Polisi BUI 2 Pelaku Tipu Gelap Sepeda Motor

0
253
Para tersangka (diblur), Minggu (27/08/2017).
Para pelaku Tipu Gelap (diblur), Minggu (27/08/2017).

BlogGua CN, Lampung Utara – Dalam kurun waktu hampir masuk 4 bulan melancarkan aksinya di kawasan Abung Selatan, kini LR (30) dan SP (30) di bui polisi.

Dimana sebelumnya, Sabtu (26/08) sekira pukul 13:30 WIB. Anggota Satreskrim Polsek Abung Selatan telah melakukan penangkapan terhadap pelaku berinisial LR di Desa Campang, Abung Semuli, Lampung Utara yang diduga melakukan Penipuan dan Penggelapan (Tipu Gelap). Kemudian dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku LR, terungkap bahwa dalam melakukan perbuatan Tipu Gelap dimaksud. Pelaku LR ditemani oleh temannya berinisial SP, sehingga buruan pun dilanjutkan oleh Polisi dan kini, Minggu (27/08) sekira pukul 02:00 WIB. Anggota Satreskrim Polsek Abung Selatan juga berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku SP, di Desa Anak Tuha Lampung Tengah.

Pasalnya, LR dan SP diduga melakukan Penipuan dan Penggelapan (Tipu Gelap) barang berupa 8 unit sepeda motor yang diketahui milik masing-masing korban bernama Romadon (1 unit sepeda motor merk Jupiter Z), Joko Kusuma (1 unit sepeda motor merk Honda Beat Sporty CW), Sahir (1 unit sepeda motor merk Honda New Fit warna Hitam), Tri Haryono (1 unit sepeda motor merk Honda Beat warna merah putih), Heriyadi (1 unit sepeda motor merk Honda Beat warna Putih), Suyoto (1 unit sepeda motor merk yamaha vega r warna putih), Agung (1 unit sepeda motor merk Honda supra x125), Narwin (1 unit sepeda motor merk Honda revo) dan kesemua korban diketahui berdomisili dalam kawasan wilayah hukum polsek Abung Selatan.

Berbagai macam modus operandi yang digunakan oleh kedua pelaku guna melancarkan aksi Tipu Gelap yang dilakukan, diantaranya berpura-pura jadi penumpang ojek dan ketika sampai tujuan motor tukang ojeknya kedua pelaku pinjam.

Kedua pelaku juga menggunakan cara berpura-pura ingin menjual tanah. Kemudian kedua pelaku meminta tolong kepada korban untuk diantarkan ke lokasi dan setibanya dilokasi yang ketika itu hendak mengukur tanah, alasan para pelaku meteran ketinggalan lalu kedua pelaku pun meminjam motor korban untuk mengambil meteran.

Selain itu juga para pelaku berpura-pura ingin membeli rumah dan ketika sampai tujuan, entah apa alasan kedua pelaku motor korban bisa dipinjam. “Paling banyak kedua pelaku berpura-pura ingin jual dan cari sewaan tanah, terus ketika tanah mau diukur alasan kedua pelaku ketinggalan meteran dan motor korban pun dipinjem ‘mak balik-balik lagey’”, jelas Iptu. Zulkarnain/Kapolsek Abung Selatan, saat dikonfirmasi. Minggu (27/8).

Dijelaskan Iptu. Zulkarnain, berdasarkan pengakuan para pelaku, diperkirakan sejak 4 bulan lalu para pelaku melakukan perbuatannya, hal ini juga dapat dilihat dari laporan korban pertama Tri Hariyono tanggal 21 Mei 2017 lalu dan semua sepeda motor milik para korban, saat ini masih belum ditemukan dan masih masuk Daftar Pencarian Barang (DPB) oleh Anggota Kepolisian. “Para pelaku sekarang sudah ditetapkan menjadi tersangka dan diduga melanggar  378 KUHP tentang penipuan atau Pasal 372 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman pidana penjara selama 4 tahun”, pungkas Iptu. Zulkarnain/Kapolsek Abung Selatan.

*|Red