Juni 2017

[caption id="attachment_1198" align="aligncenter" width="660"] Plt. Bupati Hi. Samsul. Hadi M.Pd.I (diatas mimbar), Minggu (25/06/17) jam 06.48 WIB.[/caption]

BlogGua CN, Tanggamus - Sidang Isbat tadi malam yang di gelar Kementerian Agama Pusat telah menetapkan Hari Raya idul fitri 1438H yang jatuh Pada tanggal 25 Juni 2017. Pemerintah kabupaten Tanggamus melaksanakan solat id di lapangan Merdeka Kotaagung yang dihadiri oleh Plt. Bupati Samsul Hadi M.Pd.I, Plt. Setda Andi wijaya, Kapolres Tanggamus Alfis Suhaili, Dandim 0424 H. Soleh harahap dan Ribuan umat muslim Masyarakat Kotaagung, Imam Solat id di pimpin oleh Ketua MUI Tanggamus Makmun Sirod LC, Khotib, Ibnu Nizar ketua Baznas Kabupaten Tanggamus, dan bilal ustad helmi.


Ketua Panitia Solat idul fitri telah menyampaikan bahwa pagi hari yang berbahagia ini kita bisa melaksanakan solat idul fitri dalam keadaan sehat walafi'at dan telah melaporkan Keadaan saldo Keuangan PHBI kecamatan Kotaagung kabupaten Tanggamus Sebesar 9.238000.00 Rupiah dan apa bila ada penempatan yang kurang pas pada solat idul fitri pada hari ini, agar di maafkan dan memakluminya.


''Kami memohon maaf atas penempatan tempat yang kurang layak pada pagi hari ini, dan saya mewakili Keluarga besar PHBI kabupaten Tanggamus mengucapkan selamat Hari Raya Idul fitri 1438 hijriyah Mohon maaf Lahir dan batin, semoga apa yang kita laksanakan pada bulan Ramadhan ini dapat diterima oleh Allah SWT, ''ucapnya.


Samsul hadi dalam sambutannya menyampaikan, kabupaten tanggamus mempunyai visi-misi, yang agamis hatinya,artinya mengharapkan kita semua masyarakat tanggamus agar mengenal agama sebaik-baiknya maka dari itu kita akan lebih menghidupkan lagi majelis taklim, pondok pesantren, madrasah,sekolah-sekolah dan kegiatan-kegiatan keagamaan harus di kembangkan dan kita tingkatkan lagi, agama itu harus di hayati karena agama adalah tuntunan hidup terbaik dari allah SWT, dan dengan puasa Ramadhan ini bisa membangun suasana rasa simpati,empati atas nasib orang lain agar semakin bertambah ketakwaan sosial dalam hidup, dan kita juga telah menunaikan zakat fitrah mudah-mudahan zakat ini di kembangkan dengan aksi-aksi sosial yang lain, agar suasana kesejahteraan di tanggamus akan segera terwujud, tidak ada lagi di tanggamus yang kaya tambah kaya, dan yang miskin tambah miskin.


Kini Pemerintah Kabupaten Tanggamus terus melaksanakan pembangunan didalam segala bidang tetapi pembangunan ini tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya kerja sama dari kita semua, maka dari itu ia berharap dan bertekad kita semua untuk bersama sama mewujudkan tanggamus yang sejahtera, dan kabupaten tanggamus memiliki suasana keagamaan yang bagus, hubungan antara kita harus baik dan harmonis, saling menyapa, mengingatkan, dan saling meluruskan.


''Dan atas nama pribadi dan jajaran Pemerintahan kabupaten tanggamus mengucapkan Selamat Hari Raya Idul fitri minal aizin wal faizin mohon maaf lahir dan batin, dan apa bila kami dalam pelayanan dalam satu tahun ini masih terdapat banyak kekurangan yang belum maksimal, Dan kami semua akan bertekad kedepannya nanti untuk memenuhi kekurangan-kekurangan ini sehingga kedepan semakin baik pelayanannya Pemerintah Kabupaten Tanggamus ''tutupnya.


(RUDI)

[caption id="attachment_1188" align="aligncenter" width="660"] Pakar Hukum Pidana, Syafrudin, SH.M.H, Rabu (21/6/17)[/caption]

BlogGua CN, Lampung Utara - Berbagai pandangan dan kritikan yang disampaikan oleh beberapa pihak, atas munculnya beras tak layak konsumsi, dugaan pengoplosan sampai pengurangan jumlah timbangan terhadap program Beras Sejahtera (Rastra) dilingkup Bulog Sub Divre Lampung Utara. Membuat pakar hukum pidana, akademis STIH Muhammadiyah Kotabumi, Syafruddin, ikut berbicara.


Kali ini Syafruddin, SH.,M.H, fokus terhadap perjalanan pendistribusian Rastra tak layak konsumsi atau turun mutu dari pihak Bulog untuk masyarakat miskin. Menurutnya, kalau memang benar penyaluran Rastra tak layak itu dibagikan, maka hal itu dapat dikatakan ada indikasi penipuan yang dilakukan oknum-oknum tertentu terhadap masyarakat miskin.


"Pendistribusian beras tak layak untuk orang miskin itu merupakan tindakan atau perbuatan yang telah merugikan masyarakat miskin di Lampung Utara. Kalau apa yang terjadi akhir-akhir ini Bulog telah menyalurkan Rastra 'tidak layak konsumsi' kepada masyarakat miskin, berarti terindikasi suatu penipuan terhadap masyarakat miskin". Jelas Syafruddin.


Dari kejadian tersebut, kata Syafruddin, menunjukan bahwa Bulog Sub Divre Lampura tidak konsisten terhadap salah satu visi Bulog itu sendiri, yaitu untuk menciptakan kedaulatan pangan serta menjadi satu perusahaan yang unggul. "Visi itu dicapai, melalui salah satu misinya yaitu memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat serta pihak-pihak guna memenuhi kebutuhan pangan". Tambahnya.


Lanjut Syafruddin, dengan begitu pendistribusian Rastra tak layak kepada masyarakat itu merupakan suatu tindakan pelanggaran terhadap hak masyarakat miskin, karena telah menyimpang dari visi dan misi bulog itu sendiri. "Jadi wajar apabila oknum pada Bulog dapat dituntut baik secara pidana maupun perdata. Masyarakat juga dapat menuntut ganti rugi kepada Bulog". Tegas pria berkacamata tersebut.


Didapatnya juga, dalam hal ini Pemda dan DPRD Lampung Utara, tidak hanya sekedar mendengarkan keluhan dari masyarakat, yang terpenting adalah bagimana melakukan tindakan dan pengawasan terhadap Bulog Sub Divre agar kejadian serupa tidak terulang. "DPRD tidak perlu membuat laporan resmi kepenegak hukum. Karena dengan persoalan yang sudah mencuat seperti ini, mereka (penegak hukum) bisa membuat langkah sendiri dengan melakukan penyelidikan". Pungkasnya.


(*BERKHIN*)

[caption id="attachment_1177" align="aligncenter" width="660"] Susasana Saat Bupati Lampura H. Agung Ilmu Mangkunegara, berdialog dengan Pegawai Kesehatan, Kamis (22/06/2017).[/caption]

BlogGua CN, Lampung Utara - Bupati Lampung Utara H. Agung Ilmu Mangkunegara, melakukan tatap muka sekaligus silaturami dengan jajaran Pegawai Dinas Kesehatan yang bertugas di Puskesmas Bumi Agung, Abung Kunang, Tata Karya, Karang Sari, Mulyo Rejo, Tulang Bawang Baru dan Pekurun, di Aula Hotel Graha Wisata Desa Kalibening Kecamatan Abung Selatan. Kamis (22/06/2017).


Dalam sambutannya, Bupati Lampung Utara mengatakan silaturahmi tersebut bertujuan untuk menyerap aspirasi serta permasalahan yang ada di Dinas Kesehatan. Karena pembangunan kesehatan merupakan unsur yang sangat penting dalam pelaksanaan berbagai kegiatan pembangunan yang mengacu pada salah satu Windu Cita Bupati Lampung Utara.


“Mari bersama-sama kita mensukseskan visi dan misi Kabupaten Lampung Utara yang tercangkup dalam Windu Cita”. Kata Agung dalam sambutannya.


Dipaparkan Agung, beberapa program kesehatan yang telah dilakukan, diantaranya berobat gratis diseluruh rumah sakit, Program Ambulans Tanggap Siaga 24 jam, penambahan Armada Ambulance Untuk Rumah Sakit Umum Daerah dan Puskesmas, pembangunan Fasilitas Kesehatan dengan peningkatan sarana dan prasarana serta peningkatan sumberdaya manusia baik tenaga medis maupun bidan desa, serta penambahan fasilitas dan peralatan kesehatan di RSUD Ryacudu. "Saya berharap kepada Pegawai Puskesmas dapat mewujudkan pelayanan kesehatan yang prima untuk masyarakat khususnya di Kabupaten Lampung Utara". Paparnya.


Dalam pertemuan tersebut, hadir para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Lampung Utara, antaranya Kepala Puskesmas Bumi Agung, Abung Kunang, Tata Karya, Karang Sari, Mulyo Rejo, Tulang Bawang Baru dan Pekurun tidak hanya itu saja para Camat, Lurah, Kepala Desa dan tokoh masyarakat serta para pegawai Puskesmas.


Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara, dr. Hj. Maya Metisa, mengatakan, sebagai laporan ya bahwa jumlah pegawai Puskesmas se-Kabupaten Lampung Utara yang berjumlah sebanyak 1599 orang dari 27 Puskesmas. Untuk itu diminta kepada para pegawai untuk selalu sepenuh hati melayani warganya.


"kepada para pegawai Puskesmas untuk dapat sepenuh hati melayani masyarakat, serta dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Karena kesehatan memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan dan Puskesmas menjadi tolok ukur dalam pembangunan kesehatan, serta menjadi wadah dalam pelayanan dan pembinaan kesehatan bagi masyarakat". Pungkas Maya Metissa.


(*MUSA*)

[caption id="attachment_1174" align="aligncenter" width="660"] Ketua STIH Muhammadiyah kotabumi, Didiek R. Mawardi, SH.,MH. Kamis (22/6/17).[/caption]

BlogGua CN, Lampung Utara - Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Kotabumi Lampung Utara, Didiek R Mawardi.SH.MH, beri kritik. Agar penegak hukum dapat bekerja secara profesional dalam melihat persoalan terkait program Beras Sejahtera (Rastra) di Lampung Utara.


Dalam hal ini, penegak hukum mampu memberikan keadilan yang setara kepada masyarakat. Apakah persoalan Rastra di Lampura ini masuk dalam delik aduan atau dapat langsung segera dilakukan penyelidikan lebih tajam lagi, meskipun sebelumnya sudah dilakukan pemanggilan.


“Sebaiknya penegak hukum bekerja secara profesional, penyidikkan pola pikirnya baik, mampu berandai-andai untuk melihat segala kemungkinan yang terjadi atas sebuah peristiwa. Bagaimana mengungkap peristiwa itu, ada perbuatan menguntungkan kelompokah, pribadikah dan apakah itu tindak pidana penggelapan, mereka (penegak hukum) itulah yang lebih memahami. Guna menentukan sebuah titik peristiwa, untuk dijadikan sebuah perkara. Mereka dapat memasukan perkara pidana yang mana, subsider apa dan pasal berapa. Dalam prosesnya, penegak hukum pasti bekerja secara baik dan benar. Tetapi mereka manusia juga". Ucapnya seraya katakan, "kan mereka ada pimpinan juga". Kata Didiek.


Disinggung juga mengenai peran Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Lampung Utara atas polemik Rastra, Didiek menegaskan seharusnya YLKI melakukan penekanan terhadap penyediaan barang dan membantu masyarakat sehingga kedepan tidak menimbulkan korban lebih banyak lagi.


"Sesuai tupoksinya, sekarang ini harusnya ada pressure juga dari peran YLKI, gimana ini pandangan dari YLKI yang membidangi didalam perlindungan konsumen. Karena inikan bagian yang harus diadvokasi (pembelaan) oleh YLKI". Tegas dia.


Data yang dihimpun, sesuai dengan tujuanya YLKI merupakan sebuah lembaga non pemerintah yang telah terbentuk guna meningkatkan kesadaran konsumen tentang hak dan tanggung jawabnya, sehingga dapat melindungi diri sendiri dan lingkungannya.


Disini DPRD juga diharapkan agar lebih transparan, karena sumber persoalan itu diketahui setelah DPRD melakukan sidak beberapa waktu lalu, “Sumber persoalan inikan hasil temuan pihak DPRD, seharusnya disini Dewan dapat lebih transparan terhadap publik untuk memperlihatkan barang bukti, kronologis sebenarnya, siapa itu masyarakatnya (korban). Karena program Rastra inikan bukan rahasia umum dan memang menyangkut orang banyak khusnya rakyat miskin. Seperti yang kita ketahui bahwa Pers merupakan salah satu unsur terpenting didalam negara yang berdemokrasi, dimana mereka (Pers) dapat membantu penyebarluasan informasi kepada publik. Apalagi sekarang ini pers bergerak juga di media Siber yang memang jangkauan penyebaran informasi sangat luas. Jadi tidak asal bunyi (asbun), omong doang (omdo)”. Papar Didiek.


(*BERKHIN*)

[caption id="attachment_1171" align="aligncenter" width="660"] Pakar Hukum Ekonomi, Didiek Rohmadi Mawardi, Sh.,MH (Baju Hitam), Kamis (22/6/17)[/caption]

BlogGua CN, Lampung Utara - Menyikapi atas dugaan adaanya perbuatan melawan hukum yang diduga telah dilakukan oleh beberapa oknum terkait program Beras Sejahtera (Rastra). Pakar Hukum Ekonomi, Didiek R. Mawardi, SH.,MH angkat bicara.


Secara lugas dijabarkanya, tugas sebuah Perusahaan Umum (Perum) Bulog itu lebih berat. Karena ia (bulog) merupakan pelayanan publik. Jadi kalau ada pencideraan terhadap objek yang dilakukan itu secara etika ada sanksi lebih berat. Karena Perum Bulog merupakan pelayan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.


"Yang harus dipertanyakan itu kenapa masih ada stok 2016. Kalau memang stok masih banyak kenapa dilakukan droping lagi di 2017. Pertanyaan yang perlu ditelusuri kenapa kok pada masanya itu (stock 2016) masih ada, akan digunakan untuk apa, dimana dan pada siapa". Tegas Didiek, saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Kamis (22/6/2017).


Menurutnya, dengan adanya temuan beras turun mutu disalah satu gudang Bulog sub divre Lampura yang berlokasi di mulang maya itu, tidaklah mungkin para petugas disana (gudang) tidak mengetahuinya, namun Didiek tetap berkeyakinan kalau penyelenggara itu menjalankan tugasnya dengan baik.


"Azas pemerintahan yang baik itukan sebagai pelayan masyarakat dapat melaksanakan dengan baik juga tugasnya. Tetapi saya tidak yakin penyelenggara rastra itu tidak tau kalau beras itu turun mutu". Tambahnya.


Diibaratkan secara logika olehnya, setiap struktur birokrasi itu ada sistem pelaporan atas setiap kegiatan yang dilakukan, baik melihat maupun membuat pengkajian atau juga dilaporkan kembali secara berkala. Jangan sampai ada pelaporan kosong (fiktif) yang dikirim kepimpinan sehingga pimpinan tersebut akan memutuskan sebuah kesimpulan.


"Pelaporanya juga harus ditelusuri. Misalnya stock barang ada tapi dilaporkan kosong ke pusat, sehingga pimpinan dengan berfikir positif untuk melakukan droping (mencari stok) tahun 2017. Kemungkinan oknum bermain disini, agar bisa memakai barang yang buruk ini, jadi dengan sengaja mereka melakukan perbuatan melawan hukum dengan memanfaatkan program rastra untuk kepentingan kelompok, memperkaya diri sendiri, menghilangkan informasi yang benar dan lain-lain". Tegasnya.


Dugaan lain, dijelaskan juga bahwa bisa saja ada permainan antara oknum pemerintah dan oknum pada bulog. Disini Bulog diminta untuk tetap berpedoman pada aturan dan Standard Operating Procedure (SOP). "Bisa aja, tanda kutip kerjasama, misalnya dalam SOP itu ada permintaan khusus (beras) dari pemkab setelah itu bulog menyediakan barang, itu lebih kuat untuk bulog melakukan droping. Kalau kita berfikir negatif bisa saja uang itu dicairkan untuk 2017 tetapi bahan yang digunakan/dijual kepada masyarakat miskin jatah 2016. Bisa seperti itu, tapi mudah-mudahan saja tidak seperti itu”. Kemungkinannya.


Masih lanjut dia, Pakar Hukum Ekonomi tersebut menilai, dalam polemik ini nampaknya ada unsur kesengajaan yang dilakukan. Karena masih dalam pertanyaan besar, adanya stok beras tahun 2016 di gudang Bulog tersebut. "Sementara ini saya melihat ada unsur kesengajaan. namun yang sebenarnya seperti apa stock beras 2016 ini, saya belum tahu. Karena logika pasarnya, kenapa masih ada beras 2016 ini?. Segi berfikir positif dari pada tidak terpakai, mungkin ada pikiran-pikiran dari pihak bulog, kalau tidak dilepas ruginya 100 persen, tetapi kalau dilepas ke masyarakat stok lama ini mungkin bisa diterima. Namun tidak diduga oleh mereka, ada aksi negatif dari masyarakat (pelaporan ke DPRD)". lanjutnya.


Kepada pemerintah daerah agar lebih lagi memperlihatkan transparansi dan akuntabilitas kepada publik, karena Program Rastra ini menyangkut kesejahteraan masyarakat luas khususnya guna mensejahterakan rakyat. "Dari segi moral untuk setiap penyelenggara program rastra itu seharusnya berfikir ini (beras) layak tidak untuk saya konsumsi, kalau memang itu tidak layak apa lagi orang lain. Jangan memandang mereka miskin, karena miskin dan kaya semua sama. Sekali lagi, terhadap Pemerintah cobalah untuk lebih memperlihatkan mekanisme kerja Rastra secara tranparansi dan akuntabilitas yang benar kepada publik". Tegasnya.


Pungkas Didiek, jika expired dan turun mutu sepertinya berbeda, karena expired itu biasanya terdapat keterangan batas akhir untuk dikonsumsi berupa tanggal pada kemasan sebuah produk penjualan. Namun jika suatu bahan konsumsi (beras) turun mutu biasanya bisa dilihat dari tanda-tanda atau ciri khusus yang dapat menyatakan bahan konsumsi itu sudah tidak layak lagi.


"Expired itu kan ada batas waktunya dan sebelum sampai watunya, itu bisa dikonsumsi. Tetapi kalau beras, itu saya belum tau bagaimana? tetapi ada cirinya, seperti sudah ada bubuk dan warna berubah, itu tandanya. Namun barang yang buruk tidak berkualitas itu tidak patutlah untuk diberikan". Pungkasnya.


(*PZR*)

[caption id="attachment_1166" align="aligncenter" width="660"] Hi.Samsul Hadi M.Pd.I di sela-sela Safari Ramadhan, saat memberikan santunan kepada 20 anak yatim piatu di aula Jenderal Sudirman Makodim, pekon Kota agung Kampung Kecamatan Kotaagung Kabupaten Tanggamus. Rabu (21/06/17).[/caption]

BlogGua CN, Tanggamus -- Komando Distrik Militer (Kodim) 0424 Tanggamus melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan. Kegiatan yang dibalut dengan Ceramah agama dan buka puasa bersama itu dipusatkan di Aula Jenderal Sudiman Makodim, Rabu (21/6).


Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi, M. Pd. I, Bupati Pringsewu Hi. Sujadi, Wakil Bupati Pringsewu Dr. Hi. Fauzi, Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, Ketua Pengadilan Negeri Kotaagung Yunizar Kilat Daya, Plt Sekda Tanggamus Andi Wijaya, ST. MM, Kepala SKPD Kabupaten Tanggamus dan Pringsewu. Tema yang diambil dalam kegiatan ini sendiri yakni "Mari Kita tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Swt demi terwujudnya tali silaturahmi antar umat beragama".


Komandan Kodim 0424 Tanggamus Letkol (Inf) Hista Soleh Harahap, S. IP dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan kegiatan Safari Ramadhan ini untuk semakin mempererat tali silaturahmi dan memperkuat ukhuwah islamiyah. "Semoga dengan kegiatan buka bersama ini dapat semakin mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan sinergi antara kodim dengan pemkab Tanggamus maupun pringsewu dan juga jajaran Forkopimda. Kami selaku tuan rumah juga memohon maaf jika ada sesuatu yang kurang pas, "ujar Hista.


Sementara itu Ustadz Untung Suhendro tausiyahnya mengatakan bahwa jihat yang paling berat adalah jihat menahan hawa nafsu dan jihat menata hati. Untuk itu manusia yang beruntung adalah yang setelah Ramdhan ketaqwaanya semakin meningkat.


"Hasil ramadhan tidak dilihat saat ramadhan tapi setelahnya, semoga Kodim 0424 Tanggamus selalu dalam keberkahaan Allah SWT dan selalu dibimbing oleh Allah, "kata Ustadz Untung.


Dalam kegiatan tersebut, Dandim dan forkopimda menyantuni 20 anak yatim piatu.


(RUDI)

BlogGua CN, Tanggamus – Wakil Bupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi, M.Pd.I., didampingi Kapolres Tanggamus Alfis Suhaili,S.Ik,M.Ik, Dandim 0424 Hista Soleh Harahap., Plt.Sekretaris Daerah Andi Wijaya,ST.MM., pagi tadi meninjau Posko Mudik dibeberapa titik yang ada di Kabupaten Tanggamus, Rabu (21/06)


Diantaranya Posko Mudik Talang Padang, Posko Mudik Talagening Kotaagung Barat, dan Posko Mudik Sedayu Kecamatan Semaka. Dalam rangkaian kunjungannya Wakil Bupati juga menyempatkan untuk mengecek tensi darah di posko mudik di kecamatan kotaagung barat, kemudian Wakil Bupati dan Uspida melihat jalur peta mudik yang ada di Wilayah Kabupaten Tanggamus.


Pada kesempatan tersebut juga Wakil Bupati memberikan juga Bantuan berupa Makanan,Minuman,dan Obat -Obatan untuk para Pemudik yg ingin beristirahat dilokasi posko mudik tersebut. Bantuan juga di berikan kepada yang berjaga di posko seperti anggota kepolisian, Palang merah indonesia(PMI) dan para Relawan, seperti selimut,makanan dan minuman.


Turut serta yang hadir mendampingi dalam pemantauan tersebut Asisten III Firman Rani, camat, dan semua Kepala SKPD Terkait.


(RUDI)

[caption id="attachment_1160" align="aligncenter" width="326"] Kantor Bulog Sub Divre Lampura, Rabu (21/6/17)[/caption]

BlogGua CN, Lampung Utara – Dalam hal penyaluran Beras Sejahtera (Rastra), dijabarkan oleh Adam Arassy yang sebelumnya telah mendapat izin kewenangan dari pimpinan Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional (Divre) Kabupaten Lampung Utara, pihaknya hanya sebatas mengadakan dan menyalurkan barang (beras), semua dilakukan sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) yang ada. Sedangkan mengenai data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pihak Bulog mendapatkanya dari Pemkab setempat yang diperoleh melalui pihak terkait lainya.


"Tupoksi Bulog terkait 'Rastra' kita hanya mengadakan sekaligus menyalurkan barang dan untuk data penerima, Bulog hanya menerima nama-nama dan jumlah warga yang akan diberikan bantuan oleh pemerintah melalui Dinas Sosial dan Badan Pusat Statistik (BPS)". jelas Adam Arassy Bagian Tata Usaha, Bulog Sub Divre Lampung Utara.


Adapun rincian dalam mengadakan/menyediakan jumlah barang (Rastra), Adam menjelaskan, semuanya sudah ditakar sesuai dengan data penerima dan pagu anggaran dari Pemerintah, sehingga kelebihan atau kekurangan akan diketahui sejak dini guna mengurangi tingkat kerugian. “Karena Pemerintah punya program Rastra, mereka (Pemerintah) minta bantu kepada kami untuk mengadakan beras itu sekaligus menjual ke warga. Setelah itu sisa dari harga penjualan kita dapat dari Pemerintah (subsidi). Sebagai contoh harga kami jual Rp.8.500/kg warga hanya menebusnya Rp.1.500/kg, dan sisa Rp.7.000/kg ditanggung oleh pemerintah. Jadi beli beras inikan pakai duit kami (Bulog) dulu ‘talangin’, kemudian beras kita tampung digudang dengan jumlah yang sudah ditakar sebelumnya, setelah itu kita jual kepenerima, sesuai dengan pagunya”. Terang Adam.


Adam juga memaparkan kalau beras tak layak konsumsi atau turun mutu di gudang bulog Mulang Maya itu (temuan DPRD setempat), benar merupakan stok tahun 2016 yang diletakkan berdekatan dengan gudang stok Beras Sejahtera (Rastra) pagu anggaran tahun 2017. Namun itu ditegaskanya, tidak akan dicampur. “iya benar itu stok tahun 2016. Tetapi sebelum dijual, terlebih dulu akan dilakukan pengecekan oleh PPK. Jika sudah dinyatakan layak oleh tim lalu akan di rebagging (pindah kemasan) oleh petugas kami sehingga terdapat ciri khas yaitu, pada kemasan (karung) beras tertutup rapat oleh jahitan dan juga terdapat logo Beras Bulog. Walaupun letaknya berdekatan dan petugas kami yang melakukan rebagging, tidak mungkin kami berani mencampurkan stok 2016 dan jatah rastra tahun 2017”. Paparnya.


Disampaikan juga oleh Adam, adanya ratusan ton stok beras tahun 2016 didalam gudang itu memang masih tersimpan rapih, nantinya akan dikembalikan atau dimusnahkan  sesuai dengan Pedoman Umum (Pedum) dan SOP Bulog. Namun menunggu instruksi pusat. Kemudian seingat Adam, adapun tim Petugas Pemeriksa Kualitas (PPK) terdiri dari berbagai unsur diantaranya, Bagian Ekonomi Pemerintah setempat, pihak Bulog sendiri dan lainya tidak ingat.


"bisa saja beras turun mutu itu kita lakukan pemusnahan, dengan tetap berkoordinasi dengan pihak Bulog Divre Provinsi". Katanya.


(*MUSA*)

[caption id="attachment_1156" align="aligncenter" width="660"] Adam Arassy, staf Tata Usaha (TU) di kantor Bulog Sub Divre Lampura, Rabu (21/6/17)[/caption]

BlogGua CN, Lampung Utara – Pihak Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional (Divre) Lampung Utara, memaparkan bahwa pihaknya (Bulog) telah menjalankan tugas sesuai dengan prosedur terkait ditemukanya ratusan ton beras turun mutu atau tak layak konsumsi yang berada di dalam gudang Bulog yang berlokasi di Mulang Maya beberapa waktu lalu. Dimana menurut Adam Arassy staf Tata Usaha (TU) pada kantor Bulog sekaligus mewakili Pimpinan Bulog Sub Dirve Lampura, pihaknya telah melayangkan surat kepada pihak Bulog Pusat di Jakarta, sebagai bentuk laporan atas sidak yang dilakukan Anggota DPRD setempat.


“Mengenai stok tahun 2016 yang ditemukan oleh pihak DPRD Lampung Utara, kita telah melayangkan surat ke kantor pusat Bulog di Jakarta dan saat ini masih menuggu instruksi dari pusat mau diapakan beras tersebut”. Jelas Adam, saat dikonfirmasi dikantor Bulog, Rabu (21/6/2017).


Paparan Adam, kalau pihaknya (Bulog) didalam mengadakan/menyediakan stock beras Rastra itu bisa diperoleh Bulog melalui impor, gapoktan, dan petani di daerah setempat yang sebelumnya dikemas menggunakan karung berukuran kuantitas seberat 50 kg, setelah itu pihaknya melakukan Rebagging atau memindah kemasan kedalam karung dengan ukuran kuantitas berat 15 kg. Dari kemasan 15 kg inilah beras di distribusikan kepada rakyat miskin melalui program Rastra.


"Selanjutnya beras yang sudah siap, didistribusikan ke titik distribusi dan disalurkan ke masyarakat penerima dan jika memang terjadi komplain, maka masyarakat dapat mengembalikan beras ke Bulog dalam kurun waktu paling lama 2 hari setelah beras diterima masyarakat, aturannya ada di Pedoman Umum (pedum) Bulog . Dengan begitu warga tersebut akan mendapat ganti rugi. Ada juga beras rastra didapat melalui impor dari pihak luar negeri". paparnya.


Sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) Bulog, jika dalam kurun waktu tertentu beras Rastra sudah tak layak konsumsi/turun mutu sehingga tidak dapat didistribusikan ke masyarakat miskin, maka akan dikembalikan ke gudang Bulog Pusat dan tidak menutup kemungkinan akan dilakukan pemusnahan terhadap beras tersebut dilingkup Sub Dirve sendiri. Namun proses itu ada mekanisme yang sesuai dengan aturan. “karena masih menunggu instruksi, jadi saat ini beras masih ada di dalam gudang. padahal kalau beras sudah turun mutu, itu kamilah (Bulog) yang rugi. Karena kitakan penjual yang disubsidi Pemerintah". pungkasnya.


Adapun daerah yang menjadi rayon Bulog Sub Dirve Lampura ialah Kabupaten Lampung Utara, Way Kanan, Lampung Barat dan Kabupaten Pesisir Barat.


(*BERKHIN*)

[caption id="attachment_1153" align="aligncenter" width="660"] Bupati Lampung Utara H. Agung Ilmu Mangkunegara saat menyerahkan Petikan SK CPNS, Rabu (21/6/17).[/caption]

BlogGua CN, Lampung Utara - Ratusan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Kementrian Kesehatan dan Tenaga Harian Lepas-Tenaga Bantu (THL-TB) Penyuluhan Pertanian Kementerian Pertanian akhirnya menerima petikan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), penyerahan petikan SK secara simbolis diberikan oleh Bupati di aula Tapis pemda, Rabu (21/6/2017).


Dimana dari 137 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang telah menerima petikan SK CPNS, sebelumnya bekerja sebagai Bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berjumlah 126 orang dan Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu (THL-TB) pada Penyuluhan Pertanian Kementerian Pertanian berjumlah 11 orang.


Bupati H.Agung Ilmu Mangkunegara berpesan, agar para CPNS yang baru dilantik untuk dapat mengemaban amanah yang telah diberikan, tentunya dengan melaksanakan disipliner pegawai sesuai dengan tupoksinya.


"Mudah-mudaan mereka (CPNS) bisa menjadi pegawai yang baik dengan melakukan tugas-tugas pokok mereka selaku calon pegawai negri sipil, seperti masuk tepat waktu dan pulang tepat waktu serta bisa menjadi contoh yang baik untuk pegawai-pegawai yang lainnya", kata Agung, dalam sambutanya.


(*MUSA*)

[caption id="attachment_1150" align="aligncenter" width="660"] Irwan Suteja (2 dari kanan), Kasi Angkutan, Selasa (20/6/17)[/caption]

BlogGua CN, Tanggamus --- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tanggamus mendirikan Posko Komando Taktis (Poskotis) dan Rest Area yang diperuntukkan kepada para pemudik di hari raya Idul Fitri 1438 Hijriyah, saat melintas di Jalan lintas barat (Jalinbar) Sumatera, Tanggamus.


Menurut Kepala Dishub Razi Azanisyah melalui Kasi Angkutan Irwan Suteja, Poskotis Dishub tersebut sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat, terutama kepada para pengguna jalan raya lintas barat (Jalinbar) menjelang dan sesudah lebaran Idul Fitri. Dimana pada saat-saat lebaran hari raya Idul Fitri intensitas lalu lintas Jalinbar makin padat dan ramai.


Kondisi seperti ini, sangat rawan terjadinya kecelakaan fatal, bahkan tidak jarang kondisi seperti ini juga di mamfaatkan oleh pelaku kriminal, untuk itu perlu adanya pengawasan melalui patroli rutin dan Posko yang stand bye dua puluh empat jam.


"Maka sebagai bentuk kepedulian sekaligus sebagai rasa tanggung jawab kepada pengendara yang melintasi jalinbar ini, maka kami dirikan poskotis dishub. Yang mana pengendara, terutama para pemudik lebaran, akan merasa aman dan nyaman dengan keberadaan poskotis kami, yang mana kami juga menyediakan lapangan halaman kantor dishub sebagai rest area bagi mobil atau bus serta motor pemudik," kata Irwan, saat berada di Poskotis Dishub yang berlokasi di Jalinbar Pekon Kotaagung Kampung, Kecamatan Kotaagung, Selasa (20/6).


Irwan menerangkan, selain melayani pemudik dengan menyiapkan rest area, juga disediakan minuman gratis seperti teh dan kopj, kemudian juga disiapkan 3 unit kendaraan taktis patroli serta satu unit bus dan kendaraan skylight, yang gunanya jika terjadi kerusakan pada penerangan lampu jalan umum.


"Dalam poskotis ini kami siapkan kasur beserta bantal bantal, supaya para pemudik yang kelelahan bisa beristirahat. Dan juga kami siapkan mobil patroli yang berpatroli dua puluh empat jam, mobil patroli ini akan mengantarkan pemudik jika lupa atau belum faham alamat yang dituju. Kami juga sediakan bus, jika ada kerusakan pada bus yang mengangkut pemudik, semua ini sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab Pemkab Tanggamus dan Dishub kepada pengendara jalinbar," terangnya.


Irwan menambahkan, adapun personil yang diturunkan dalam pengamanan Jalinbar pada libur hari raya dan lubur sekolah tahun 2017 ini sebanyak 89 orang personil, yang terdiri dari 65 personil lapangan dan 24 orang koordinator.


"Khusus di poskotis Dishub ini ada 12 orang personil yang standbye 24 jam, selebihnya tergabung dalam poskotis gabungan pemkab, Polres dan TNI. Bagi pemudik atau masyarakat yang membutuhkan keterangan, ataupun ada kendala di perjalanan di Jalinbar Tanggamus kami membuka call center nomor 082373377617, silahkan hubungi nomor ini," pungkasnya.


(*RUDI*)

BlogGua CN, Lampung Utara - Mewakili Hi. Sri Widodo, 4 tokoh adat di Lampung Utara yakni Imronsyah gelar Tuan Pujian Suttan tokoh adat Pungguk Abung Timur, Nasir Husin gelar Sunan Mangkubumi dan Amirudin gelar Raja Mangku tokoh adat Mulang Maya, Kotabumi Selatan serta Aswinda gelar Suttan Yang Tuan tokoh adat Pekurun Marga Selagai, sudah mengambil formulir pendaftaran bakal calon wakil bupati (bacawabup) pada DPC Partai Hanura Lampung Utara (Lampura), Selasa (20/6/2017) sekitar pukul 10.30 WIB.


Ke-empat tokoh adat yang saat itu mengenakan pakaian adat Lampung di DPC Hanura Lampura disambut baik oleh Ketua Panitia Penjaringan Halim Zikrillah yang didampingi sekretarisnya Yuman Erhan. Ditempat itu mereka menyampaikan maksud kedatangannya. Yakni, mewakili Sri Widodo yang juga merupakan ketua DPD Partai Hanura Lampung untuk mengambil formulir. "Kami datang mewakili bapak Sri Widodo untuk mengambil formulir calon wakil bupati." Ujar Imronsyah seraya menunjukan Surat Kuasa.


Ketua panitia penjaringan, Halim lantas memeriksa keabsahan Surat Kuasa itu. Kemudian menyerahkan formulir pendaftaran balonwabup kepada Imronsyah. Dilanjutkan kemudian dengan penjelasan yang berhubungan dengan formulir tersebut. Disampaikan pula bahwa jadwal pngembalian formulir mulai 5-12 Juli mendatang. "Namun saat pengembalian formulir tidak boleh berwakil karena bakal calon harus menyampaikan visi dan misinya," jelas Halim
Usai mendaftar kepada sejumlah wartawan Imronsyah mengatakan, sengaja mereka hadir kesekretariat Partai Hanura dengan mengenakan pakaian adat Lampung. Selain untuk mengambil formulir mereka juga ingin menunjukan bahwa masyarakat adat juga mendukung Sri Widodo untuk kembali menjadi wakil bupati Lampura.


Mereka berharap jabatan wakil bupati Lampura kembali dipegang Sri Widodo. Sebab selama mendampingi Agung Ilmu Mangkunegara, pasangan ini dinilai mampu menjadikan Lampura lebih baik lagi. "Kami berharap pak Widodo dapat kembali menjadi wakil bupati. Kami juga mendukung penuh pencalonan beliau," kata Imron.


Dalam kesempatan itu Imron juga berharap panitia penjaringan dapat secara obyektif melakukan penilaian. Terlebih memang Sri Widodo merupakan kader Partai Hanura yang saat ini tengah menjabat Ketua DPD Partai Hanura Lampung. "Kami yakin dan percaya panitia penjaringan dapat obyektif, apalagi pak Widodo ketua Partai Hanura Lampung." Pungkanya.


(*BERKHIN*)

[caption id="attachment_1143" align="aligncenter" width="660"] Drs. Tamanuri, MM (Anggota DPR-RI)[/caption]

BlogGua CN, Lampung Utara – Mencuatnya beras sejahrera (Rastra) tak layak konsumsi yang disediakan oleh Bulog Sub Drive Lampung Utara untuk masyarakat miskin, mendapat sorotan dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Drs. Tamanuri, MM. Ketika melakukan kunjungan kerja tahunan di Kecamatan Sungkai Selatan, Lampung Utara (20/6/2017).


Tamanuri mengatakan, sebaiknya masyarakat yang mendapat beras tak layak kosumsi untuk segera mengembalikan kepihak Bulog, jangan sampai ketika dikonsumsi masyarakat justru mengalami sakit dan berakibat fatal.


”Masyarakat harus kembalikan lagi beras Rastra yang tidak layak konsumsi tersebut. Jangan mau diterima itu tidak boleh seperti itu. Pemerintah memberikan bantuan beras itu untuk membantu dan mensejahterakan masyrakatnya. Jangan karena beras tidak layak konsumsi itu masyarakat jadi sakit, ini kan tidak boleh. Kan jadi masalah itu, harus dikembalikan lagi". Cetus Tamanuri, saat dikonfirmasi usai kujungan kerjanya.


Terkait hal tersebut, Tamanuri berpesan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Lampung Utara, untuk segera menindaklanjuti persoalan itu sampai tuntas. Wakil rakyat harus mampu mendengarkan aspirasi rakyatnya. Kalau sudah mendengar keluhan masyarakat mengenai beras Rastra tidak layak konsumsi seharusnya wakil rakyat di Lampura harus berteriak.


"Hal seperti itu masak harus DPR-RI yang mengurusnya. Kan masih ada DPRD Lampura dan mereka harus berteriak memperjuangkan hak rakyat. Mereka kan dipilih oleh rakyat, kalau tidak mampu ya pulang kembali jadi rakyat". sindir Tamanuri sambil tersenyum.


(*BERKHIN*)

[caption id="attachment_1140" align="aligncenter" width="660"] Assiten II H. Fahrizal Ismail saat memimpin rapat persiapan Harganas, Selasa (20/6/2017)[/caption]

BlogGua CN, Lampung Utara - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara menggelar rapat persiapan Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang akan dilaksanakan pada tanggal 13 Juli hingga 15 Juli 2017 mendatang di Way Halim. Rapat yang dipimpin langsung oleh Asisten II Pemkab Lampura H. Farizal Ismail dihadiri Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Darah (Bappeda) Syahrizal Adhar beserta Kepala Bidang dan Dinas Keluarga Berencana(KB).


"Rapat ini kita gelar tidak hanya membahas persiapan apa saja yang akan dilakukan oleh pihak KB. Tetapi juga harus mempersiapkan anjungan Lampung Utara. Untuk itu kita butuhkan peran serta Bappeda dalam persiapan ini". kata Fahrizal Ismail, Selasa (20/6/2017).


Dilanjut Fahrizal, acara yang diadakan secara Nasional itu tentunya akan disaksikan dan dikunjungi banyak orang. Untuk itu akan dibuat hal-hal yang berbeda, mulai dari cara penyambutan di Anjungan Lampura yang disambut langsung oleh mulei menganai. Kemudian disi dengan penampilan gitar klasik Lampung, penjelasan tentang profil Kabupaten Lampura dan program-porgram apa saja yang ada di Lampura akan ditampilkan saat Harganas nantinya. "Dalam Harganas itukan setiap Kabupaten disiapkan stan khusus. Jadi kita dari Lampura akan menonjolkan program-program KB tentang apa saja yang sudah berjalan di Lampura". terangnya.


Fahrizal menambahkan, dalam Harganas itu juga ada produk lain yang akan ditonjolkan. Mulai dari pembinaan Usaha Kecil Mikro Menengah. Mulai dari kopi pinang khas Lampura, pembuatan kain batik, kain tapis khas Lampura serta ada satu makanan yang juga nantinya akan ditonjolkan yani Beras Tiwul. "Pak Bupati Lampura Hi. Agung Ilmu Mangkunegara menginginkan kita mempersiapkan acara ini dengan matang. Sehingga masyarakat dan para peserta bisa berkunjung ke stan Kabupateb Lampura". pungkasnya.


(*MUSA*)

[caption id="attachment_1137" align="aligncenter" width="660"] Drs. Tamanuri, MM Saat bersosialisasi.[/caption]

BlogGua CN, Lampung Utara - Sosialisai Empat Pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yang merupakan program dari Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia kemabli dilaksanakan oleh Drs. Tamanuri,MM, anggota DPR RI dari dapil Lampung II, kali ini kegiatan itu dilakukan bersama masyarakt di Desa Ketapang Kecamatan Sungkai Selatan Lampung Utara.


Kegiatan ini merupakan satu kesatuan yang tidak lepas dari keinginan Drs. Tamanuri, MM untuk terus menyampaikan nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebelumya juga Tamanuri telah melakukan sejumlah sosialisasi dan serap aspirasi. Di dalam tugasnya sebagi wakil rakyat yang dipilih dari Dapil Lampung II. Tugas Legeslatifnya diaktualisasi untuk selalu berusaha mendengar langsung aspirasi masyarakat sehingga bisa mengemban amanah sebagai wakil rakyat yang selalu dekat dengan kehidupan masyarakat.


“Empat pilar yang kita sampaikan itu antaranya Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, Konsep Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta Bhineka Tunggal Ika. Hal itu perlu terus disosialisaikan kepada nmasyarakat, mengingat keberadaan 4 pilar merupakan landasan hidup masyarakt dari sabang sampai merauke”. Jelas Tamanuri, (17/6/2017) disela sela pidatonya.


Secara khusus dilanjut Tamanuri, tujuan kegiatan ini adalah sebagai pembelajaran bersama masyarakat ntuk lebih mendalami apa itu Pancasila dalam pendekatan historis, filosofis, serta pendekatan yuridis. Dimana UUD RI 1945 sebagai sebuah konstitusi juga bisa dipahami baik dari hakekat maupun implementasinya, termasuk proses perubahan yang terjadi. “Pada titik ini, harapan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya berkehidupan berbangsa dan bernegara agar sesuai dengan landasan 4 pilar yang ada”. Tambahnya.


Gubernur, DPRD Kabupaten/Kepala Daerah/Walikota, Kepala Desa atau yang setingkat. Suatu UU yang diduga bertentangan dengan UUD 1945, maka pengujiannya dilakukan oleh Mahkamah Konstitusi (MK). Sedangkan, suatu perundang-undangan di daerah UU yang diduga bertentangan dengan UUD 1945, pengujian nya di lakuakan oleh Mahkamah Agung (MA). ”Sosialisasi 4 pilar ini penting untuk memperkuat kehidupan berbangsa dan bernegara, seperti di ketahui banyak konflik terjadi di lingkngan Masyarakat. Untuk itu perlu diperkuat potensi integrasi bangsa yaitu dengan bergotong royong”. Pungkasnya.


(*BERKHIN*)

[caption id="attachment_1132" align="aligncenter" width="660"] Hi. Samsul Hadi M.Pdi Wabup Tanggamus, Selasa (20/6/17).[/caption]

BlogGua CN, Tanggamus -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus mengizinkan kendaraan dinas dipakai untuk transportasi mudik hari Raya Idul Fitri 1438 hijriyah mendatang 20/06/17. Pernyataan menggembirakan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkup Pemkab Tanggamus yang memegang randis ini, dikatakan langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Hi Samsul Hadi, M.Pd.I. beberapa waktu lalu.


Menurut Samsul Hadi, seyogyanya kendaraan dinas di manfaatkan untuk mudik oleh pegawai yang memegang randis. Karena keamanan randis akan lebih terjamin, dibandingkan jika ditinggalkan di rumah atau di kantor yang kondisinya kosong tak berpenghuni saat libur hari raya.


"Bolehlah, ga apa-apa di izinkan membawa randis untuk mudik lebaran, asal dijaga. Karena randis tersebut jika di tinggal dirumah atau dikantor siapa yang tunggu," kata Samsul Hadi,


Samsul Hadi menambahkan, walaupun di izinkannya randis dibawa mudik hari raya Idul Fitri, namun yang menggunakannya yaitu pegawai pemegang randis harus lebih memperhatikan randisnya. Jangan sampai sibuk hari raya, randis tidak diperhatikan perawatannya, sehingga saat pulang mudik randis rusak.


"Kemudian bahan bakar harus ditanggung sendiri, jangan menggunakan surat perintah perjalanan dinas atau sppd, apabila ada kerusakan randis atau hilang ya harus diganti, jadi jangan seenaknya," imbuhnya.


Diketahui, kebijakan Wabup Tanggamus Hi Samsul Hadi, M.Pd.I ini bertolakan dengan instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di Istana Kepresidenan belum lama ini, dimana Mendagri telah mengimbau kepala daerah, agar tegas menertibkan pegawai negeri yang menggunakan mobil dinas untuk keperluan pribadi, salah satunya untuk mudik Lebaran.


Kemudian untuk diketahui juga, kebijakan larangan juga terdapat dalam Peraturan MenPAN RB Nomor 87 Tahun 2005 tentang Pedoman Peningkatan Pelaksanaan Efisiensi, Penghematan dan Disiplin Kerja.


(*RUDI*)

[caption id="attachment_1128" align="aligncenter" width="660"] Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili (tengah) didampingi seluruh jajaran. Senin (19/6/17)[/caption]

BlogGua CN, Tanggamus - Polres Tanggamus Gelar Jumpa Pers kepada awak media terkait Hasil Oprasi Cempaka selama bulan puasa hingga jelang hari Raya Idul Fitri. Dalam oprasi ini 60 tersangka berhasil diamankan yang digelar Kapolres Tanggamus beserta seluruh jajaran polsek.


Menurut Kapolres AKBP Alfis Suhaili didampingi Kabag Operasi Kompol Aditya dan Kasatreskrim AKP Hendra Saputra, dari semua tersangka kasus yang paling banyak adalah kasus perjudian, dari mulai judi koprok sampai sabung ayam. Mereka hampir ada di seluruh polsek. "Ternyata perjudian masih menjadi perilaku yang banyak dilakukan oleh masyarakat baik di Tanggamus dan Pringsewu. Ini harus ditindak dan pandangan mereka harus dirubah karena merugikan diri sendiri," ujarnya, Senin (19/6).


Ia mengaku semestinya masyarakat dan khususnya para tersangka bisa mencari kesibukan atau pekerjaan yang lain daripada sekedar berjudi. Sebab selain merugikan diri sendiri perilaku tersebut melanggar hukum. Dari kasus perjudian yang masuk daftar target operasi ada 12 tersangka dengan barang bukti di antaranya, dua terpal, dua buku rekap pemain, satu gelanggang (geber), satu set dadu koprok, tujuh ekor ayam beserta empat kandang dan keranjang ayam, busa untuk memandikan ayam.


Kemudian tersangka yang non target operasi dalam kasus judi sebanyak 21 orang. Dengan barang bukti satu set peralatan judi koprok, satu tukar, satu ambal, kartu remi lima unit, dua ember, lima ekor ayam. Maka total tersangka kasus perjudian 33 orang. Bagi mereka dijerat pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara dan denda Rp 15 juta.


"Selain perjudian, selama Operasi Cempaka anggota kami juga berhasil mengamankan tersangka kasus premanisme dua orang, prostitusi tiga orang dan kejahatan jalanan satu orang. Semua itu masuk dalam daftar target operasi. Barang bukti yang disita antara lain sepeda motor Kawasaki Ninja, uang tunai total Rp 973.000," terang Alfis.


Di luar itu ada tersangka yang tidak masuk target operasi namun dalam masa Operasi Cempaka melakukan tindak kriminal dan berhasil ditangkap. Mereka berjumlah 21 orang, rinciannya kasus pencurian dengan kekerasan dua tersangka, premanisme lima orang, minuman keras 14 tersangka. Kemudian berhasil disita satu senjata api rakitan jenis revolver serta empat peluru, senjata tajam, mobil satu unit, sepeda motor satu unit, minuman keras berbagai merek sebanyak 149 botol, petasan 8.463 buah berbagai merek, uang tunai total Rp 900.000, 11 ponsel berbagai merek, makanan dan minuman kadaluarsa.


"Operasi Cempaka sengaja digelar selama bulan puasa dan mendekati Idul Fitri tujuannya untuk menciptakan kondisi yang aman terhadap masyarakat dalam jalankan ibadah. Selama itu tidak muncul dan berkembang tindakan yang menjadi penyakit masyarakat. Kemudian membuat keamanan untuk Idul Fitri sehingga diharapkan saat itu tindak kriminal terminimalisir," ujar Alfis.


(*RUDI*)

BlogGua CN, Tanggamus - Hj Dewi Handajani, SE, MM menggelar Gebyar Ramadhan 1438 Hijriyah tahun 2017 Masehi. Dalam gebyar ramadhan ini di perlombakan beberapa kategori lomba bernuansa islam seperti lomba Pildacil, Adzan dan Tahfidz Aur'an Juz 30 tingkat anak usia 5-6 tahun dan 7-13 tahun.


Kegiatan Gebyar Ramadhan berlangsung di pelataran Masjid Jami Al-Islah Pasar Madang, Kecamatan Kotaagung, Tanggamus selama Dua hari yakni Minggu (18/6) dan Senin (19/6).


Dalam sambutannya yang sekaligus menutup kegiatan Gebyar Ramadhan, Dewi Handajani mengatakan, kegiatan tersebut memang dikhususkan untuk anak-anak usia dini yang bertujuan guna memotivasi anak-anak tersebut untuk terus mengasah diri dalam berkreatifitas, utamanya dibidang islami.


"Memang kegiatan ini terlaksana dengan waktu yang sangat singkat, sehingga mungkin banyak peserta yang kurang maksimal dalam persiapan. Tapi Saya ingin kegiatan seperti ini berkesinambungan dan kita selenggarakan lebih meriah lagi dan bagi. Kemudia bagi peserta yang menjadi pemenang agar terus meningkatkan prestasinya, sehingga bisa menjadi perwakilan Kabupaten Tanggamus kedepan," katanya.


Dewi Handajani menambahkan, kegiatan ini dalam rangka untuk lebih menyemarakkan bulan suci Ramadhan, dengan kegiatan-kegiatan bernuansa islami.


"Momen bulan suci Ramadhan ini, kita isi dengan kegiatan bernuansa islami, agar ibadah puasa kita semakin bernilai dan dengan kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai pemacu semangat anak-anak, untuk terus belajar membaca Alqur' an dengan baik dan benar, begitu juga cara adzan yang khusuk," papar Bunda Dewi, sapaan akrabnya.


Saat dikonfirmasi atas pencalonan dirinya sebagai Cabup di PDIP Tanggamus, Dewi Handajani menyatakan sangat optimis akan diusung partai, karena dirinya merupakan kader murni dari partai tersebut. Namun untuk kepastian apakah dirinya akan diusung PDIP Tanggamus, tentu ada proses dan mskanisme partai yang harus dilalui.


"Bunda mengikuti mekanisme partai, tapi Bunda optimis, karena sekarang kan Bunda sebagai sekretaris DPC PDIP Tanggamus dan Bunda yakin partai akan mengusung kader murni, tapi tetap kembali kepada mekanisme partai," terang Dewi Handajani, calon Bupati (Cabup) Tanggamus periode 2018-2023 mendatang.


Diketahui dalam lomba Gebyar Ramadhan, juara Pildacil Putri, Rafa Laudya dan Pildacil Putra, M Zikri, kemudian Juara Azan Ikbal dan juara tahfiz Carel.


(*RUDI*)

[caption id="attachment_1122" align="aligncenter" width="660"] AKBP. Suratno, Kepala Satpol-pp Lampung Utara, Senin, (19/6/17).[/caption]

BlogGua CN, Lampung Utara - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Lampung utara meningkatkan kegiatan patroli wilayah menjelang lebaran, hari raya Idul Fitri 1438 H. Dalam rangka menciptakan situasi terhadap gangguan keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang bekerjasama dengan porles Lampung Utara dan Kodim 0412.


"Akhir-akhir ini menjelang lebaran, kriminalitas yang terjadi di wilayah Lampung Utara cukup meningkat, maka atas instruksi bapak bupati agar di adakan-nya patroli" tegas Suratno, Kepala Satuan Pol-PP, Lampung Utara.


Untuk itu lanjut Kasat, anggota Satpol-PP, PORLI dan TNI melaksanakan patroli bersama ketitik-titik rawan gangguan kamtibmas yang sudah di mulai sejak hari Kamis 15 Juni hingga 24 juni 2017, Dengan beranggotakan sebanyak 20 personil anggota Satpol-PP yang di bagi menjadi 2 team dan beberapa anggota Satpol-PP juga di tempatkan dijalan-jalan untuk mengantisipasi kemacetan menjelang lebaran. “untuk posko-posko sendiri Satpol-PP juga menempatkan anggotanya", Tambah suratno.


Sementara itu, untuk patroli yang sudah berjalan saat ini ada dibeberapa wilayah Kecamatan, diantaranya Kecamatan Abung Surakarta, Abung timur, Abung Barat dan Kecmatan Abung Pekurun. Adapun hasil dalam beberapa hari patroli pihaknya tidak menemukan hal-hal yang mencurigakan. “dari hari pertama dilakukannya patroli tersebut sampe sekarang belum di temukan hal-hal mencurigakan, patroli yang dimulai dari jam 16.00 WIB dengan menggunakan kendaraan roda 2, hal ini agar lebih mudah menjangkau seluruh titik rawan di berbgai plosok wilayah”. paparnya.


Himbauan Kasat Pol-PP Lampura, "kepada masyarakat, agar terus meningkatkan kewaspadaan atas meningkatnya kriminalitas yang terjadi dan terus kembali meningkatkan peran poskamling atau ronda malam, kemudian apabila di temukan hal-hal yang mencurigakan segera mungkin untuk melapor ke pihak berwajib terdekat".


(*MUSA*)

[caption id="attachment_1119" align="aligncenter" width="660"] Aris Tama, Ketua PMII Cabang Kotabumi, Senin, (19/6/17)[/caption]

Bloggua CN, Lampung Utara – Ketua Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Lampung Utara Aris Tama, pada prinsipnya sangat mendukung akan langkah DPRD setempat, dalam menyikapi persoalan ditemukanya beras tak layak konsumsi, pengoplosan dan juga pengurangan jumlah yang disalurkan oleh oknum Badan Urusan Logistik (Bulog) kepada masyarakat miskin di lingkungan Bulog Sub Drive Lampung Utara beberapa waktu lalu.


Selaku ketua organisasi dirinya juga berperan sebagai pengingat segala bentuk kegiatan yang dilakukan Pemerintahan maupun pihak-pihak lainnya. Untuk itu, dalam menyikapi persoalan tersebut ia mengaku miris. Karena hal itu menyangkut akan kepentingan masyarakat banyak.


“Terimakasih dengan media, saya juga sebagai mahasiswa dan selaku kontrol sosial. Tugas kami mengingatkan baik dia pemerintah dan lainya. Selaku pemuda kami memberikan Pekerjaan Rumah (PR) kepada Bulog agar tidak lagi melakukan hal-hal yang dapat merugikan seperti penyimpangan”. Ujar Aris, saat dikonfirmasi, (19/6/2017).


Selaku pemuda dirinya mengaku sangat kecewa dengan kejadian seperti itu, karena Bulog memiliki peran penting didalam kesejahteraan masyarakat dan sangat diharapkan khususnya masyarakat kecil (miskin) dalam hal penyaluran program yang dibentuk pemerintah untuk masyarakat kurang mampu yang saat ini dikenal dengan sebutan program Rakyat Sejahtera (RASTRA).


“Kami juga gelisah dengan hal ini dan akan kita sikapi dengan melakukan rapat interen dengan sekretariat” tambahnya.


Terkait langkah pihak DPRD setempat, Aris mengatakan bahwa, pihaknya sangat mendukung akan upaya DPRD, tentunya semua hal dan persoalan harus dilihat dengan arif dan bijaksana.


“selaku organisasi kepemudaaan, iya kami mendukung langkah itu, tetapi jika Badan Urusan Logistik (Bulog) juga tidak ditemukan adanya permasalahan. Itu harus kita dukung juga”. Pungkasnya.


(*BERKHIN*)

[caption id="attachment_1115" align="aligncenter" width="660"] Sekretaris NU Lampung Utara Agus Toni, S.Ag[/caption]

BlogGua CN, Lampung Utara – Melihat kondisi negatif atas tindakan yang diduga telah dilakukan oleh oknum Bulog Sub Driver Lampung Utara terkait beras Rastra, Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Lampung Utara KH. Sonhaji Aziz.S.Pdi yang diwakili oleh Sekretaris NU Agus Toni.S.Ag angkat bicara. Pihaknya menilai bahwa telah terjadi kelalaian dalam menjalankan sebuah amanah yang diberikan kepada pejabat di lingkup Bulog.


Agus menyatakan, atas persoalan yang kini menerpa pihak Bulog dan sebagai wadah pangan (Bulog) yang memang sudah mengeluarkan pernyataan atau pengakuan adanya sebuah permasalahan. Sebaiknya dilakukan pergantian atau pembenahan agar lebih baik lagi dan yang paling penting adalah tidak terulang lagi tentang kejadian serupa dikemudian hari.


“Tugas kita kalau memang sudah "seperti itu (pengakuan dari Bulog)" berarti mereka mengakui. Kalau masukan dari kita (NU). Kalau memang bisa organisasinya itu dibenahi ya dibenahi, kalau harus di ganti pejabatnya ya diganti dan yang jelas harapan kita kedepan jangan terulang lagi kejadian seperti itu. Karena dapat merugikan masyarakat kecil. Sudah miskin, dapat beras tak layakkan kasihan”. Tanggapan Agus Toni Sekretaris NU Cabang Lampura, saat dikonfirmasi di kantornya, (19/6/2017).


Minimal dengan kejadian ini menurut Agus, harus ada tindakan dari pihak Pembkab dan Bulog setempat guna membuat sok terapi terhadap oknum bulog sub drive Lampura, dimana saat ini sudah umum diketahui ada beberapa cara untuk membuat sok terapi, diantaranya yaitu bisa berupa teguran lisan, tertulis atau pemecatan sehingga dapat menimbulkan efek jera bagi para oknum Bulog yang sudah menyalahi aturan dan tidak menjalankan amanah  jabatan dengan baik. “Karena setiap manusia inikan harus di ingatkan. Kalau disitu-situ saja (tidak ada sok terapi) ya hanya kata maaf lalu selesai urusan. Dukungan moral bisa saja dengan cara dipindahkan atau gimana. sehingga ada sok terapinya”. Tambah Agus.


Mengenai langkah Wakil Rakyat dalam hal ini pihak Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Utara, dirinya sangat mendukung langkah-langkah yang akan diambil oleh DPRD setempat. Karena dalam menyikapi sebuah persoalan, Wakil Ratyat tidak akan semena-mena dan tentu semua ada mekanismenya.


“kalau wakil rakyat sudah seperti itukan artinya sudah mewakili masyarakat, dan mereka juga kalau bekerja pasti ada dasarnya dan melakukan chek and richek dulu. Kalau memang harus dibawa keranah hukum ya dibawa keranah hukum. Kalau memang dia sebatas administrasi ya administrasi dan yang jelas sebagai ormas Islam kita mendukung apa yang dilakukan oleh pihak DPRD”. Lanjut dia.


Masih lanjut Agus, dalam menyikapi persoalan oknum bulog yang telah berani menyalahi wewenangnya, itu ada dan telah tertuang didalam Surat An-Nisa ayat 58, dimana arti dalam surat itu berbunyi ‘Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat’.


(*BERKHIN*)

BlogGua CN, Tanggamus - Tim penjaringan Bakal Calon Bupati (Balonbup) dan Wakil Bupati (Balonwabup) periode 2018-2023 DPC Partai Perrsatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Tanggamus resmi menutup masa pengembalian formulir berkas pendaptaran calon, Sabtu (17/6) pukul 17.00 Wib.


Telah diketahui dari 12 orang yang mengambil berkas formulir sampai hari terakhir pendaftaran, Sabtu, 17/6/2017 hanya 9 (sembilan) Balon yang mengembalikan formulir berkas pendaftaran kepada tim penjaringan Balonbup dan Balonwabup PPP Tanggamus. Adapun ke 9 Balon yang mengembalikan berkas terdiri dari 5 Balonbup dan 4 nya lagi Balonwabup.


Ke 4 Balonbup yakni Samsul Hadi sebagai petahana, Dewi Handajani, Darusalam, Nuzul Irsan dan Tedy Kurniawan, kemudian 4 Balonwabup yakni KRT Setyo AP, Pandu, A Syafi'i dan Jukman Effendi.


Ketua Tim Penjaringan DPC PPP Tanggamus Jukman Effendi yang juga mendaftar sebagai Balonwabup didampingi sekretaris Irsi Jaya, Wakil Ketua Wani Salafindo, Ketua Bapilu Zonedy, dan Bendahara Susilawati mengatakan, ada beberapa Balon yang mengembalikan berkas dengan berwakil, padahal sesuai aturan penjaringan tidak boleh berwakil, kecuali ada keterangan jelas dan bersifat darurat.


'Tapi yang berwakil ini semuanya mempunyai alasan jelas yang memang sifatnya keperluan urgent, hingga tidak bisa hadir saat pengembalian berkas. Untuk balonbup yang berwakil adalah Darusallam alasannya ada kepentingan yang sangat mendesak, sehingga tidak bisa mengantar berkas, kemudian balonwabup Pandu ada keperluan menjenguk keluarga dekat sakit, Nuzul Irsan juga ada keperluan mendesak. Nah memang yang berwakil kita berikan konpensasi, akan tetapi si calon tetap harus datang sendiri besok atau sampai Selasa (20/6) menghadap kami, karena ada hal yang harus kami tanyakan kepada mereka," katanya, Sabtu (17/6).


Sementara itu, Irsi Jaya menambahkan, selanjutnya mulai Rabu (21/6) berkas para calon akan di verifikasi oleh tim verifikasi, apa bila berkas lolos ditahapan ini, maka tahap selanjutnya para calon akan disurvey tingkat elektabilitasnya di tengah masyarakat.


"Tapi kita juga melihat visi misi calon, kemudian harus selaras dengan visi misi PPP yang berazaskan islam. Perlu diketahui untuk menentukan calon, baik calon Bupati ataupun calon Wakil Bupati periode 2018-2023 dari DPC PPP Tanggamus yang berwenang penuh adalah DPC PPP Tanggamus, karena kami ingin totalitas untuk memenangkan calon kami, oleh karena itu calon kami yang menentukan, tidak ada campur tangan DPW ataupun DPP PPP," katanya.


Adapun optimistis PPP Tanggamus memenangkan kembali pilkada 2018, berdasarkan kursi Dewan yang dimilikinya, yakni 4 kursi, kemudian kepengurusan Partai sampai tingkat Pekon memang terbentuk, bukannya pengurus fiktif.


"Kami optimis PPP Tanggamus kembali berjaya seperti pilkada-pilkada lalu yang selalu memenangkan calon walau berkoalisi. Optimistis kami memenangkan pilkada 2018 mendatang, karena kepengurusan yang solid sampai tingkat Pekon atau anak ranting, yang istilah kepengurusan sampai akar rumput," katanya.


(*RUDI*)

BlogGua CN, Tanggamus -- Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) DR. (HC) Zulkifli Hasan, SE,MM Mengintruksikan agar kader Partai Amanat Nasional (PAN) menjadi pelopor persatuan NKRI.


Zulkifli Hasan menegaskan, agar masyarakat jangan pernah ada lagi keributan masalah suku atau apapun itu yang akan memecah belah persatuan NKRI, kita harus saling menghormati dan saling menghargai. Kita Tingkatkan kebersamaan, galakkan kembali kegiatan gotong-royong serta selalu pupuk rasa tolong-menolong terhadap sesama.


"Ya, kita sebagai kader-kader PAN harus menjadi pelopor persatuan, pelopor NKRI, jangan ada lagi ribut-ribut masalah suku, saling hormat-menghormati, saling menghargai, giatkan gotong royong dan tolong menolong kepada sesama," kata Zulkifli Hasan, Sabtu (17/06/2017), usai menghadiri kegiatan dialog empat pilar kebangsaan bersama masyarakat peduli Tanggamus, yang digelar oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kabupaten Tanggamus.


Terkait menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Tanggamus tahun 2018- 2023 mendatang, Zulkifli Hasan menyatakan, kembali lagi kepada mekanisme partai, yaitu DPD PAN Tanggamus. Karena memang ada beberapa nama kader PAN Tanggamus yang akan berkiprah meramaikan pesta demokrasi Tanggamus nanti, yaitu Tedy Kurniawan sebagai bakal calon (Balon) Bupati, Joko Santoso sebagai Balon Bupati, dan Rusli Shoheh.


"Calon kita ada tiga nih, ada Tedi, Joko dan Rusli, untuk siapa yang diusung tinggal mereka rapat, siapa yang populer di masyarakat Tanggamus," ujarnya.


Zulkifli Hasan menghimbau masyarakat Tanggamus ketika menyikapi situasi saat ini dan saat Pilkada Tanggamus tahun 2018 mendatang, harus tetap menjaga persatuan, keamanan dan kondusif.


"Pilihan boleh berbeda, partai boleh berbeda, tapi kita harus tetap menjaga persatuan, jangan pilkada membuat kita saling ribut, jaga persatuan, itu pesan Saya," himbau Zulkifli Hasan.


Sementara itu, Dua balon Bupati yang dipersiapkan DPD PAN Tanggamus yang telah mendapatkan restu Zulkifli Hasan, yakni Tedi Kurniawan dan Joko Santoso, keduanya menyatakan siap maju sebagai balon Bupati Tanggamus periode 2018-2023 jika diusung PAN Tanggamus. Keduanya mempunyai cita-cita dan visi misi yang sama yaitu ingin lebih mensejahterakan rakyat Tanggamus dengan menggali pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor yang belum maksimal bahkan ada yang masih belum tergarap, seperti pajak perkebunan, pariwisata dan industri maritim yang harus diwujudkan.


Diketahui dalam kegiatan dialog empat pilar yang digelar DPD PAN Tanggamus tersebut, hadir para petinggi PAN Pusat, Provinsi dan juga dari DPD PAN Tanggamus, yang mana dari Pusat selain Zulkifli Hasan sebagai Ketua DPP PAN, juga hadir Wakil Ketua DPP PAN Edi, kemudian dari PAN Provinsi, yaitu Ketua DPW PAN Provinsi Lampung Bachtiar Basri yang juga wakil Gubernur Lampung, Sementara itu dari DPD PAN Tanggamus hadir Ketuanya Tedi Kurniawan yang berencana maju sebagai balon Bupati, Sekretaris Agus Suranto. Tampak hadir juga Joko Santoso anggota DPRD Provinsi Lampung yang juga berencana menjadi Balon Bupati, Rusli Shoheh dan sekitar 600 orang kader dan simpatisan PAN Se-Tanggamus.


(*RUDI*)

BlogGua CN, Tanggamus - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Telah membuka tahapan pengembalian berkas Bakal Calon Bupati (BALONBUP) dan Bakal Calon Wakil Bupati (BALONWABUP ) periode 2018-2023 Kabupaten Tanggamus Pada tanggal 10 s.d 17 Juni 2017, tim penjaringan Partai hingga hari ini telah memasuki hari ke 6, sudah ada 2 orang balonbup/balonwabup yang sudah mengembalikan berkas pendaftaran (16/06/17).


Sebelumnya Petahana H. Samsul Hadi yang telah mengembalikan berkas di hari Senin kemarin sebagai Balonbup, Hari ini KRT Styo Anugrah Perkasa, mengembalikan berkas pendaftaran sebagai Balonbup kepada tim penjaringan di kantor sekertariat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang berlokasi di kecamatan Talang Padang dan di sambut oleh Sekertaris PPP Wani Salapindo dan tim penjaringan,


Saat memaparkan visi dan Misi-nya KRT Styo Nugraha mengungkapkan bahwa keadaan Tanggamus saat ini masih banyak yang harus di benahi dari setiap sektor, sehingga membuat dirinya sebagai putra asli daerah merasa terpanggil untuk membenahinya.


"Saya sebagai putra asli daerah, lahir di Tanggamus merasa terpanggil untuk membenahi Tanggamus di semua sektor terutama sektor Pariwisata dan Pembangunan. Kabupaten kita ini sangat melimpah dari hasil perkebunan dan perikanan, kedepan nanti apabila seorang pemimpin yang terpilih. Masyarakat tanggamus harus mempunyai kreasi dan cerdas agar bisa meningkatkan Pendapatan Daerah", Papar dia.


Kehadiran KRT Styo Anugrah Perkasa di dampingi oleh Efendi Yang bergelar Pangeran Bandar Marga, Pemuka adat Gunung Alip, ORMAS Dan rombongan simpatisannya.


Efendi ketua adat Gunung Alip menuturkan bahwa, saat ini masyarakat Kabupaten Tanggamus Membutuhkan Pemimpin yang bisa membawa perubahan karena menurutnya selama ini Tanggamus belum ada mengalami perubahan , "kami mencari pemimpin yang betul-betul bisa membangkitkan ekonomi dan membuat Tanggamus setara dengan Kabupaten yang lain hingga jauh lebih pesat perubahannya". Jelas Efendi.


Di sisi lain, Irsi Jaya seketaris penjaringan Partai PPP menjelaskan bukti keseriusan seorang Balonbup - Balonwabup dengan menyerahkan berkas Formulir pendaftaran ini secara langsung tanpa harus di wakilkan dengan alasan apapun.


"Berkas pendaftaran harus di serahkan secara langsung, karna itu salah satu bukti keseriusannya, kalau pun ada yang berhalangan harus ada klarifikasi sebelumnya", jelas Irsi.


Dengan total 12 Balonbup dan Balonwabup yang sudah mendaftarkan di partai PPP, yang terdiri dari lima Balonbup dan 7 Balonwabup hingga saat ini tercatat sudah 2 orang Balon yang telah mengembalikan berkas kepada Tim penjaringan partai PPP.


"Saat ini baru satu balonbup, dan satu balon cawabup yang telah mengembalikan berkas ke kita dan tadi telah datang utusan dari ibu Dewi Handajani bahwa besok beliau akan mengembalikan berkas", terang Irsi.


(*RUDI*)

[caption id="attachment_1097" align="aligncenter" width="660"] Suasana pemaparan pihak-pihak terkait kepada awak media, Jum'at (16/6/17)[/caption]

BlogGua CN, Lampung Utara - Keresahan yang terjadi belakangan ini, terkait ditemukannya beras sejahtera (rastra) berkualitas buruk ulah pengoplosan yang diduga akibat perbuatan oknum petugas Subdrive Bulog Lampura, Telah dilakukan pembahasan bersama pihak Bulog Subdrive oleh pemerintah setempat, sebagai bentuk mediasi guna mencari solusi atas beras Rastra tak layak konsumsi hasil temuan DPRD setempat. Jum'at (16/6/2017).


Pertemuan dihadiri oleh pihak bulog, asisten II dan Bagian Perekonomian yang berlangsung di dalam ruang asisten II Pemkab setempat. "Guntur, Kepala bulog sub drive Lampung Utara mengatakan, bahwa ia mengakui adanya beras dengan kualitas buruk di salah satu gudang bulog, menurutnya beras tersebut merupakan stok tahun 2016.


"Oeh karena itu, atas perintah bapak bupati Lampura, saya meminta kepada guntur kepala bulog, agar beras yang di salurkan kemasyarakat merupakan beras yang baru, dari pengadaan tahun 2017 yang berkualitas bagus". Ujar Fahrizal asisten II


"sesuai Standard Operating Procedure (SOP) apabila masih di temukan rastra yang kurang bagus atau masyarakat menerima rastra dengan kualitas buruk, bulog siap mengganti yang bagus dengan kualitas medium", Tegas Guntur


Masih lanjut Guntur kepala bulog menjelaskan "adanya beras dengan kualitas kurang bagus untuk rastra yang diterima sebagian masyarakat, hal itu di sebabkan beras yang di salurkan oleh bulog adalah beras stok tahun 2016 dengan kemasan 15 kg dan akan di gantian dengan beras stok 2017 dengan kemasan 50 kg yang berkualitas medium" paparnya.


(*MUSA*)

[caption id="attachment_1094" align="aligncenter" width="660"] Jumpa Pers BPJS Kesehatan Lampura, Kamis (15-6-17)[/caption]

BlogGua CN, Lampung Utara - Dengan tujuan untuk memudahkan pemudik dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang di perlukan, BPJS Kesehatan telah menempatkan beberapa posko Mudik lebaran tahun 2017, guna menyelenggarakan program mudik nyaman bersama BPJS kesehatan.


Posko mudik itu telah diadakan di 8 (delapan) titik seluruh wilayah diantaranya 3 titik posko di pelabuhan yaitu pelabuhan Merak Banten, Pelabuhan Gilimanuk Bali, Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar.


Kemudian 3 diterminal yaitu terminal Pulo Gebang, terminal Bungurasih Surabaya dan terminal Tirtonadi Surakarta. Sedangkan 2 titik posko lainnaya dipusatkan di kawasan stasiun, yaitu stasiun Bandung Jawa Barat Dan stasiun Yogyakarta, D.I Yogyakarta yang pelaksananya mulai aktif pada tanggal 21-24 juni 2017.


Diuraikan dr. Bellza Rizka Ananda M. Kes selaku kepala unit manajemen pelayanan kesehatan rujukan (MPKR) mewakili Kepala BPJS Mahmul Anyar, peserta BPJS Kesehatan yang sedang mudik lebaran tahun ini, dijamin akan memperoleh pelayanan kesehatan yang mudah, cepat dan sederhana.


"Peserta BPJS kesehatan yang sedang mudik dapat berobat di luar wilayah tanpa harus melapor kekantor cabang BPJS Kesehatan setempat, yaitu dengan mengunjungi posko mudik guna mendapatkan pelayanan kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan sederhana oleh petugas kesehatan". Jelas Dr.Bellza Rizka Ananta selaku Kepala Unit Manajemen Pelayanan Kesehatan Rujukan (MPKR), Kamis (15/6/2017).


Selanjutnya masih jelas Bellza, bagi peserta dalam kondisi emergency atau darurat peserta dapat langsung dilayani di ruang Instalasi IGD rumah sakit terdekat sesuai dengan ketentuan yang berlaku. "Pelayanan itu diberikan mulai dari 19 juni sampai 02 juli 2017. Dengan catatan fasilitas kesehatan tidak diperkenankan menarik iuran biaya dari peserta". Tambahnya, seraya katakan "jika peserta ingin mendapat informasi lebih lanjut dapat menghubungi ke 1500400". Jelas mba Tata, sapaan akrabnya.


Masih ditempat yang sama pihak Dinas Kesehatan Pemerintah setempat yang di hadiri oleh Dr. Wahyuni mengatakan, Adapun Rumah Sakit yang bekerja sama dengan BPJS kesehatan di Lampung Utara dibagi menjadi 3 yaitu, RS Umum Daerah Ryacudu Kotabumi, RS Handayani di Jl. Soekarno Hatta dan RS.M.Usuf di Kali Balangan. Ke 3 rumah sakit tersebut bisa di akses penduduk /masyarakat yang sedang mudik melintasi Lampung Utara untuk mendapat pelayanan kesehatan.


Terkait dengan program pemerintah daerah (pemda) Lampung Utara yang bekerjasama dengan pihak Kepolisian tentang pelayanan kesehatan mudik, dinas kesehatan sudah menyiapkan anggota kesehatan ditiap-tiap pos pengamanan (Pospam) yang tersebar diberberapa tempat, yaitu dipospam kali balangan, simpang propau, simpang wayrarem dan pospam di bukit kemuning.


‌"setiap pospam tidak hanya ada anggota kepolisian, tetapi akan disiapkan juga 3 orang anggota kesehatan yang dibagi menjadi 3 sip perhariannya. Masing-masing sip telah disiapkan 3 anggota kesehatan dan sepanjang jalur lintas akan ada puskesmas yang disiagakan selama 24 jam yaitu di Puskesmas Blambangan Pagar, Puskesmas Kotabumi II  dan Puskesmas Ogan 5. Kemudian selain di jalur lintas ada juga di jalur Negara Ratu tepatnya di Puskesmas Madukoro telah disiapkan juga pelayanan kesehatan 24 jam ". kata Drs. Wahyuni Kepala Bidang (kabid) Dinas Kesehatan Lampura.


(*MUSA*)

[caption id="attachment_1088" align="aligncenter" width="660"] Sumaidah, si Penjual Bawang dan Cabai, Rabu (14/6/17)[/caption]

BlogGua CN, Lampung Utara - Pada pertengahan ramadhan 1438H, harga beberapa kebutuhan pokok di pasar pagi Kotabumi belum ada kenaikan dan masih relatif stabil. Terutama minyak sayur, tepung, gula, telur dan cabai. Sementara yang mengalami penurunan drastis ialah harga bawang merah dan bawang putih.


"Untuk minyak goreng masih dijual dengan kisaran Rp.12.000 sampai 12.500 per liter, sementara tepung per kilo nya dari harga Rp.5.000 sampai Rp.5.500 ini masih setabil. Kalau gula kita jual masih biasa yaitu Rp.12.000 sampai dengan Rp.13.000 per kilo dan untuk Telur ayam perkilo masih kita hargai Rp.20. 000". Kata Hi. Marijo penjual di pasar pagi, Rabu (14/6/2017).


Ibu Sumaidah si penjual bawang dan cabai, dirinya mengaku agak sulit melakukan penjualan. Hal itu dikarenakan stok banyak namun peminat sepi, meski saat ini harganya relatif menurun.


Untuk harga bawang putih per kilo sebelumnya dibandrol sebesar Rp.48.000 namun kini hanya Rp.30.000 per kilo, atau turun sebesar Rp.18. 000. Begitu juga dengan harga bawang merah yang tadinya per kilo Rp. 20.000 kini menjadi Rp.15,000 per kilogram.


Untuk harga cabai merah dan jenis jengki, diwarung miliknya (Sumaidah) masih stabil yakni dijual dengan harga Rp.16.000/kg. Harga ini justru berbeda dengan harga Cabai Rawit asli yakni Rp.35.000/kg, itupun barangnya tidak laku dipasaran karena peminatnya hanya sedikit.


"Sama halnya seperti cabai, dalam sehari biasanya cabai kecil jenis jengki ini bisa habis terjual sebayak 50 kg, ini hanya 20 kg saja. Sepi sekarang ini, kayaknya musim paceklik". ujar bu Sumaidah.


Sedangkan untuk penjual beras, harganya masih terbilang normal yaitu Rp.9.000 per kilo, sementara beras kualitas super mengalami kenaikan dari harga Rp.12. 500 mencapai Rp.12.800 per kilo gram.


(*MUSA*)

[caption id="attachment_1083" align="aligncenter" width="660"] Tampak depan, Kantor DPRD Lampung Utara, Rabu (14/6/17).[/caption]

BlogGua CN, Lampung Utara - Menyikapi hasil hearing atas persoalan ratusan ton beras tak layak konsumsi di gudang Sub Drive Bulog Lampung Utara, pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) melalui Komisi II, belum membawa secara resmi persoalan itu keranah hukum. Langkah strategis yang diambil saat ini, masih menjadi pekerjaan rumah DPRD setempat.


Dikatakan Herman Mega selaku Ketua Komisi II DPRD Lampung Utara, dirinya tetap berkeinginan membawa persoalan itu kepada kepolisian Republik Indonesia dalam hal ini Polres Lampung Utara, namun semua itu wewenang Ketua Dewan, komisi II DPRD setempat telah menyerahkan dan berkoordinasi dengan Pimpinan.


"Setelah rapat kemarin, kita minta supaya ditindaklanjuti oleh kepolisian RI yaitu Polres Lampung Utara. Rekomendasinya baru dinaikan ke Pimpinan (ketua dewan) karena itu kewenangan pimpinan untuk meneruskan, iya masih di internal DPRD". Jelas Herman Mega, saat di konfirmasi.


Masih lanjut Herman, terkait pemanggilan terhadap Badan Urusan Logistik di Bandar Lampung dan tim Kualitas, pihaknya telah melayangkan somasi namun hanya sebatas pemberitahuan biasa.


"Kita akan menunggu hasil tim kualitas dan Bulog. Kapan mereka siap untuk datang dan apa kesimpulannya, karena kalau kita undang tetapi mereka tidak bisa hadir juga percuma". Tambah dia.


Jika memang tidak ada kesediaan Bulog dan tim kualitas datang kapan dalam waktu dekat, maka akan disirami secara resmi oleh Wakil Rakyat Lampung Utara, "jika tidak mengindahkan baru kita surati secara resmi". Ucapnya.


(*BERKHIN*)

BlogGua CN, Pringsewu - Pemerintah Kabupaten Pringsewu bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung, mengadakan sosialisasi waspada investasi dan Edukasi OJK kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta masyarakat di aula Pemerintahan Kabupaten setempat (13/6/2017).


Hadir saat itu sejumlah narasumber dari OJK, pihak perbankan, kepolisian dan agenda dibuka oleh Wakil Bupati Pringsewu Fauzi.


Dalam sambutannya Fauzi mengatakan, sosialisasi dilakukan agar bisa memberikan pengetahuan dan informasi bagi masyarakat sehingga dapat benar-benar memahami apa yang menjadi tujuan utama dan apa itu berinvestasi.


Terlebih lagi, dijelaskan Fauzi, masyarakat diminta agar tidak mudah tergiur dengan maraknya investasi bodong dengan ajakan untuk berinvestasi dengan menyetorkan sejumlah uang yang disertai dengan iming-iming uang kembali dan bisa mendapatkan keuntungan yang luar biasa.


"Hal tersebut tentunya meresahkan bagi masyarakat awam, terutama yang Kurang memahami konsep Investasi. Semoga kegiatan ini bermanfaat dan bisa memberi pengetahuan bagi masyarakat tentang Investasi". kata Wakil Bupati Pringsewu Fauzi.


(*RIKI*)

[caption id="attachment_1074" align="aligncenter" width="660"] Rumah kediaman Sodikin yang hanpir menjadi korban pencurian seusai Adzan Maghrib, Selasa (13/6/2017).[/caption]

BlogGua CN, Lampung Utara - Kegiatan rutin para pelaku pencurian dan perampokan akhir-akhir ini mulai meresahkan masyarakat di Kabupaten Lampung Utara. Sebagaimana yang dialami Sodikin, warga Jalan Dahlia, Kotabumi, nyaris menjadi korban pencurian di rumahnya, Selasa (13/6/2017) ba'da Adzan Maghrib.


"Habis Adzan Maghrib pas kami lagi berbuka puasa istri saya mendengar suara mencurigakan dari luar. Lalu istri saya keluar dan melihat benar ada orang yang lagi berusaha mengeluarkan motor dari teras rumah". Kata Sodkin.


Menurut Sodik, karena aksi para pelaku kepergok, secepatnya pelaku melarikan diri namun tidak sempat membawa kabur sepeda motor mio miliknya. ‎


"Karena ketahuan, motor ditinggal dalam keadaan hidup dan pelakunya ada dua orang yang satu orangnya menunggu di atas motor. Saya berteriak sembari berusaha mengejar mereka bersama warga,‎ tapi mereka berhasil lari," ungkapnya.


Adapun ciri para pelaku yaitu, memakai baju kaos kerah bergaris merah, biru dan hijau yang berperan sebagai pengambil motor, lalu temanya yang duduk mengendarai sepeda motor beat memakai topi.


Atas peristiwa tersebut, warga Lampung Utara ‎meminta aparat Kepolisian agar lebih meningkatkan keamanan. Karena semenjak bulan suci Ramadan 1438 Hijriah tahun 2017 ini sudah banyak kejadian kriminalitas yang telah terjadi dan menimpa warga Kabupaten setempat.


"Saya minta kepada aparat kepolisian agar lebih meningkatkan keamanan dan menjaga kondisi kantibmas yang akhir-akhir ini sering terganggu oleh aksi kejahatan," pungkasnya.


Sementara itu, sebelumnya Pemkab bersama satuan Forkopimda menggelar rapat dalam menyikapi aksi kejahatan yang diakui oleh Kapolres Lampung Utara akhir-akhir ini meningkat.

Kapolres Lampung Utara ketika diwawancarai awak media mengatakan pihaknya telah menyelidiki dan mengidentifikasi siapa-siapa saja pelaku tindak kejahatan yang terjadi di wilayah hukumnya itu.


"Kita sudah mengantongi identitas para pelaku yang kita curigai. Mobilitas mereka lumayan tinggi. Gerombolan mereka ada yang berasal dari Lampung Utara dan ada yang berasal dari luar daerah. Saat ini kita akan langsung terjun ke lapangan untuk meningkatkan sistem pencegahan," kata Kapolres.


(*BERKHIN*)

[caption id="attachment_1066" align="aligncenter" width="660"] Aktifitas masyarakat pembuat akte, KK maupun e-KTP di Disdukcapil Lampung Utara, Selasa (13/6/2017)[/caption]

BlogGua CN, Lampung Utara - Memasuki pertengahan tahun 2017 tentunya banyak para pemuda-pemudi yang bertambah usia. Mengingat hal itu, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Lampung Utara, telah menyiapkan 11.500 blangko KTP Elektronik yang akan dipergunakan baik untuk umum maupun peserta KTP Pemula.


Data yang didapat, dari total blanko e-KTP yang sudah di distribusikan oleh Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil ke Lampura. Terhitung bulan Juni 2017 sudah terpakai sebanyak 9.000 blanko bagi semua kalangan. Sedangkan untuk pelajar dengan usia 17 tahun sudah terekam sebanyak 694 untuk mahasiswa maupun pelajar yang berwiraswasta.


Adapun sistem perekaman, Disdukcapil setempat telah berkoordinasi dengan melayangkan surat ditembuskan kependidikan Provinsi Lampung, serta pihak kecamatan. Sehingga semua dapat terakomodir dengan baik.


"Saat ini sudah ada 22 sekolah yang sudah kita layangkan surat dan dilakukan perekaman, setelah lebaran 1438H akan ada 10 sekolah, dan berangsur kesemua wajib e-KTP. Setelah lebaran sepertinya ada peningkatan yang signifikan, sampai saat ini kita siap yang penting jaringan bagus". Jelas Ujang Salim, Kepala Disdukcapil, Lampung Utara.


Dihimbauan, karena KTP ini merupakan kebutuhan pokok, para wajib e-KTP khususnya pemula untuk dapat mengajak mereka atau temen teman yang belum memiliki KTP untuk segera melakukan perekaman.


"Jadi kepada para anak anak pelajar dan mahasiswa yang sudah ada KTP Pemula, jangan sampai disalah gunakan. Ajaklah anak-anak lainya untuk membuat KTP, karena dengan dokumen lengkap (kependudukan) semua urusan jadi cepat". Tutup Ujang.


(*BERKHIN*)

BlogGua CN, Lampung Utara - Pegadaian Cabang Kotabumi Lampung Utara, menghadirkan berbagai promo di bulan penuh berkah ini, dimana nasabah nantinya dapat melakukan pengambilan kendaraan roda dua di Pegadaian setempat.

Dijelaskan MS. Siregar, Kepala Cabang Pegadaian Kotabumi - Lampung Utara, nasabah yang ingin melakukan pengambilan sepeda motor itu diperuntukan kepada para pegawai negeri dan pelaku usaha mikro.


"Kita ada program sepeda motor khusus untuk PNS dan pelaku usaha mikro. Untuk pengambilan kendaraan kita juga telah berkoordinasi dan kerja sama dengan pihak dealer". Jelas Siregar, saat ditemui Bloggua Cyber News, Selasa (13/6/2017).


Dan di bulan suci ini, pihaknya telah membagikan paket sembako kepada peserta gadai baru dengan catatan mereka (peserta) minimal telah melakukan transaksi sebesar 500 ribu rupiah. "Itu peserta yang akan mendapat sembako dan itupun pada saat mereka menggadaikan kemudian langsung kita kasi (paket sembako). Ini sudah berjalan dan sudah mau habis juga sembakonya". Tambah Kepala Pegadaian.


Karena ini bulan puasa, pihaknya telah merencanakan akan diadakan buka puasa bersama karyawan dan nasabah kreasi di Rumah Makan Wan Ajo depan Kantor Pemda Setempat.


"akan diadakan nanti (15 juni 2017), kita akan melakukan buka bersama dengan semua karyawan dan calon nasabah kreasi yaitu nasabah yang telah menggunakan jaminan dengan menggunakan BPKB dan pelaku usaha mikro". Pungkas dia.


(*BERKHIN*)

BlogGua CN, Pringsewu - Angota Kepolisian Sektor Pringsewu melakukan Razia Mercon di Jl Jendral Ahmat Yani tepatnya di depan Mandala Finance. Pihak Kepolisian Merazia Para pedagang Mercon yang menjual mercon dengan daya ledak tinggi. " razia dilakukan guna mengurangi bahaya dari ledakan mercon serta tidak mengangu Aktivitas di Bulan Ramadhan". Pungkas Brigpol. Ashar




[caption id="attachment_1055" align="aligncenter" width="660"] Brigpol. Ashar, Senin (12/6/17)[/caption]

(*RIKI*)

BlogGua CN, Lampung Utara - Menjelang penerapan Full Day School tahun 2017/2018 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabulaten Lampung Utara, kumpulkan 23 UPTD dan Kepala Sekolah tingkat SMP/sederajat se-Lampura, di SMPN 6, senin (12/6/2017).




[caption id="attachment_1049" align="aligncenter" width="660"] Sosialisasi Full Day School di Lampung Utara,Senin (12/6/17)[/caption]

Tujuan diadakannya pertemuan itu, untuk memberikan pemahaman kepada para UPTD dan Kepsek bahwa di tahun ajaran baru nanti telah diterapkan Full Day School tingkat SMP sebagai bentuk menindaklanjuti instruksi dari Kementerian Pendidikan.


"Dalam Full Day School ini akan di titik beratkan dengan pendidikan karakter anak. Untuk itu diminta Kepsek dari sekarang untuk mempersiapkan program-program. Sehingga saat penerapannya Full Day School di Lampura dapat berjalan," jelas Suwandi, Senin (12/6/2017).


Dimana nantinya kegiatan belajar mengajar akan dilaksanakan selama lima hari dalam seminggu yakni dari Senin hingga Jumat. Dan untuk hari Sabtu serta Minggu itu adalah hari anak-anak bersama Keluarga.


Suwandi menyatakan, nantinya para siswa akan masuk sekolah pada pukul 07.30 WIB dan pulang pada pukul 15.30 WIB. Untuk itu diminta kepada para UPTD dan Kepsek agar segera mengumpulkan Wali Murid dan memberikan pemahaman agar anak membawa bekal dari rumah.


Anak-anak juga diminta untuk membawa bekal dari rumah, karena dengan membawa bekal dari rumah dapat dipastikan makanannya adalah makanan sehat.


"Selain itu agar anak tidak bosan belajar di sekolah, guru harus memiliki inovasi baru mulai dari Melodinya maupun Medianya. Seperti halnya pelajaran Ekonomi, anak-anak bisa diajak ke Pasar untuk survei di pasar anak-anak bisa melihat bagaimana cara berjualan. Kemudian PPKN ada pelajaran Demokrasi tidak menutup kemungkinan anak-anak bisa dibawa ke DPRD untuk melihat DPRD itu seperti apa". Lanjut Suwandi.


Begitu juga dengan pelajaran lainya, dimana anak-anak di bawa ke suatu tempat untuk mereka belajar langsung praktek dan tidak hanya materi saja.


Namun, tambah Suwandi, di Lampura ini nantinya penerapan Full Day School belum diterapkan di semua sekolah. Karena mungkin ada SD atau SMP di daerah-daerah terpencil diberikan kekuasaan sambil memenuhi tercapainya Full Day School." Tapi harus kita coba, kalau memang nantinya benar-benar dilaksanakan,"Pungakasnya.


(*BERKHIN*)

BlogGua CN, Lampung Utara - Dalam rangka upaya penertiban dan menjaga kebersihan di bulan suci Ramadhan 1438H, petugas Satuan Polisi Pamong Praja Satpol-PP Lampung Utara himbau Pedagang Kaki Lima (PKL) agar tidak lagi berjualan di sembarang tempat, khususnya diatas trotoar. Sebagaimana fungsinya trotoar diperuntukan bagi setiap pejalan kaki.




[caption id="attachment_1046" align="aligncenter" width="660"] Pol. PP saat mendata dan berikan surat edaran/teguran terhadap salah satu PKL, di jalan Alamsyah RPN, Kel. Kelapa Tujuh Kab. Lampura, Senin (12/06/17).[/caption]

Dijelaskan Kasat Pol-PP Lampung Utara AKBP. Suratno, penertiban dilakukan karena melihat banyaknya pedagang buah musiman dan petasan berjualan diatas trotoar yang bukan tempat untuk berdagang.


"Hal ini lah yang membuat Pemda Lampung utara gencar melakukan himbauan terhadap pedagang kali lima (PKL)". Jelas Suratno, dikonfirmasi senin (12/6/2017).


Pantauan di lokasi, puluhan petugas gabungan Satpol-PP termasuk anggot TNI 0412 turut dilibatkan dalam penertiban PKL. Selanjutnya pedagang diberi surat edaran (peringatan) agar tidak lagi berjualan di sembarang tempat dan tetap menjaga kebersihan.


"Dari hasil penertiban tersebut kita hanya menyita beberapa petasan, kembang api, dimungkinkan operasi ini sudah bocor jadi tidak banyak yang kita sita dan hanya sebagian saja kita temukan". ujarnya.


Meskipun belum adanya sangsi tegas terhadap PKL namun langkah yang di buat petugas satpol-pp ini hanya untuk himbauan agar masyarakat sadar hukum dan mematuhi perda yang telah di buat pemkat Lampung utara.


Penertiban saat itu, dipimpin oleh Nizar selaku Kepala Bidang (kabid) penegak Peraturan Daerah (Perda) dan disiplin ASN Pol-PP setempat.


(*MUSA*)

BlogGua CN, Lampung Utara - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lampung Utara untuk kali pertama telah merekomendasikan Rolly Johan maju dalam penjaringan sebagai calon anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Lampung Utara (Lampura).


Majunya Rolly dituangkan dalam Surat bernomor: 042/PWI-LU/VI/2017 yang ditandatangani oleh ketua PWI Jimi Irawan dan seketaris Furkon Ari, untuk mendaftarkan diri pada 17 Juni mendatang.


  “Ya, benar. Bang Rolly Johan menemui saya dan meminta restu untuk mencalonkan diri sebagai anggota Panwaslu. Menurut saya, dia (Rolly, red) mampu dan berpengalaman dalam segala bidang. Selain itu hanya dia yang melapor ke saya untuk maju dan surat rekomendasi sudah kita buat". kata Jimi.


Rolly Johan maju sebagai perwakilan dari kalangan Pers melalui organisasi PWI. Ia juga merupakan salah satu wartawan senior dan di PWI Lampura dia menjabat sebagai anggota penasehat.  Karena itu, Jimi berharap kepada jajaran pengurus dan anggota PWI Lampura serta organisasi wartawan lainnya untuk bersama-sama mendukung pencalonan Rolly Johan.


Sementara sekretaris PWI Lampura Furkon Ari menambahkan jika dirinya meyakini RollyJohan bisa terpilih sebagai anggota Panwas dari perwakilan PWI Lampung Utara.  Sebab, menurut CEO Radar Lampung Grup wilayah Lampung Utara ini,  Rolly selain berpengalaman dalam dunia pers dia juga berpengalaman dalam bidang politik. "Semoga bang Rolly bisa membawa nama baik PWI di dunia politik khususnya sebagai panwas" harap Furkon.


(*BERKHIN*)

BlogGua CN, Lampung Utara - Beras yang berada diatas telapak tangan, merupakan beras hasil oplosan yang di duga telah dilakukan oleh oknum petugas Subdrive Bulog Lampung Utara sebelum di distribusikan kepada masyarakat kabupaten setempat. Hingga kini Anggota DPRD setempat terus berupaya menindak lanjuti persoalan beras berwana kuning yang tidak layak konsumsi ini ke ranah hukum.




(*BERKHIN*)

BlogGua CN, Lampung Utara - Komisi II DPRD Kabupaten Lampung Utara, Jum'at (9/6/2017) lakukan hearing dengan Kepala Subdrive Bulog Lampura dan Bagian Ekonomi Sekretariat Pemkab setempat. Hal itu dilakukan mengingat ditemukanya ratusan ton beras tak layak konsumsi disebuah gudang Sub Drive Bulog Kotabumi.




[caption id="attachment_963" align="aligncenter" width="660"] Suasana Hearing dengan Kepala Subdrive Bulog Lampura dan Bagian Ekonomi Sekretariat Pemkab Lampura.[/caption]

Dalan hearing tersebut, Ketua komisi II Herwan Mega bersama anggota meminta klarifikasi agar pihak Bulog menjelaskan atas ditemukannya 113 ton rastra tak layak konsumsi, indikasi pengoplosan dan pengurangan timbangan.


Atas 3 tuntutan wakil rakyat itu, Guntur selaku Kepala Subdrive Bulog Lampura menyangkal bahwa beras yang didistribusi untuk masyarakat miskin di Lampura tidak layak konsumsi. Menurutnya sebelum beras itu didistribusikan terlebih dahulu harus melalui pemeriksaan oleh tim kualitas beras yang berasal dari Drive Lampung.


"Beras yang diserap oleh Bulog berasal dari Lampung Utara sendiri dengan katagori medium seharga Rp 7.300 per kilonya. Dan setiap bulan tim kualitas turun untuk mengecek kelayakan beras sebelum dibagikan. Tetapi ketika masyarakat melalui anggota Dewan meminta agar rastra itu tidak dibagikan karena dianggap tidak layak maka kami akan mematuhinya," kata Guntur.


Prihal dugaan pengoplosan dan pengurangan timbangan, Guntur tetap membantahnya, menurutnya tidak ada yang namanya pengoplosan, karena tidak ada untung ruginya melakukan hal tersebut. Mungkin saja yang ditemukan itu beras hasil sweping yang berceceran di lantai kemudian dikumpulkan untuk dibersihkan kembali. Begitu juga dengan pengurangan timbangan. Baginya yang dijadikan standar ialah timbangan duduk manual bukan timbangan digital. "Tidak ada pengoplosan dan pengurangan timbangan. Kami bekerja sesuai prosedur". Tambahnya.


Sementara Elidiasari selaku Kasubbag Perekonomian dan Rakyat, Bagian Perekonomian Sekretariat Pemkab setempat yang hadir dalam hearing itu menjelaskan, bahwa beras yang ditunjukan kepadanya oleh salah satu anngota komisi II, dari gudang Bulog sub Drive Lampura saat hearing, benar-benar tidak layak konsumsi karena beras itu sudah menguning.


"Kalo waktu awal Mei kemarin kami mengecek di gudang Bulog berasnya masih bagus. Tidak seperti ini. Kalo yang ini jelas tidak layak," ujar Elidia saat pertemuan di ruang rapat komisi II Dprd setempat.


Menyikapi persoalan itu, salah satu anggota komisi II, Asnawi menyatakan, akan terus menindaklanjuti permasalahan ini, bahkan ke ranah hukum dan juga akan ada pemanggilan berikutnya mulai dari tim kualitas rastra dari Bulog provinsi serta pihak terkait lainya.


"Kami meminta agar 113 ton beras dengan kualitas tidak baik, dibawa ke Polda Lampung dan dikembalikan ke sub drive Bandar Lampung serta tidak lagi didistribusikan ke masyarakat lampung utara, juga akan kita panggil seraya proses hukum tetap berlanjut". Tegas Asnawi.


Prihal penyangkalan dari Kasubdrive Bulog Lampura bahwa tidak terjadi pengoplosan dan pengurangan timbangan. Asnawi manyatakan bahwa biarlah mereka menyangkal. Semua penemuan kemarin itu fakta lapangan bukan indikasi lagi. " Kita akan buat rekomendasi ke Polres untuk menyelidikinya. Jika perlu kita akan bawa laporannya ke Polda Lampung," pungkasnya.


(*BERKHIN*)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget