tidak bisa jalan, kehidupan sehari-hari dalam keadaan serba kekurangan atau kurang mampu.


Kapolresta Pekanbaru mengatakan "Jumat Barokah ini merupakan sumbangan yang dikumpulkan dari seluruh personil Polresta Pekanbaru yang dilaksanakan rutin setiap jumat, untuk membantu warga kita yang kurang mampu, semoga bantuan ini menjadi berkah," ungkap Kombes Pol Susanto, S.I.K., S.H., M.H.
Sementara suami dari Ibu Rayhana Bapak Sayub mengucapkan terimakasih atas bantuan dari pihak Polresta Pekanbaru "Semoga bantuan yang diberikan oleh Bapak Polisi menjadi berkah buat kami, dan kedepannya Polisi menjadi lebih sukses dan lebih baik," kata Pak Sayub.


Ketua RT.003/RW.003 Kelurahan Limbungan mengatakan "Kami sangat berterimakasih kepada Polresta Pekanbaru yang telah mengunjungi salah satu warga kami yang membutuhkan bantuan. Mudah-mudahan bantuan yang diberikan menjadi berkah, dan Polisi kedepannya sukses dalam menjalankan tugasnya," ungkap Suwandi.


|red,mengabarkan.

BlogGua CN, Tanggamus - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tanggamus seakan tidak peduli dengan permasalahan yang terjadi di Pekon Suka Padang Kecamatan Cukuh Balak, Dugaan Praktik Pungli Dana Program Keluarga Harapan (PKH) yang dilakukan oleh para oknum yang tidak bertanggung jawab.


Kedua kalinya para awak media harus menelan pil pahit, dengan maksud menemui Kepala Dinas Sosial untuk menanyakan perkembangan terhadap Praktik Pungutan Dana PKH, yang telah dilaporkan beberapa waktu lalu. Nanun Kadis selalu tidak berada di tempat.


Dari pantauan awak BlogGua CN, Dinsos Tanggamus tampak tidak menanggapi dengan serius persoalan dugaan praktik pungli yang terjadi di Pekon Suka Padang, Cukuh Balak beberapa waktu lalu.


Terbukti hingga saat ini, belum juga ada tim dari Dinas Sosial yang turun guna mencari tahu dan menindak lanjuti secara serius pemotongan dana dalam penyaluran dana Program Keluarga Harapan (PKH), sedangkan program PKH ini merupakan Program Nasional yang harus cepat ditindak lanjuti jika terjadi permasalahan di lapangan.


Sementara, Kepala Seksi (Kasi) Adang mengatakan, Kadis saat ini sedang kondisi sakit sedangkan Kabid Ismail yang membidangi masalah dana PKH untuk saat ini sedang Pulang ke Kampung halamannya di Lampung Timur, dirinya juga sudah menyampaikan kepada Kabid Ismail terkait dugaan Praktik Pungli di Pekon Suka Padang.


"Saya sudah sampaikan kepada pak ismail terkait masalah ini, beliau berpesan untuk menunjukan orang-orang yang yang memang terbukti bersalah seperti yang diungkap oleh media, narasumbernya untuk ke sini (Dinsos) dan membawa bukti-bukti tersebut", ujar Adang.


Lanjut Adang, setiap Pendamping PKH itu ada Korlap dan diatas Korlap (Koordinator Lapangan) ada Korkab (Koordinator Kabupaten) dan itu tugas Korkab yang memanggil semua pendamping PKH di setiap Kecamatan di Tanggamus, adang justru mengarahkan media untuk ke Korkab dalam permasalahan ini.


"Di Tanggamus ini Ada yang namanya Korkab, yang membawahi para korlap para pendamping PKH tersebut, Konfirmasi ke dia saja mas, untuk permasalahan ini, namanya Habibullah," ucapnya.


Terkait sanksi yang akan diterima oleh para Oknum Pendamping PKH tersebut apabila terbukti melanggar dalam penyaluran dana PKH adang menjelaskan, Kebijakan ada pada Kepala Dinas Sosial, dirinya tidak tahu banyak tentang mekanisne aturan ini, yang jelas dirinya mewakili Kabid Ismail tinggal menunggu perintah dari atasannya.


"Terkait masalah sanksinya yang akan di ambil apabila terbukti seperti yang saat ini terjadi di Pekon Suka Padang, itu adalah kebijakan dari Kepala Dinas Sosial, saya tidak bisa berbicara banyak, karena saya tidak banyak tahu", katanya.


kabar sebelumnya, Rembuk Dugaan Pungli PKH Tanggamus, Kapolsek Benarkan Ada Oknum Polisi

Kehadiran dua orang yang mengaku Polisi dalam pertemuan rembuk warga terkait dugaan praktik pungli yang diawali dengan cara melakukan pemotongan dana pencairan dalam program PKH di Suka Padang, Cukuh Balak, Tanggamus, Kepala Kepolisian Sektor setempat angkat bicara (...)

|rudi,mengabarkan.

BlogGua CN, Bogor - Para raja dan sultan se-Nusantara hadiri undangan Presiden Joko Widodo ke Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Sebagai wujud tindak lanjut pernyataan Kepala Negara saat menghadiri Peresmian Pembukaan Festival Keraton Nusantara XI, yang digelar di Istana Maimun, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Minggu malam, 26 November 2017.


“Nanti mungkin awal Desember atau pertengahan Desember, saya ingin mengundang tapi tidak semuanya untuk berbicara masalah keraton yang ada di nusantara,” ucap Presiden diwaktu itu.

Selanjutnya, kepada para raja dan sultan tersebut, Presiden menyatakan ingin berdiskusi terkait dengan masalah-masalah di lapangan, utamanya yang ada di keraton-keraton. Ia juga ingin mendapatkan masukan langsung dari para raja dan sultan itu.


"Saya ingin mendengar masalah-masalah yang ada dari yang saya hormati, yang mulia para raja dan sultan dan dari pangeran serta permaisuri yang pagi hari ini hadir," ujarnya saat mengawali audiensi di Ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (04/01/2018).


Pertemuan yang berlangsung hangat dan akrab ini dihadiri oleh 88 raja dan sultan dari seluruh Indonesia dengan rincian 20 dari Sumatra, 17 dari Jawa, 3 dari Bali, 4 dari NTB, 5 dari NTT, 10 dari Kalimantan, 18 dari Sulawesi, 9 dari Maluku dan 2 dari Papua.


Salah seorang perwakilan dari para undangan dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya bagi Presiden Joko Widodo yang bersedia bertemu dengan para raja dan sultan se-Nusantara. Bahkan, dengan adanya pertemuan yang belakangan rutin dilaksanakan ini, Presiden disebut sangat mencintai rakyat dan juga segala macam adatnya.


"Atas nama seluruh raja dan sultan, kami sampaikan apresiasi yang sangat tinggi. Kami merasa sangat tersanjung, sejak bulan September sampai Januari ini sudah hampir empat kali kami bertemu Bapak. Di Cirebon, Medan, dan dua kali di sini. Bagi kami, Bapak bukan hanya menghormati, tapi betul-betul mencintai adat, mencintai kami," ujar Sultan Kepaksian Skala Brak, Edward Syah Pernong.


Usai mendengar segala masukan, Presiden Joko Widodo berjanji untuk menampung masukan tersebut dan nantinya akan berupaya untuk mencari jalan keluar dari permasalahan-permasalahan yang ada. Ia pun meminta kepada para raja dan sultan untuk memberikan laporan yang lebih detail sebagai bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan.


"Saya telah mencatat banyak sekali dan mungkin juga dalam bentuk tulisan sudah saya terima, nantinya secara khusus saya akan merumuskan kebijakan-kebijakan yang secepatnya bisa diimplementasikan," ucap Presiden.


Lebih lanjut, Kepala Negara menyampaikan bahwa pihaknya berencana untuk menyediakan alokasi anggaran khusus untuk revitalisasi keraton-keraton yang mengalami kerusakan.


"Saya juga minta mengenai keraton-keraton yang perlu diperbaiki secara total. Mungkin dikerjakan setiap tahun entah 3 sampai 5, nanti saya hitung dulu anggarannya,"tuturnya.


Selain itu, mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga menjanjikan akan secepatnya mengumpulkan jajaran terkait dan membicarakan segala masukan yang didapat.


"Saya belum bisa menjawab, tapi akan ketemu nanti setelah saya rapat terbatas dengan seluruh kementerian yang ada. Termasuk di dalamnya mengenai sertifikasi tanah-tanah keraton yang memang belum dikerjakan. Akan saya perintahkan untuk segera dikerjakan," tuturnya.


Turut hadir dalam pertemuan tersebut mendampingi Presiden, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki.


|red,mengabarkan.

BlogGua CN, Tanggamus – Kehadiran dua orang yang mengaku Polisi dalam pertemuan rembuk warga terkait dugaan praktik pungli yang diawali dengan cara melakukan pemotongan dana pencairan dalam program PKH di Suka Padang, Cukuh Balak, Tanggamus, Kepala Kepolisian Sektor setempat angkat bicara.


"Tidak pernah kami melakukan intervensi ke warga pekon suka padang”, kata Kapolsek Iptu. Rinsal Panggabean saat dikonfirmasi awak media via whatshap.


Dengan demikian, Kapolsek Cukuh Balak secara tidak langsung telah membenarkan akan kehadiran 2 orang oknum Polisi yang ikut dalam pertemuan di rumah Kakon Suka Padang,Cukuh Balak,Tanggamus,Lampung yang terselenggara pada hari Kamis (28/12/17) sekira pukul 10.00 WIB.


Lanjut Kapolsek, kehadiran kedua oknum polisi itu tidak bermaksud untuk melakukan Intervensi terhadap Warga Suka Padang terkait narasumber yang membeberkan permasalahan pada media.Namun, pihaknya justru menengahi persoalan terkait dadanya dugaan praktik pungli.


Lebih lanjut dijelaskan Kapolsek, dirinya bisa membuktikan dengan adanya dokumen hasil Pertemuan polsek Cukuh Balak dengan para pendamping serta ketua Kelompok di Pekon tersebut kepada awak media, untuk mengklarifikasi dengan adanya pemberitaan yang telah beredar saat ini.


“Mohon Maaf untuk saudara saya pers, kami tidak pernah intervensi pihak manapun dan kami bisa buktikan dengan dokumen hasil konfirmasi kami dengan masyarakat Suka Padang Penerima PKH maupun pendamping dan ketua kelompoknya. Justru kami disana menengahi masalah tersebut”, katanya.


Kabar sebelumnya, Kelabui Kebenaran, Pelaku Pungli PKH Tanggamus Atur Siasat

Dugaan adanya Praktik Pungli dalam Program Keluarga Harapan (PKH) di Pekon Suka Padang Kecamatan Cukuh Balak ,Tanggamus,Lampung kini semakin kuat. Kakon bersama 2 orang yang mengaku Anggota Polisi telah menginterogasi para warga Penerima dana PKH sekaligus mengatur siasat guna mengelabui media untuk membongkar kebenaran informasi yang mulai dipublikasikan sejak beberapa waktu lalu (...)

|Rudi, mengabarkan.

BlogGua CN, Tanggamus – Dugaan adanya Praktik Pungli dalam Program Keluarga Harapan (PKH) di Pekon Suka Padang Kecamatan Cukuh Balak ,Tanggamus,Lampung kini semakin kuat. Kakon bersama 2 orang yang mengaku Anggota Polisi telah menginterogasi para warga Penerima dana PKH sekaligus mengatur siasat guna mengelabui media untuk membongkar kebenaran informasi yang mulai dipublikasikan sejak beberapa waktu lalu.


Sebagaimana diungkapkan oleh Warga Suka Padang (KR) dikediamannya, usai mengahadiri pertemuan di kediaman Kepala Pekon Suka Padang Cukuh Balak, Tanggamus,Lampung. “Jujur mas saya nyesel, karena saat itu Ibu MA di interogasi,ditanya identitas dirinya, padahal kakek nenek dan orang tuanya warga sini, meninggal disini. Jadi saya drop dan berpikir siapa yang akan bela saya. Meskipun, Ibu (LI) tetap bersikukuh dengan menyatakan tidak ikhlas atas pemotongan itu,” ungkapnya.


Seketika itu, (KR) drop saat melihat dan mendengaar (MA) yang lebih dulu di Interogasi dengan nada keras oleh beberapa orang dalam ruang terpisah, sehingga KR pun terpaksa mengikuti apa yang diminta.


Lebih lanjut dikatakn (LR), dalam pertemuan itu dihadiri juga oleh pendamping PKH (LN) dan EG serta 2 oknum Petugas yang mengaku Polisi, Kakon, Ketua Kelompok 1 Nur, Kelompok 2 Sumiah dan para warga penerima PKH ± 16 orang, Kamis (28/12/17) sekira pukul 10.00 WIB.


Beberapa waktu lalu sebelum pertemuan itu digelar, Kakon Suka Padang terlebih dahulu memberikan kertas kosong untuk ditandatangani oleh warganya sendiri secara door-To-door dengan alasan yang tidak jelas. Sehingga para warga berkeyakinan, tindakan ini adalah cara kakon agar warga mengikhlaskan semua potongan dana yang dipotong oleh Ketua kelompok PKH, dengan nilai berkisar antara 50 sampai sampai 150 Ribu Rupiah.


Hal senada juga dikatakan (MA) yang dengan tegas menyatakan, dirinya tidak ikhlas atas pemotongan itu serta tidak suka dengan cara di interogasi layaknya pencuri. Sedangkan ketua Kelompok yang melakukan pemotong dana PKH, tidak di interogasi oleh orang yang mengaku polisi itu. “Saat ini kami minta tolong dengan mas-mas wartawan untuk memberitakan ini, agar terkuak kebenarannya. Kalau masalah saya di interogasi sama oknum polisi itu, nanti saja mas, urusan warga saat ini jauh lebih penting”, imbuhnya seraya menyerahkan hasil rekaman saat berlangsungnya pertemuan dirumah Kakon.


 

Kabar sebelumnya, Terjadi Pungli Pencairan Dana PKH Tanggamus, Warga Dipaksa Bungkam

Pencairan dana Program Keluarga Harapan (PKH) di Pekon Suka Padang Kecamatan Cukuh Balak Kabupaten Tanggamus terindikasi adanya pungli oleh oknum-oknum tertentu, Rabu (13/12/17) (...)

|rudi,mengabarkan.

BlogGua CN, Lampung Utara – Bupati Agung Ilmu Mangku Negara ingatkan para Kepala Desa agar lebih efektif untuk mengelola dana desa dengan pola swakelola yang bersifat padat karya, tindak lanjut intruksi Presiden Jokowi Widodo dalam acara penyerahan DIPA Anggaran tahun 2018 kepada para menteri.


Pesan itu disampaikan Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangku Negara dalam acara Pelantikkan Kepala Desa Negeri Galih Rejo Kecamatan Sungkai Tengah, Lampung Utara periode 2018-2024, di Desa setempat.


"Pelaksanaan dana desa dengan swakelola, padat karya ataupun gotong royong dapat lebih efektif dan yang paling penting, uang keluar maupun masuk itu harus dilaporkan”, kata Bupati, dikutip dari rilis humas Pemkab Lampung Utara, Rabu (03/01/2018).


Selain itu, Bupati Agung Ilmu Mangkunegara memaparkan, Kepala Desa memiliki kekuasaan sekaligus kewajiban untuk mengembangkan kehidupan sosial budaya masyarakat, memanfaatkan tekhnologi tepat guna yang ada di desa, mengkoordinasikan pelaksanaan pembangunan desa, mewakili desa di dalam dan di luar pengadilan menyangkut perkara hukum atas desa serta melaksanakan kewenangan lain yang oleh ketentuan perundangan diberikan kepada desa.


Lebih lanjut, Bupati Agung mengingatkan para Kepala Desa agar benar-benar menempatkan peranan dengan baik, terkhususnya dalam pengelolaan dana desa untuk keperluan desa.


“Dengan Persatuan dan Kesatuan mari kita bangun Lampung Utara menjadi semakin lebih baik lagi. Kepada Kepala Desa yang baru dilantik sekali lagi saya mengharapkan agar dapat melaksanakan tugas secara baik dan serius sehingga amanah yang dipercayakan masyarakat dapat bermanfaat bagi kelanjutan pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat”, imbuh Bupati Agung seraya mengakhiri sambutannya.


Tampak hadir dalam acara, Anggota DPRD, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Camat Sungkai Tengah dan Kepala Desa se-Kecamatan Sungkai Tengah, Forkopimda Kecamatan Sungkai Tengah, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, serta masyarakat setempat.


|red,mengabarkan.

BlogGua CN, Lampung Utara - Agung Ilmu Mangkunegara Bupati Lampung Utara, hadir sekaligus melantik Hasan Basri sebagai Kepala Desa Negeri Galih Rejo Kecamatan Sungkai Tengah Periode 2018-2024, di Desa Negeri Galih Rejo Kecamatan Sungkai Tengah, Rabu, 03/01/2018.



Acara tersebut diawali pembacaan Surat Keputusan Bupati Lampung Utara dan Pengambilan Sumpah Pelantikan oleh Bupati Lampung Utara serta Penandatanganan Berita cara Pengangkatan Sumpah jabatan. Dilanjutkan dengan Penyematan Tanda Pangkat dan Tanda Jabatan.


Turut hadir dalam acara tersebut Anggota DPRD Kabupaten Lampung Utara, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Lampung Utara, Camat Sungkai Tengah  dan Kepala Desa se-Kecamatan Sungkai Tengah, Forkopimda Kecamatan Sungkai Tengah, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, serta masyarakat setempat.





Pertama-tama, Bupati Lampung Utara mengawalinya dengan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdian Kepala Desa periode sebelumnya dan ucapan selamat bertugas kepada Kepala Desa yang baru dilantik.

Agung menjelaskan bahwa Kepala Desa adalah ujung tombak dalam penyelenggaraan Pemerintah Daerah. Oleh sebab itu, sebagai Kepala Desa dituntut untuk memiliki pengetahuan yang lebih, sehingga mampu mengakomodasi kepentingan warganya.

Kepala Desa memiliki kekuasaan sekaligus kewajiban untuk mengembangkan kehidupan sosial budaya masyarakat, memanfaatkan teknologi tepat guna yang ada di desa, mengkoordinasikan pelaksanaan pembangunan desa, mewakili desa di dalam dan di luar pengadilan menyangkut perkara hukum atas desa, serta melaksanakan kewenangan lain yang oleh ketentuan perundangan diberikan kepada desa.

Dirinya berpesan para kepala desa yang dilantik agar benar-benar memanfaatkan dana desa untuk keperluan desa. Menurutnya, dana desa itu sebaiknya dikelola secara swakelola, gotong royong, ataupun padat karya.

"Pelaksanaan dana desa dengan swakelola, padat karya, ataupun gotong royong dapat lebih efektif. Dan yang paling penting, uang keluar maupun masuk itu harus dilaporkan," jelasnya.

Editor : Adam Arassy



Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget