November 2017

BlogGua CN, Makasar - Pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO) provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengelar audiensi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi Sulsel, di kantor KPU Sulsel Jalan AP Pettarani, Kamis (9/11/2017) siang.


Hadir pengurus IWO provinsi Sulsel, Ketua Zulkifli Thahir, Sekretaris Hasanuddin dan Wakil Ketua Dewan Etik, Dedy Hasta yang diterima langsung oleh Ketua KPU provinsi Sulsel Muh Iqbal Latief dan Seretaris KPU provinsi Sulsel.


Audiensi yang berlangsung santai dengan suasana keakraban ini demi menjalin silaturahmi dengan penyelenggara pemilu, pemilukada di Sulsel. IWO Sulsel menyampaikan komitmen dan kemitraan dengan KPU dalam rangka menuju pilkada agar berjalan jujur, aman dan adil yang demokratis.


Dalam hal ini IWO turut berkomitmen menjadi bagian dari "Pilkada Tanpa Hoax".


"Kita ikut menjadi bagian menjaga Pilkada yang bermartabat dengan pemberitaan tanpa hoax," ucap Ketua IWO Sulsel, Zulkifli Thahir.


Sementara Sekretaris IWO Sulsel, Hasanuddin menambahkan IWO hadir sebagai wadah organisasi para pewarta online untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. Saat ini kata Hasanuddin, ada 50 an wartawan dari berbagai media online tercatat menjadi anggota IWO Sulsel.


"Anggota yang bergabung kita lakukan verifikasi sesuai aturan di UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan agar menjalankan tugas dengan mengedepankan kode etik wartawan," kata Hasanuddin.


Sementara Dewan etik IWO provinsi Sulsel menambahkan kerjasama IWO dan KPU Sulsel merupakan bagian dari tanggung jawab moral IWO sebagai anak bangsa untuk membuat pilkada serentak jadi bagian agenda politik nasional menjadi ajang pendidikan politik di tengah masyarakat.


"Responsif KPU Sulsel dengan kerjasama berbagai komponen masyarakat merupakan sinergitas yang sangat bermanfaat dalam mendorong kemajuan demokratisasi khususnya bagi kalangan generasi muda Sulawesi Selatan menjadi perhatian positif secara nasional," katanya.


Sementera itu Ketua KPU Sulsel, Muh Iqbal Latief berharap pilkada serentak di Sulsel melahirkan pemimpin yang berkualitas demi kesejahteraan warga.


"Ini menjadi tanggungjawab kita semua termasuk media di IWO untuk mewartakan dengan baik, objektif dan tanpa hoax agar tujuan kita pilkada damai terwujud," pesan Iqbal Latief.


Iqbal Latief menambahkan IWO harus memberikan pencerahan masyarakat pada momentum demokrasi di Sulsel kedepan.


"Dengan begitu masyarakat akan mendapatkan pendidikan politik yang akan menjadi modal bagi generasi dan bangsa kita," kata Iqbal yang diakhir melakukan foto bersama jajaran PW IWO Sulsel.


*|red, BCN mengabarkan.

BlogGua CN, Tanggamus - Pengembangan pariwisata Kabupaten Tanggamus terus di galakan. Untuk itu dalam pembangunannya membutuhkan dukungan dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tanggamus.


Hal tersebut diutarakan saat rapat membahas draft peraturan bupati (perbup) tentang pengembangan terpadu kepariwisataan di Kabupaten Tanggamus, diruang ketua DPRD Tanggamus, Kamis (9/11).


Hadir dalam rapat, Sekretaris Dewan, Suratman, Kepala Bappeda Tanggamus Hendra Wijaya Mega, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Supardi Syarkawi, Sekretaris Dinas Pariwisata Eko Turyono, Sekretaris Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman, Ahmad Yani dan Andi Kholil perwakilan dari Bagian Hukum Setkab Tanggamus.


Menurut Sekwan Suratman, pembangunan pariwisata di Tanggamus selama ini tidak begitu signifikan hal ini karena OPD masih bersifat ego sektoral sehingga terbatas bagi OPD lain.


"Adanya keroyokan dari OPD ini merupakan inovasi kami agar Tanggamus lebih cepat dalam pengembangan pariwisata dengan mengikutsertakan OPD, tujuannya kalau bersama maka akan semakin cepat, " ujar Suratman.


Ditambahkan Suratman bahwa Tanggamus memiliki potensi menjadi daerah tujuan pariwisata sebab masih ada 86 objek pariwisata yang sampai saat ini belum terkelola secara maksimal.


"Wisata yang belum terkelola itu rinciannya wisata bahari 35 objek, wisata alam 14 objek, wisata alam buatan 5 objek, wisata alam tirta 36 objek dan wisata budaya ada 5 objek. Ini kalau dikelola secara maksimal maka akan menambah pendapatan daerah, " kata dia.


Agar OPD dapat berkontribusi dalam pengembangan pariwisata maka diperlukan payung hukum sehingga memiliki regulasi yang jelas. "Ini diawali dengan perbup nantinya akan berlanjut menjadi rancangan peraturan daerah (ranperda) inisiatif DPRD, harapan kami dengan adanya rapat ini bisa ada masukan dari OPD, " terang Suratman.


Sementara itu, Kepala Bappeda Tanggamus Hendra Wijaya Mega menyambut positif adanya perbup mengenai pengembangan pariwisata di Tanggamus ini. Sebab menurut dia, saat ini perbup pariwisata baru untuk Kawasan Wisata Muara Indah, sementara perbup yang akan dikeluarkan ini untuk mencakup semua objek pariwisata.


"Bappeda menyambut positif kagiatan ini karena bagian misi dari Tanggamus yakni pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif. Wujud dukungan kami yakni dari sisi penganggaran, baik di APBD 2018 maupun 2019 begitu juga dengan rencana kerja (Renja) yang disesuaikan", pungkas Hendra seraya meminta dukungan peran media dalam pengembangan pariwisata.


*|Rudi, mengabarkan.

BlogGua CN, Tanggamus - Dalam Memaknai Hari Pahlawan yang jatuh setiap tanggal 10 November, Komandan Kodim (Dandim) 0424 Tanggamus Letkol ARH. Anang Hasto Utomo yang akrab dipanggil Dandim AHU mengutip dari Bung Karno 'Jangan Lupakan Jasmerah'. Karena 10 November merupakan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia dan dijadikan sebagai salah satu hari Nasional yaitu Peringatan Hari Pahlawan. Dikatakannya usai mengikuti kegiatan Kunjungan Kerja tim percepatan cetak sawah Mabes AD dan kementerian Pertanian (Kementan) di wilayah Kodim 0424 Tanggamus, Kamis (09/11/2017).


Letkol ARH. Anang Hasto Utomo mengatakan bahwa, "Dalam memaknai hari pahlawan ini kita harus mengutip dari Bung Karno yang pernah mengatakan jangan pernah melupakan jas merah'', itu berarti untuk mengingat dan mengenang perjuangan bangsa ini yang telah di perjuangkan oleh darah pahlawan kita serta telah berkorban dalam merebut kemerdekaan Indonesia.


"Kita Harus selalu mengingat Jasa-jasa para pahlawan yang telah merebut Kemerdekaan ini dengan tetes keringat dan darah, intinya jangan pernah melupakan sejarah," Ujarnya.


Komandan Kodim 0424 ini menambahkan, tepat di hari pahlawan 10 november 2017 ini, Bangsa indonesia akan memperingati hari pahlawan dan nanti akan ada kolosal perjuangan Jenderal Soedirman dan ia pun berharap mudah-mudahan dengan adanya nilai-nilai kolosal tersebut, dapat memberikan motivasi pada generasi muda sekarang, untuk menghargai jasa para pahlawan dan memberikan yang terbaik untuk bangsa dan tanah air dan agar tidak terpengaruh pada narkoba yang bisa merusak generasi bangsa.


"Marilah kita bersama sama saling bahu-membahu mengisi kemerdekaan dengan selalu mempertahankan NKRI sebagai harga mati yang berpedoman pada UUD 1945 dan berdasarkan Pancasila," Tegas Letkol ARH. Anang Hasto Utomo.


*|Rudi, mengabarkan.

BlogGua CN, Tanggamus - Dalam Memperingati HUT Ke 66 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Tahun 2017, Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Tanggamus serta Pengukuhan 53 Bidan Delima Tanggamus Oleh Ketua IBI Provinsi Lampung bertempat di Aula Hotel 21 Gisting Kabupaten Setempat, Kamis (09/11/17).


Dalam Kesempatan ini nampak hadir Wakil Bupati Tanggamus Hi.Samsul Hadi.M.Pd.I, didampingi Wakil Ketua TP PKK Hj. Af'ilah, S.Pd.I., Kadis Kesehatan Sukisno, SKM, M.Kes., Camat Gisting Firdaus, Ketua IBI Provinsi Lampung Hj. Risneni, SST, M.Kes, Ketua IBI Tanggamus Hj. Asiawati, M.Si.


Dalam Sambuatannya Wakil Bupati Tanggamus Hi.Samsul Hadi M Pd.I mengatakan bahwa, profesi Bidan adalah tenaga profesional didalam bidang kesehatan yang bertanggung jawab dan akuntabel, yang bekerja sebagai mitra perempuan untuk memberikan dukungan, asuhan dan nasehat selama masa hamil dan masa persalinan atas tanggung jawab sendiri dan memberi asuhan pada bayi baru lahir.


"Untuk semua bidan yang telah dilantik agar bisa mengabdi secara prima melayani masyarakat di Rumah Sakit maupun Puskesmas serta dalam pembangunan bangsa, dilakukan juga pembangunan manusia, dimana membangun manusia bukan hanya membangun raganya tapi juga jiwa nya. Dimana salah satu aspek yang ikut dibangun dalam pembangunan bangsa adalah pembangunan kesehatan, " Jelas Samsul.


Samsul Menambahkan, untuk mencapai tujuan peningkatan kesehatan itu, maka dibutuhkan tenaga yang profesional, memadai dan berhasil guna dalam menjalankan tugasnya. Sementara untuk mewujudkan bidan yang profesional perlu dibina dengan sebaik baiknya atas dasar sistem karir dan sistem prestasi kerja dan semua itu harus didukung dengan sumber daya manusia yang berkualitas.


Lebih lanjut Wabup mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerja keras dan peran aktif yang tanpa henti dari seluruh jajaran IBI Tanggamus dalam upaya mewujudkan masyarakat Tanggamus yang sehat.


"Teruslah berjuang dengan gigih dan tulus agar program kesehatan yang sama-sama kita prioritaskan berhasil," Ujar Wabup.


Sementara Ketua IBI Provinsi Lampung Hj. Risneni, SST, M.Kes.kabupaten Tanggamus adalah yang paling banyak mengikuti pengukuhan bidan delima di provinsi Lampung, yaitu sebanyak 53 bidan delima, IBI merupakan organisasi yang besar, Bidan merupakan garda paling depan untuk menyelamatkan ibu dan bayi dan pelayan masyarakat dibidang kesehatan. Ia juga berpesan kepada para bidan yang ditugaskan di desa-desa untuk tidak meninggalkan desanya dan selalu meningkatkan pelayanannya.


"Saya juga berharap kepada bapak wakil bupati Tanggamus agar tidak mudah memberikan izin, bagi para bidan yang meminta untuk pindah tugas keluar desa ataupun keluar kabupaten tanggamus, agar para bidan yang baru di angkat, supaya bisa melayani dan mengabdi didaerahnya," Tandasnya.


*|Rudi, mengabarkan.

BlogGua CN, Tanggamus - Era digital saat ini yang identik dengan semakin mudahnya mengakses semua jenis informasi dalam jaringan (daring) memiliki aspek positif jika digunakan seusia koridor. Namun di sisi lain, akan memunculkan dampak negatif jika disalahgunakan. Untuk itulah, para generasi muda Indonesia harus diedukasi agar bijak memanfaatkan era digital, khususnya kalangan pelajar tingkat menengah atas.


Langkah sosialisasi dan edukasi itu, salah satunya dikemas dengan Sarasehan Desiminasi Informasi (DI) yang berlangsung di SMAN 1 Talang Padang, Rabu (8/11). Sebagai stakeholder yang sangat berkaitan erat, Kepala Diskominfosandi Tanggamus Drs. Sabaruddin turut menghadiri sarasehan tersebut. Dalam kesempatan itu, dia sengaja mengemukakan ”Manfaat dan Dampak Internet”.


”Sebagai organisasi pemerintah daerah, kita harus tanggap tentang dunia informasi. Lalu baik dan buruknya kemajuan teknologi yang meliputi dua aspek, yakni aspek kemanfaatannya (positif) dan aspek kerugianya (negatif). Untuk itu saya berharap kepada siswa/siswi SMAN 1 Talangpadang, bisa mengikuti sarasehan dengan baik,” ujar Sabaruddin.


Melalui sarasehan ini, dia berharap, kalangan pelajar dan generasi muda pengguna aktif internet bisa tercerahkan serta memahami Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Terutama dalam berinteraksi dengan internet. Seperti perbuatan yang dilarang sebagaimana tercantum dalam Pasal 27 UU ITE, misalnya perbuatan asusila, perjudian, pencemaran nama baik, dan pengancaman. Lalu Pasal 28 UU ITE tentang berita bohong (hoax) dan penghasutan.


”Tak lupa pula, ini Kabid Humas Kominfo Diskominfosandi Tanggamus Derius Putrawan, mengajak kita semua agar melakukan registrasi kartu data telekomunikasi supaya kartu bisa digunakan seumur hidup,” jelas Sabaruddin.


Dalam sosialisasi Serasehan Desiminasi Informasi itu, Kepala SMAN 1 Talangpadang, Sudirman, S.Pd. mengucapkan syukur dan terimakasih atas kerja sama dengan Diskomifosandi Tanggamus. Sehingga siswa/siswi SMA setempat dengan jumlah total 1.037 anak itu, bisa mengerti dan memahami dampak positif dan negatifnya menggunakan internet sekarang ini.


Kegiatan kemarin juga menghadirkan narasumber seorang Dosen Darmajaya Bandarlampung, Nurjoko, S.Kom, M. Ti. Dia khusus menjelaskan dan membahas tentang tema "Internet Sehat dan Aman". Dewasa ini, menurut dia, internet bagaikan pisau bermata dua. Artinya memiliki dampak positif dan negatif di saat yang bersamaan.


”Dan harus dipahami juga sifat internet seperti yang dikatakan Bapak Kepala Diskominfosandi Tanggamus tentang UU ITE. Untuk itu, saya mengajak siswa/siswi SMAN 1 Talangpadang, agar menggunakan internet dengan baik dan bijaksana. Gunakanlah internet sebagai media dan sarana untuk menunjang kepentingan pelajaran dan hal-hal positif lainnya,” imbau Nurjoko.


*|rudi, mengabarkan.

BlogGua CN, Lampung Utara – Anggota Kepolisian Team Resmob Satreskrim Polres Lampung Utara berhasil mengungkap pelaku yang terjaring dalam kasus pencurian berupa sebuah mobil mini bus, Selasa (7/11) sekira pukul 15:00 WIB.


Kasus pencurian itu diduga oleh aparat Kepolisian telah dilakoni lebih dari 1 orang pelaku dan saat ini pelaku yang sudah tertangkap belum bisa dipublikasikan demi kepentingan penyelidikan.


Sementara seorang laki-laki berinisial Mar (48) yang diduga sebagai penadah mobil mini bus hasil curian yang dilakukan pelaku dalam kasus ini, sudah dibekuk petugas dan diamankan ke Mako Polres Lampung Utara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.


Dari hasil penggeledahan petugas Kepolisian juga telah berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 buah plat mobil dan 1 unit mobil mini bus warna Biru menyerupai warna Abu-abu metalik.


“Pelaku Mar kita jerat Pasal 480 KUHP tentang Penadahan”, pungkas Kasat Reskrim AKP. Syahrial.


*|pzr, mengabarkan.

BlogGua CN, Tanggamus -Wakil Bupati Tanggamus Hi.Samsul Hadi, M.Pd.I, mengajak kepada seluruh perempuan dan anak di Tanggamus, agar tidak memberikan ruang dan kesempatan timbulnya tindak kekerasan dan pelecehan seksual bagi anak perempuan dan laki-laki.


Hal tersebut disampaikan oleh Wakil bupati saat membuka kegiatan Jambore anak di lapangan pemda setempat Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) menyampaikan bahwa, tindakan kekerasan dan pelecehan seksual bagi anak dan perempuan yang terjadi akhir-akhir ini semestinya dapat diantisipasi dengan berbagai cara yakni berpakaian sopan, menghindari segala bentuk potensi terjadinya kejahatan, dan melakukan kegiatan yang positif.


"Keberadaan perempuan dan anak harus dijaga dan dihormati, stop kekerasan terhadap anak dan perempuan, keteladanan dari orang tua kepada anak harus diberikan, demikian juga perempuan harus menghargai dirinya, dengan cara tetap menjaga adat istiadat dan budaya, jangan berikan kesempatan timbulnya kekerasan dengan memancing mancing permasalahan,"kata Samsul.


Masih menurut Wabup, mulai saat ini khususnya anak-anak harus mengetahui batasan-batasan pergaulan yang mana diperbolehkan maupun yang tidak, jangan mudah percaya dengan siapapun, serta perbanyak kegiatan ekstrakurikuler positif di sekolah sedangkan bagi perempuan, terlebih zaman tekhnologi yang semakin pesat seperti saat ini, hendaknya menghindari segala potensi timbulnya tindakan kekerasan dan pelecehan seksual seperti tidak memajang foto sendirian di sosial media yang akan membuat lawan jenis tertarik.


"Mari perhatian kita terhadap anak di nomor satukan, stop kekerasan dalam bentuk apapun baik ucapan maupun tindakan, gaya mendidik tidak boleh surut kebelakang melainkan harus sesuai dengan zaman, kita beri peluang kepada anak-anak untuk memilih masa depan dan tetap dalam bimbingan orang tua,"ujarnya.


Sementara itu, Ketua P27TP2A Lamban Ratu Agom, Hj. Afillah menyampaikan, P2TP2A Lamban Ratu Agom merupakan mitra pemerintah yang terbentuk berdasarkan SK bupati Tanggamus, dan sejak berdiri pada Desember 2013 lalu, hingga Oktober 2017, P2TP2A telah menangani berbagai kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan rincian, Pelecehan seksual 32 kasus, KDRT 31, Pemerkosaan 28 kasus, pencabulan 12, dan 13 kasus yang lainnya, dan sebagian besar korban terbanyak adalah anak-anak yakni 71 orang dan 38 orang dewasa.


"Dalam menangani kasus kekerasn terhadap anak dan perempuan, P2TP2A mendapat bantuan dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak berupa satu mobil pelindungan dan dua unit kendaraan bermotor, dan P2TP2A memiliki tiga fungsi yakni penanganan, pencegahan dan rehabilitasi, melalui jambore anak ini diharapkan menjadi salah satu upaya kita membangun kesadaran dan pemahaman bahwa anak subyek pembangunan yang harus diperhatikan sehingga kekerasan, diskriminasi dan eksploitasi anak dan perempuan dapat dicegah,"tandasnya.


Kegiatan jambore anak ini dilaksanakan selama dua hari yakni dari tanggal 6 hingga 7 November 2017, peserta jambore merupakan siswa-siswi SMA, SMK, dan guru pendamping se Kabupaten Tanggamus yang berjumlah 250 orang, Turut hadir dal kegiatan tersebut, Sekda Kabupaten Tanggamus Andi Wijaya, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Arjuli Yati Syam, Asisten, staf ahli dan seluruh kepala OPD dilingkungan Pemkab Tanggamus dan Camat.


*|Rudi, mengabarkan.

BlogGua CN, Tanggamus - Pencegahan praktik korupsi Dana Desa (DD) terus digalakan oleh pemerintah dan aparat hukum. Seperti Pemkab Tanggamus bersama Polres dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanggamus menggelar sosialisasi pencegahan praktik pungli dan nota kesepahaman tentang pencegahan, pengawasan, penanganan dan permasalahan DD, di gedung serbaguna (GSG) Gisting Bawah, Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus, Selasa (7/11).


Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Bupati Tanggamus Hi.Samsul Hadi,M.Pd.I dan dihadiri Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, Kepala Kejari Tanggamus yang diwakili Kepala Seksi Intelijen Amrullah, Inspektur Tanggamus Fathurahman seluruh camat, seluruh Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dan seluruh kepala pekon se Tanggamus.


Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili dalam pemaparannya mengatakan bahwa sosialisasi ini merupakan tindaklanjut dari penandatanganan MoU antara Kapolri Jenderal Tito Karnavian bersama Mendagri dan Menteri Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) soal pengawasan anggaran desa.


Menurut Alfis, Bhabinkamtibmas menjadi garda terdepan dalam melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap pengelolaan Dana Desa. "Dengan hadirnya anggota bhabinkamtibmas dalam pengawasan DD ini diharapkan bisa sejalan dengan MoU yang telah disepakati sehingga bisa menyelesaikan kendala dana desa dan perlu kita pahami bersama bahwa yang dikedepankan adalah pencegahan maka dari itu perlu sosialisasi agar tidak terjadi tumpang tindih," ujar Kapolres.


Sementara itu, Wabup Tanggamus Samsul Hadi mengatakan bahwa dilibatkannya aparat kepolisian dalam mengawasi DD bukanlah untuk menakut-nakuti, tetapi lebih kepada pembinaan sehingga tidak ada lagi penyimpangan terhadap DD.


"Peran aparat hukum seperti jaksa dan polisi dalam mengawasi DD ini sangat bagus sehingga tidak ada lagi kejadian penyimpangan DD. Adanya OTT yang melibatkan kepala pekon di Tanggamus kiranya menjadi pelajaran agar kedepan tidak terjadi lagi, " ujar Samsul.


Dilanjutkan Samsul, bahwa aparat pekon harus mampu memanejen DD dengan baik sehingga menjadi berkah bukan musibah."Saya mengajak perencanaan yang baik, dimulai dari SDM yang baik. Untuk itu tingkatkan kapasitas kakon, kemudian kakon juga harus mau menggunakan anggarannya untuk meningkatkan kapasitas aparat pekon termasuk BHP, kemudian memperbaiki manajerial kantornya, fungsikan aparat sesuai fungsinya," kata wabup.


Dalam kesempatan tersebut wabup juga merasa kecewa sebab tidak semua kakon hadir. "Pekon di Tanggamus ini 299 pekon, tapi yang datang hanya 200, sementara 99 kakon tidak hadir, hal ini tentu disayangkan apalagi kalau memang disengaja tidak mau hadir," ungkap Samsul.


Kendati kecewa namun wabup tetap berusaha untuk berfikir positif. "Kita berfikir positif saja mungkin undangan sudah sampai, tapi pas mau berangkat karena hujan dan belum ada mobil sehingga tidak bisa berangkat atau ada kendala lain. Kalau tahu tapi sengaja tidak berangkat itu yang membuat saya kecewa, kan kegiatan ini penting untuk menghindari terjadinya penyelewengan, " pungkas wabup.


*|rudi, mengabarkan.

BlogGua CN, Lampung Utara – Pasca diterimanya Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Kepolisian Resor Lampung Utara, Kejaksaan Negeri Lampung Utara (Kejari Lampura) terima berkas perkara atas nama tersangka Junaidi.


Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) tersangka Junaidi yang terjerat dalam kasus pembunuhan terhadap korban (alm) Suhaili, kini masih dalam tahap penelitian berkas perkara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan masih perlu dilengkapi petugas Kepolisian sesuai dengan petunjuk Jaksa.


Menepis penafsiran, asumsi dan opini dari berbagai kalangan, bertindak sebagai Jaksa Peneliti yang ditunjuk oleh Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Utara untuk mengikuti perkembangan penyidikan perkara tindak pidana terhadap tersangka Junaidi, JPU M. Angga Mahatama menegaskan, “Dari kronologis perkara, barang bukti dan keterangan saksi yang ada didalam BAP tersangka, tidak terindikasi adanya tersangka lain”, kata JPU Angga kepada BlogGua CN, Senin (06/11/2017).


Disamping itu, guna memberikan rasa keadilan yang setara terhadap pihak korban, sementara ini JPU Angga masih berupaya dengan memberikan petunjuk kepada pihak Kepolisian untuk melengkapi setiap unsur pasal yang disangkakan, agar dipersidangan nanti tersangka Junaidi tidak bisa lolos dari ancaman hukuman maksimal.


“Sejauh ini tersangka mengakui perbuatannya, tapi apapun itu kita lihat BAP nanti bisa dilengkapi atau tidak”, pungkas Angga, saat mendapingi Kasi Pidum Kejari Lampura, Husni Mubarroq.


Kabar sebelumnyaPembunuhan: Keluarga Suhaili Laporkan 8 Orang Diduga Pelaku

Ditetapkannya Junaidi sebagai tersangka oleh Polisi pasca ditemukannya jasad korban Suhaili, nampaknya belum dapat meredam kegelisahan dan kerisauan hati didalam diri keluarga korban (...).

*|pzr, mengabarkan.

BlogGua CN, Lampung Utara – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lampung Utara (BPBD Lampura) salurkan bantuan pemerintah untuk keluarga Suranto, korban kebakaran di Desa Abung Jayo Kecamatan Abung Selatan Kabupaten Lampung Utara, Senin (6/11).


Diketahui sebelumnya, musibah kebakaran yang telah menimpa keluarga Suranto tersebut terjadi pada hari Sabtu 4 Nov 2017, tidak ada korban jiwa namun keluarga korban ditafsir mengalami kerugian sebesar 15jt rupiah berikut barang perabotan rumah tangga yang tidak berhasil diselamatkan.

Usai menerima laporan warga pasca kebakaran, tim personil BPBD Lampura langsung kelokasi guna meninjau dan menyalurkan barang bantuan berupa sembako dan beberapa makanan siap saji untuk korban.


“Kami mewakili Kepala Pelaksana BPBD Lampura Karim SR, SE datang kemari dengan maksud menyampaikan bantuan dari Bupati Lampung Utara H. Agung Ilmu Mangkunegara, tetaplah istiqomah dalam menghadapi musibah ini. Karena yakinlah ALLOH punya rencana yang Indah”, tutur Kabid Logistik BPBD Lampura, Mery Edialis kepada Suranto saat memberikan barang bantuan secara simbolis.


Terkesannya, Suranto menerima bantuan tersebut sambil memeluk Edialis dan tanpa banyak kata yang disampaikan, Suranto meneteskan air mata yang menandakan rasa terimakasih atas perhatian dan kepedulian Bupati selaku Kepala Pemerintahan terhadap keluarga korban.


*|pzr, mengabarkan.

BlogGua CN, Lampung Utara - Persoalan eksploitasi ubur-ubur di perairan laut Teluk Semaka Kabupaten Tanggamus menarik perhatian para akademisi perguruan tinggi Universitas Lampung (Unila) untuk dijadikan bahan pembahasan dan masukan kepada institusi terkait.


Pengeksploitasian secara besar-besaran biota laut oleh beberapa perusahaan dalam kawasan perairan laut Teluk Semaka ini, di klaim oleh para nelayan sebagai penyebab berkurangnya populasi ikan tangkapan para nelayan setempat.


Menurut mastang seorang tokoh nelayan Teluk Semaka, biota laut jenis ubur-ubur diketahui oleh para nelayan setempat adalah pembawa ribuan ikan yang menjadikan gerombolan ubur-ubur tempat mencari makan dan berlindung atau diistilahkan oleh nelayan karang terapung untuk ikan.


Sehingga jika siklus ubur-ubur sedang banyak memenuhi perairan Teluk Semangka dipastikan akan membawa ikan yang banyak dan para nelayan akan panen tangkapan, akan tetapi sekarang populasi ikan laut Teluk Semaka tersebut mulai berkurang bahkan beberapa jenis ikan sudah tidak dijumpai lagi di Teluk Semaka, sebabnya ubur-ubur dieksploitasi oleh pihak perusahaan.


"Nah yang terjadi saat ini, pengeksploitasian ubur-ubur secara besar besaran menggunakan alat tangkap tidak ramah lingkungan seperti trawl, sehingga besar kecil ubur ubur ikut terjaring. Berimbas populasi ikan di perairan teluk ini menjadi sangat jauh berkurang, bahkan sudah sangat mengkhawatirkan, sangat sulit mendapatkan ikan yang banyak, seperti dulu sebelum ubur-ubur di ambik oleh perusahaan, yang kita tidak apa kontribusinya buat Tanggamus,," katanya (6/11).


Mastang mengatakan, permasalahan eksploitasi biota laut jenis ubur ubur ini telah mereka ungkapkan saat pertemuan dengan pihak akademisi Unila dalam rangka penerapan tri dharma pengabdian kepada masyarakat nelayan pesisir Kota Agung Tanggamus, Kamis (2/11) lalu.


Dimana para pihak akademisi Unila akan membawa masalah tersebut dalam pembahasan seminar-seminar internal Unila dan akan menjadi masukan kepada Pemerintah sebagai acuan kajian lebih tekhnis, agar didapatkan suatu aturan yang tepat terkait dampak eksploitasi biota ubur ubur yang di klaim para nelayan penyebab berkurangnya populasi ikan laut.


"Ya, mudah-mudahan keterangan dari para nelayan Teluk Semaka terkait ubur-ubur, saat pertemuan dan sosialisai kelautan dan peralatan tangkap bersama dosen-dosen Unila beberapa waktu lalu, dapat disesuaikan dengan Undang-Undang dan keterangan itu menjadi bahan masukan para ahli tersebut untuk melakukan penelitian ilmiah, sehingga pemerintah dapat membuat aturan terkait eksploitasi ubur ubur," katanya.


*|Rudi, mengabarkan.

BlogGua CN, Lampung Utara – Bupati Lampung Utara H. Agung Ilmu Mangkunegara membuka langsung kegiatan acara lokakarya wawasan kebangsaan Dewan Pimpinan Daerah LDII Kabuputen Lampung Utara, di GSG Al-Masyurin LDII Lampung Utara, Kamis (02/11).


Ditandai dengan pemukulan sebuah gong oleh Bupati Agung, tanda dibukanya kegiatan acara Lokakarya LDII yang bertemakan "Merajut Kemajemukan Dengan Persatuan dan Kebersamaan dalam Mewujudkan Masyarakat Lampung Utara yang Aman, Sejahtera dan DamaI dalam Ridho Allah SWT". Kemudian diawali dengan pembacaan Ayat suci Alqur’an oleh Ustad Koulun Faslan dan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya.


Ketua DPD LDII Kabupaten Lampung Utara H. Zulkipli Noer menyampaikan, maksud dan tujuan terselenggaranya acara untuk meningkatkan rasa nasionalisme, rasa cinta tanah air dan bangsa serta penghayatan terhadap nilai-nilai Pancasila dalam mengelola kebhinekaan sebagai kekayaan dan modal dasar untuk mencapai tujuan nasional.


“Untuk itu kami menyambut baik kegiatan ini dalam rangka menjaga keutuhan NKRI, meningkatkan rasa cinta tanah air, meningkatkan rasa persaudaraan dan keragaman serta menangkal bahaya faham radikalisme, terorisme, komunisme” ujar dr. Mamad dalam sambutannya selaku Ketua DPW LDII Provinsi Lampung seusai laporan yang disampaikan oleh Ketua DPD LDII Lampung Utara.


Dikesempatan acara yang sama Bupati Lampung Utara mengajak seluruh peserta dan lapisan masyarakat, agar setiap perbedaan yang ada dapat dijadikan pemersatu diantara kita, sehingga dapat memperkuat ukhuwah kita dalam menjaga NKRI.


“NKRI dan Pancasila jangan pernah untuk di rubah, Indonesia bukan negara Agama akan tetapi Indonesia negara yang punya Agama”, sepenggal kalimat penutup Bupati Agung dalam sambutannya.


Tampak hadir dalam acara tersebut, Anggota Forkopimda Lampung Utara, Kementerian Agama Lampung Utara, Ketua DPW LDII Propinsi Lampung, Ketua MUI Lampung Utara, SKPD Lampung Utara dan Peserta Lokakarya LDII Lampung Utara.


*|red, BCN mengabarkan.

BlogGua CN, Tanggamus - Bakal Calon Gubernur (Balongub) Herman HN menyambangi markas DPC PDIP Tanggamus, di Pekon Kampung Baru Kecamatan Kotaagung Timur, Minggu (05/11).


Kunjungan walikota Bandar Lampung itu untuk melakukan sosialisasi sekaligus konsolidasi kepada kader PDIP yang ada di Tanggamus.


Saat ke DPC PDIP Tanggamus, Walikota Bandar Lampung itu didampingi petinggi DPD PDIP Lampung seperti Sekretaris DPD Mingrum Gumay, Wakil Ketua DPD PDIP Watoni Nurdin, Wakil Ketua DPD PDIP Eva Dwiana yang juga merupakan istri dari Herman HN. Rombongan Herman HN dan jajaran DPD PDIP Lampung disambut Ketua DPC PDIP Tanggamus Burhanudin Noer, Sekretaris DPC Dewi Handajani dan Wakil Ketua DPC PDIP Heri Agus Setiawan.


Sekretaris DPD PDIP Lampung Mingrum Gumay dalam orasi politik mengajak para kader untuk merapatkan barisan guna memenangkan calon yang diusung PDIP baik itu pilgub maupun pilbup. Ia juga mengatakan bahwa pada prinsipnya kader PDIP siap berjuang memenangkan calon yang diusung. "Saat ini Herman HN masih memegang mandat surat tugas dari DPP yang mana salah satu tugasnya melakukan konsolidasi kepada seluruh kader," ujar Mingrum.


Mingrum dalam kesempatan itu juga mewarning kader PDIP agar tidak mencla-mencle. "Sekali merah tetap merah, jangan jadi orang munafik, kepada seluruh kader dari mulai tingkat DPC, PAC dan Ranting harus rutin gelar pertemuan walaupun hanya minum kopi dan pisang goreng sebab kita mau berperang dengan siapun secara politik, dan saya punya prinsip harus menang sebab PDIP ini punya harkat martabat, "tegas Mingrum.


Sementara itu Herman HN dalam pidato politiknya mengatakan bahwa siap memajukan Provinsi Lampung apabila terpilih menjadi Gubernur Lampung. Menurut dia program yang akan dijalankan tidak jauh berbeda dengan program Pemkot Bandar Lampung.


"Program saya tidak banyak-banyak sama seperti Bandar Lampung yakni berobat gratis se-Lampung, tentunya kerjasama dengan bupati,ambulans gratis, sekolah gratis dan jalan mulus sehingga investasi bagi daerah bertambah", ujar Herman.


Didepan ratusan kader, Herman juga menjajikan kemenangan PDIP baik itu pilbup, pilgub, pileg maupun pilpres." Pileg kemarin untuk provinsi Lampung suara PDIP 20 persen, tahun 2019 target saya 30 persen suara PDIP, sementara untuk pilbup dan pilgub targetnya 70-80 persen, "kata Herman HN.


Seusai melakukan orasi politik, Herman HN menerima pernyataan dukungan dari 20 Pimpinan Anak Cabang (PAC) se Tanggamus yang diserahkan secara simbolis oleh Ketua PAC Gisting Amrusi Sanusi.


Dukungan dari DPC PDIP Tanggamus dilontarkan oleh Sekretaris DPC PDIP Tanggamus Dewi Handajani, menurut balonbup Tanggamus itu, jajaran DPC siap memenangkan Herman HN dalam pilgub 2018.


"Kami siap untuk memperjuangkan, bukan hal yang sulit bagi kami untuk mensosialisasikan, apa yang bapak lakukan di Bandar Lampung menjadi tolak ukur. Provinsi Lampung tentu akan menjadi provinsi luar biasa kalau dipimpin bapak, kami siap menjadi perpanjangan tangan bapak, "kata Dewi.


*|Rudi, wartawan BCN mengabarkan.

BlogGua CN, Lampung Utara – Anggota Tekab 308 Satreskrim Polres Lampung Utara ungkap para pelaku pembobol warung milik korban sdr. Romsi yang berlokasi di depan Rumah Sakit Handayani Kotabumi.


Pengungkapan yang dilanjutkan dengan penangkapan terhadap para pelaku berdasarkan laporan polisi Nomor : LP/ 883/ X/ 2017/ PLD LPG/ RES LU tanggal 31 Oktober 2017 yang kemudian ditindak lanjuti oleh petugas.


Oleh petugas, para pelaku disinyalir telah melakukan tindak pidana pencurian dalam keadaan yang memberatkan dengan cara mengambil barang dagangan dan uang didalam warung milik korban, sehingga diperkirakan korban mengalami kerugian sebesar Rp. 5.000.000,-


Dari hasil penyelidikan yang dilakukan, sementara petugas berhasil mengamankan 4 orang anak laki-laki yang diduga sebagai para pelaku, Rabu (01/11/2017) sekira pukul 18.30 WIB. Para pelaku masing-masing berinisial Mul (17), Dy (16), Rul (17) dan Dod (16) merupakan warga Desa Mulangmaya Kecamatan Kotabumi Selatan Kabupaten Lampung Utara.


“Sementara 4 pelaku yang sudah kita amanakan dan masih ada 3 pelaku lagi yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), ketiganya juga pelajar”, ujar AKP. Syahrial, Kasat Reskrim Polres Lampung Utara kepada BlogGua CN berdasarkan hasil interogasi terhadap para pelaku yang sudah ditangkap lebih dulu oleh petugas Kepolisian, Kamis (02/11).


Disaat penggeledahan terhadap para pelaku dilakukan, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Yamaha Vega warna merah,1 unit sepeda motor Yamaha Mio warna merah dan 10 bungkus rokok hasil curian.


Informasi terakhir, sementara para pelaku dan barang bukti sudah diamankan petugas ke Satreskrim Polres Lampung Utara guna pemeriksaan lebih lanjut dan terhadap para pelaku dijerat dan terancam pidana sebagaimana bunyi pasal 363 KUHPidana tentang pencurian.


*|red, BCN mengabarkan.

BlogGua CN, Lampung Utara – Kasus Korupsi temuan BPK, terkait dugaan telah terjadinya penyimpangan dana anggaran rutin tahun 2013 pada Bagian Umum dan Perlengkapan Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Utara, Jaksa Penyidik Kejaksaan Negeri Lampung Utara (Kejari Lampura) sudah melakukan pemeriksaan lebih dari 10 orang apartur terkait, Jum’at (03/11).


Sejauh ini beberapa aparatur semasa bertugas di dapur Pemkab Lampura pada tahun 2013 lalu, telah dipanggil oleh Jaksa Penyidik untuk dimintai keterangan sebagai saksi dan semuanya sangat kooperatif.


Ditambah lagi dengan adanya peranan Pemda Lampura yang sangat membantu. Namun sifatnya memfasilitasi, seperti memberikan data-data dan lain sebagainya untuk kepentingan penyidikan yang dilakukan oleh petugas.


“Banyak dari mereka sekarang sudah dinas diluar karena rolling jabatan dan bahkan keluar kota juga ada”, kata Kasi Pidana Khusus Ricky Ramadhan kepada BlogGua CN saat ditemui diruang kerja Pidsus Kejari Lampura.


Diketahui sebelumnya, pihak Kasi Pidsus Kejari Lampura meminta data anggaran rutin tahun 2013 kepada pihak aparatur Bagian Umum dan Perlengkapan yang merupakan salah satu ruang lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Utara, Kamis (02/10) kemarin.


*|red, BCN mengabarkan.

BlogGua CN, Tanggamus - Langkah Pemerintah Kabupaten Tanggamus melanjutkan pembangunan tahap II Taman Wisata Muara Indah tahun 2018 semakin mantap. Optimisme Badan Perencanaan Pembangunan Daerah setempat untuk mengoptimalisasi Muara Indah yang berlokasi di bibir pantai Teluk Semaka Kelurahan Baros, Kecamatan Kota Agung, berbanding lurus dengan dukungan dan komitmen dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).


Pemkab Tanggamus satu suara untuk menjadikan Muara Indah sebagai ikon kebanggaan kabupaten berjuluk Bumi Begawi Jejama itu. Untuk itu, pengelolaan, pengembangan, dan optimalisasi harus dikonsep dengan baik. Agar dalam realisasi pembangunan tahap II yang dilanjutkan tahun 2018, tidak serampangan.


Bertempat di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Tanggamus, seluruh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah pemkab setempat melaksanakan Forum Grup Diskusi Sosialisasi Pengembangan Kawasan Wisata dan Optimalisasi Pengelolaan Taman Wisata Muara Indah tadi (3/11) pagi.


Kepala BAPPEDA Tanggamus Hi. Hendra Wijaya Mega mengatakan, selain dihadiri seluruh OPD, FGD tadi pagi juga dihadiri pihak Kecamatan Kota Agung, Lurah Baros, Lurah Kuripan, Lurah Pasar Madang, beserta perwakilan masyarakat dari masing-masing kelurahan tersebut. Di hadapan stakeholder terkait, Hendra memaparkan rencana pengembangan dan optimalisasi pengelolaan Muara Indah.


"Selain pemaparan dari BAPPEDA, tadi juga berlangsung komunikasi interaktif dengan seluruh stakeholder. Kepala Dinas Kominfosandi juga sangat mengapresiasi publikasi Muara Indah tahap demi tahap. Dan mereka juga siap mendukung segala bentuk publikasi terkait progres Muara Indah," ungkap Hendra.


Sementara Kepala Dinas Pariwisata Tanggamus Retno Noviana Damayanti mengharapkan, pengembangkan dan optimalisasi Taman Wisata Muara Indah ke depan, tetap memperhatikan sisi pemeliharaan dan pengelolaan operasional.


Camat Kota Agung Wiwin Triyani juga menegaskan, pihak kecamatan siap untuk mengelola Muara Indah bersama Dinas Pariwisata. Di samping itu, Aparat Kecamatan Kotaagung bersama tiga kelurahan, siap mengelola dan bertangungjawab pada aspek kebersihan Taman Wisata Muara Indah.


Kesiapan serupa juga disampaikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tanggamus, melalui Sekretaris Dinas Okta Rizal. Dia mengungkapkan, Dinas PUPR siap untuk mengawal pelaksanaan pembangunan fisik Muara Indah pada tahun-tahun mendatang.


"Konklusi dari FGD dengan seluruh OPD tadi pagi, seluruh stakeholder mendukung penuh Pengembangan Taman Wisata Muara Indah untuk dijadikan ikon kebanggaan Ibukota Kabupaten Tanggamus. Semoga pembangunan bisa terlaksana dengan lancar sampai (Muara Indah) benar-benar rampung dan siap menarik perhatian para pengunjung domestik bahkan mancanegara," pungkas Hendra.


*|Rudi, wartawan BCN mengabarkan.

BlogGua CN, Lampung Utara – Terkait anggaran yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Lampung Utara (Kejari Lampura) sambangi kantor Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Pemkab Lampura), Kamis (2/11).


Kedatangan Kasi Pidsus Kejari Lampura, disinyalir telah adanya dugaan penyimpangan dana anggaran yang cukup besar yang telah dilakukan oleh oknum Aparatur di dalam jajaran struktur Pemerintahan Daerah Lampung Utara (Pemda Lampura).


Belum diketahui dengan pasti, dugaan penyimpangan dana dalam perihal apa yang sedang dijadikan target oprasi oleh penyidik Kejari Lampura saat ini. Karena ketika dikonfirmasi para awak media di dekat halaman parkir depan kantor pemda setempat Kasi Pidsus Ricky Ramadhan masih enggan bersuara untuk membeberkannya.


“Materi penyidikan ini akan diterangkan dalam persidangan dan pastinya ini terkait anggaran yang tidak bisa dipertanggungjawabkan”, katanya


Disisi lain, Kabag Perlengkapan dan Keuangan Setdakab Lampura Perdana Putra mengutarakan, pihak Kejari Lampura meminta data bagian umum pada tahun 2013 dan ini tidak ada kaitannya dengan anggaran pada masa jabatannya. ”Hanya saja personelnya masih bersama kami” ujarnya.


Dari pantauan awak media, penyidik Kejari Lampura beserta rombongan berada diruang Bidang Perlengkapan dan Keuangan Pemda Lampura sejak pukul 10:00 WIB hingga pukul 18:15 WIB, sebagaimana dilansir oleh Kupast Tuntas Co.


*|red, BCN mengabarkan.

BlogGua CN, Lampung Utara – Anggota Satreskrim Kepolisian Resor Lampung Utara tangkap lagi pencabul anak kandung, kali ini penangkapan dilakukan oleh petugas terhadap Har (40) warga Sindang Agung Kecamatan Tanjung Raja kabupaten Lampung Utara, Kamis (02/11) sikitar pukul 01:00 WIB.


Berdasarkan laporan Winarti (Ibu korban), pelaku Har diamankan petugas dari kediaman isteri mudanya di Desa Sindang Agung Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Lampung Utara.


Perlakuan yang menistakan status seorang ayah ini, telah dilakukan oleh pelaku terhadap anak kandungnya yang berinisial Pulan (11) seorang siswi yang masih duduk dibangku kelas 6 Sekolah Dasar. Sipulan merupakan buah hati Pelaku yang kedua dari hasil pernikahannya bersama Winarti (mantan isteri pelaku).


Pertama pelaku melakukan perbuatan keji itu, dikediaman pelaku pada hari Selasa tanggal 13 Juni 2017, pelaku menciumi kening sambil meremas payudara sikorban dan kedua dilakukan pelaku dikediaman mantan isterinya pada hari Minggu tanggal 06 Agustus 2017 sekitar pukul 23:30 WIB, pelaku masuk ke kamar korban melalui pintu bekas warung lalu pelaku mematikan lampu dan selanjutnya mencabuli korban hingga kemaluan pelaku mengeluarkan cairan berwarna Putih.


“Dari bau badan dan cara bicara pelaku yang gagap, si korban mengetahui kalau itu Ayahnya”, ujar Kasat Reskrim Polres Lampung Utara berdasarkan keterangan korban Pulan yang didampingi oleh Winarti (Ibu kandung korban) saat diperiksa petugas.


Sementara motif pelaku sejauh ini belum bisa diketahui, karena pelaku masih dalam pemeriksaan oleh petugas. Namun petugas telah berhasil mengamankan alat bukti berupa surat hasil Visum et Repertum (VeR) milik korban Pulan yang menyatakan, korban mengalami luka robek dibagian dalam vagina dan bercak sperma yang masih terdapat di dalam kelamin korban itu merupakan sperma Pelaku.


“Pelaku kita jerat Pasal 82 UU No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana 15 tahun penjara”, Pungkas AKP. Syahrial saat mendampingi Kapolres Lampung Utara AKBP. Eka Mulyana, S.IK.


*red, BCN mengabarkan.

BlogGua CN, Tanggamus - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus akan terus berupaya meningkatan sarana dan prasarana bidang kesehatan agar layanan ke masyarakat semakin baik.


Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Tanggamus Andi Wijaya dalam rapat koordinasi antara Diskes Lampung dan Diskes Tanggamus beserta jajaran. "Selama ini target pembangunan kesehatan di Tanggamus dijalankan bertahap dan hasilnya cukup baik, dan setelah ini akan terus dilakukan sehingga pelayanan kesehatan benar-benar memuaskan," ujarnya, Kamis (2/11).


Ia mengaku capaian yang sudah didapat selama ini berupa rehabilitasi puskesmas induk dan puskesmas pembantu. Dan sampai saat ini sudah didirikan 23 puskesmas induk, 17 di antaranya sudah meningkat statusnya jadi puskesmas rawat inap. "Pada tahun ini kami sedang berusaha membangun Puskesmas Sumber Rejo menjadi puskesmas non perawatan dari puskesmas pembantu," ujar Andi.


Ia menambahkan sedang berusaha memenuhi sumber daya manusia kesehatan. Sebab tuntutan selama ini diperlukan layanan fasilitas nutrisionis, sanitarian, analisis kesehatan dan farmasi, ketersediaan bidan desa yang kurang, serta ketersediaan bidan di daerah terpencil.


"Untuk memenuhi semua itu maka kami buat terobosan guna pemenuhan tenaga, mulai dari penempatan PNS, PTT Pusat dan pengangkatan tenaga PTT Daerah. Semua itu memang masih kurang maka diupayakan perekrutan TKS yang selanjutnya didistribusikan sesuai kebutuhan," ujar Andi.


Kemudian selain mengejar target akreditasi puskesmas, pemkab juga berupaya mengejar target akreditasi rumah sakit. Tujuannya untuk meningkatkan mutu pelayanan baik di puskesmas dan rumah sakit serta menghilangkan resiko pelayanan kesehatan. Sampai saat ini sudah 11 puskesmas disurvei akreditasi dan hasilnya satu puskesmas stata dasar, dua strata madya. Lalu delapan puskesmas menunggu hasil akreditasi, dan satu menunggu jadwal survei akreditasi.


"Pada 2017 ini pula RSUD Kota Agung sedang berproses dalam persiapan akreditasi rumah sakit. Semoga ini dapat meningkatkan mutu dan kinerja pelayanan kesehatan di RSUD Kota Agung," ujar Andi.


Pembangunan kesehatan lainnya berupa peningkatan orientasi kapasitas tenaga kesehatan dengan melaksanakan Bulan Sayang Ibu dan Anak (BSIA) dengan sasaran pelayanan ibu hamil, ibu bersalin, ibu menyusui. Lalu anjang sana dokter spesialis anak dan kandungan ke empat puskesmas melalui Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat seperti posyandu, balita, lansia, klas ibu, dan lainnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Tanggamus Sukisno, menyampaikan rakor di lingkup Dinas Kesehatan Lampung ini merupakan kegiatan rutin, guna mencari pemecahan dan solusi bersama di bidang kesehatan.


"Rakor ini diikuti oleh jajaran kesehatan provinsi Lampung, yang diikuti oleh jajaran kesehatan, yang terdiri dari jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, jajaran Diskes se Provinsi Lampung, jajaran rumah sakit umum dan daerah di Lampung yang berjumlah, 115 peserta,"tandasnya.


*|Rudi, mengabarkan.

BlogGua CN, Lampung Utara – Lima pemuda yang mulai memasuki batas akhir keremajaannya telah disikat Polisi dan kini harus mengalami kenikmatan hidup dibalik jeruji besi sel tahanan.


Pasalnya dikarenakan telah diduga melakukan pencurian berupa 1 unit handphone, 2 pemuda berinisial Ris (17) dan San (20) disikat oleh Anggota Kepolisian Sektor Kotabumi Utara dan 3 pemuda berinisial Ed (21), Yas (23) dan Yos (20) disikat Anggota Kepolisian Sektor Abung Barat karena diduga telah menyalahgunakan narkotika jenis ganja.


Penangkapan terhadap Ris dan San dilakukan oleh petugas pada hari Selasa (31/10) 13:30 WIB dan penangkapan terhadap Ed, Yas dan Yos dilakukan oleh petugas pada hari yang sama sekitar pukul 19:30 WIB.


Ris dan San, kedua pemuda ini merupakan warga Kotabumi Udik, Lampung Utara sementara Ed, Yas dan Yos ketiganya adalah warga Tanjung Raja, Lampung Utara.


Dari hasil penggeledahan terhadap RIS dan San petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 buah laduk bergagang kayu warna Cokelat, 1 unit Handphone android warna Ungu dan 1 unit sepeda motor Honda Beat tanpa plat warna Biru Putih yang digunakan kedua pemuda ini pada saat melakukan pencurian.


Sementara dari hasil penggeledahan terhadap Ed, Yas dan Yos, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 ampel ganja kering, 1 unit handphone android warna Hitam, 1 unit handphone nokia warna Merah dan 1 unit handphone nokia warna Putih.


Saat melancarkan aksinya, Ris dan San mendekati korban yang sedang berada ditaman wisata sambil menodongkan senjata tajam jenis laduk kearah korban lalu merampas handphone korban kemudian lari kearah jalan raya menggunakan sepeda motor.


Sementara ED, Yas dan Yos sedang berbonceng tiga mengendarai sepeda motor sambil menguasai ganja yang kemudian dihentikan oleh petugas yang sedang berpatroli.


Oleh petugas Kepolisian, kelima pemuda tersebut kini sudah ditetapkan sebagai tersangka, dijebloskan kedalam sel tahanan dan sementara, kasus masih dalam tahap pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas.


“Terhadap tersangka Ris dan San diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) dan kita jerat dengan pasal 365 KUHPidana dengan ancaman pidana 15 tahun penjara”, jelas Kapolsek Kotabumi Utara, AKP Poeloeng Arsa Sidanu.


Terpisah, “Sementara Ed, Yas dan Yos terancam pidana penjara sebagaimana bunyi Pasal 112 dan/atau 127 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika”, pungkas, Kasat Resnarkoba AKP. Andry Gustami, saat mendampingi Kapolres Lampung Utara AKBP. Eka Mulyana.


*|red, BCN mengabarkan.

BlogGua CN, Lampung Utara – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung , mengadakan sosialisasi Peningkatan Kapasitas Masyarakat dan Aparatur Terhadap Penanggulangan Bencana di Lampung Utara, Rabu (01/11).


Kegiatan yang dihadiri ± 60 orang peserta, berlangsung di Gedung Korpri Pemkab Lampung Utara dan telah dibuka langusng oleh Karim SR, SE selaku Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Lampung Utara.


Kalak mengharapkan, sosialisasi yang sudah diselenggarakan ini dapat meningkatkan kesadaran warga akan sangat pentingnya peran masyarakat dalam hal penanggulangan bencana. “Bukan hanya personil BPBD, warga pun sangat berperan”, sepenggal seruan dalam pidato yang disampaikan Kalak.


Selain itu, Joni T, SH.,MH Kasubag Perencanaan dan Irwan, MM Kasubid Rekonstruksi BPBD Provinsi Lampung serta Sekretaris BPBD Lampung Utara Kurmadi, SH bertindak selaku narasumber acara mengharapkan, agar apa yang sudah disampaikan dalam kegiatan sosialisasi yang telah berlangsung , dapat meningkatkan dedikasi kerja para personil BPBD dan dapat meningkatkan kepedulian dan peran masyarakat didalam menanggulangi bencana.


Kabid Logistik Mery Edialis, SH.,MH bertindak selaku moderator dalam acara sosialisasi tersebut, dengan hati yang gembira menyambut kehadiran para undangan khususnya terhadap warga yang berasal dari 3 kecamatan, yaitu Kecamatan Kotabumi, Kotabumi Utara dan Kotabumi Selatan.


Dari pantauan, tampak peserta yang hadir dalam acara terdiri dari berbagai unsur organisasi diantaranya PMII, Pol-PP, masyarakat dan unsur-unsur lainnya.


*|red, BCN Mengabarkan.

BlogGua CN, Tanggamus - Sebagai antisipasi Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian (Kominfo) Kabupaten Tanggamus, dengan ini mengajak dan juga menghimbau masyarakat khususnya Tanggamus Bijak dalam menggunakan sosial Media (Sosmed).


Inisiatif Diskominfo Kabupaten Tanggamus ini yang didukung oleh Ikatan Wartawan Online (IWO) Tanggamus, bertujuan untuk mendorong dan menjaga stabilitas suhu politik, bagi pengguna sosial media yang sehat, Cerdas, Aman dan Bijak dalam penggunaannya terutama Sosial Media Facebook dan lain-lainnya.


Kepala Diskominfo Kabupaten Tanggamus, Drs. Sabarudin mengatakan bahwa, himbauan gerakan bijak dalam bersosmed ini mengingat sebentar lagi di Kabupaten Tanggamus akan menggelar Pilkada Dan semakin maraknya warganet yang masih belum menyadari tentang adanya UUD ITE yang bisa menjerat pengguna sosial media yang masuk dalam pelanggaran dan bagaimana cara menggunakan media sosial di kalangan masyarakat dengan baik.


"Untuk itu, mari kita sebagai pengguna medsos untuk lebih bijak dan berhati- hati, Kita harus bisa juga menjaga hak-hak orang lain, karena itu bisa berdampak luas.belum lagi jika harus berhadapan dengan hukum karena bertentangan dengan Undang Undang ITE yang berlaku," Ujarnya.


Drs. Sabarudin melanjutkan bahwa dirinya merasa prihatin dan perlu untuk mensosialisasikan Gerakan bijak dalam bersosial media, yang mana medsos saat ini sudah menjadi kebutuhan setiap masyarakat, dan dengan kekuatan media sosial saat ini sering digunakan serta dimanfaatkan oleh orang yang tak bertanggung jawab atau kelompok tertentu untuk memposting hal- hal yang dapat memecah belah Persatuan dan Kesatuan serta menyebarkan Ujaran kebencian demi kepentingan pribadi.


"Medsos saat ini luar biasa, terutama media sosial Facebook, maka dari itu kita harus bijak dalam menggunakannya, apa lagi saat ini situasi suhu politik sedikit menghangat, jangan sampai kita terpecah belah, dan terpenting jangan sampai kita dimanfaatkan oleh orang lain demi kepentingan pribasinya," Ucap Sabarudin.


Dia pun menambahkan, ada satu lagi himbauan yang saat ini sedang berkembang terkait registrasi ulang kartu prabayar, dia membenarkan akan adanya hal itu, dia sendiri sudah menerima informasi tersebut dari Kementerian Diskominfo, maka dari itu dirinya mengharapkan agar pengguna kartu prabayar agar meregistrasi dengan cara memasukan nama lengkap berikut Nik yang tertera di KTP kemudian Nomer Kartu Keluarga.


"Diskominfo dalam hal ini dengan menggandeng Ikatan Wartawan Online (IWO) tanggamus untuk membantu mensosialisasikan kepada masyarakat tanggamus, mari kita kampanyekan untuk bijak dalam bersosmed demi kedamaian Tanggamus yang kita cintai ini, menciptakan situasi kondusif dan aman, dari segi publikasi diharapkan media juga bisa menghadirkan berita yang berimbang tidak menimbulkan fitnah, berita hoax atau teror dan tidak lupa himbauan untuk pengguna kartu prabayar untuk meregitrasi kartunya seperti yang di beritakan," Pungkas Sabaruddin.


*|Rudi, mengabarkan.

BlogGua Cyber News, Tanggamus - Apel Gelar Pasukan Operasi ZEBRA Krakatau 2017 oleh Polres Tanggamus beserta Jajaran dalam Penegakkan Hukum dan berlalulintas untuk mewujudkan kamseltibcarlantas yang mantap, Tertib dan Lancar Menjelang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 di Wilayah Hukum Polres Tanggamus, Rabu (01/11).


Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili S.IK Bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam Rangka Apel Gelar pasukan Operasi Zebra 2017, yang di Ikuti oleh Jajaran Pejabat Utama Polres Tanggamus.


Kapolres mengatakan bahwa, apel dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan para personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang ditetapkan.


"Perlu diketahui bersama data jumlah kecelakaan lalulintas pada pelaksanaan Operasi Zebra tahun 2016 dengan jumlah 2.623 kejadian dan meninggal dunia 649 orang, telah mengalami penurunan 518 kejadian atau berkurang 16 persen," Ucapnya.


Kapolres Melanjutkan, untuk mewujudkan Program dan kebijakan tersebut, Polri sebagai penggerak revolusi mental guna mwwujudkan citra positif kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Polisi Lalulintas, yang didukung oleh satuan fungsi lainnya dengan melibatkan para pemangku kepentingan akan melaksanakan Operasi Zebra 2017 sebagai Cipta Kondisi Operasi Lilin 2017 dan Tahun Baru 2018.


"Pada Operasi Zebra kali ini Pelanggaran yang menjadi sasaran adalah, Kendaraan bermotor yang melawan arus, melintas di bahu jalan, kendaraan yang menggunakan Rotator/Lampu Blitz/Strobo serta Plat nomor tidak sesuai spektek itu sasaran prioritas dan ini diharapkan dapat mendorong kesadaran masyarakat dalam berlalulintas di jalan raya, meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalulintas, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap citra polri atau opini Positif, tertib dalam berlalulintas," Pungkas Alfis.


*|Rudi, mengabarkan.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget