Agung: se-Provinsi Lampung, Hanya Lampura Yang Perhatikan Operator PKH

0
338
Dari kanan Bupati Lampung Utara, H. Agung Ilmu Mangkunegara (baju putih), didampingi Wakil Bupati, Sri Widodo (tengah baju putih) Sekretaris Daerah Samsir (baju putih), saat pembagian sepeda motor untuk Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Bidan dan Mobil Ambulans untuk Puskemas dihalaman Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara. Rabu (9/8/2017).
Dari kanan Bupati Lampung Utara, H. Agung Ilmu Mangkunegara (baju putih), didampingi Wakil Bupati, Sri Widodo (tengah baju putih) Sekretaris Daerah Samsir (baju putih), saat pembagian sepeda motor untuk Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Bidan dan Mobil Ambulans untuk Puskemas dihalaman Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara. Rabu (9/8/2017).

BlogGua CN, Lampung Utara – Bupati Lampung Utara, Hi.Agung Ilmu Mangkunegara, S.STP.,MH., mengklaim bahwasanya Lampung Utara merupakan satu-satunya Kabupaten yang ada di Provinsi Lampung yang memperhatikan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bidan dilingkup Dinas Kesehatan setempat.

Ungkapan itu disampaikan Agung dalam pembagian 382 unit kendaraan secara simbolis bagi Pendamping/Operator Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 114 Unit, untuk Bidan sebanyak 268 Unit dan Puskesmas 15 Unit Mobil Ambulans.

Selain itu Agung juga meminta, penerima kendaraan agar tetap melakukan perawatan dan jangan sampai tidak membayar pajak.

“Lampung Utara merupakan satu-satunya Kabupaten yang ada di Provinsi Lampung yang memperhatikan Pendamping/Operator PKH, Bidan. Jangan sampai kendaraan ini tidak dirawat, perbaiki jika ada mesin yang rusak, jaga dan cintai kendaraan ini sepenuh hati untuk melayani rakyat lebih baik lagi”. Kata Bupati Agung Ilmu Mangkunegara, Rabu (9/8/2017).

Dalam sambutannya Agung juga mengatakan, jika dalam pembagian ini ada pihak-pihak yang menghujat atau menyindir pihaknya (Pemkab) telah melakukan pemborosan anggaran, dinyatakan Agung biarkan saja.

“Jika ada yang nyindir bahwa dalam pembagian kendaraan ini pemborosan, biarkanlah yang penting rakyat saya terlayani, mendapat pelayanan maksimal. Masalah uang bisa dicari tetapi perhatian ini yang jarang diberikan. Untuk itu kepada penerima kendaraan ini sebagai rangsangan untuk melayani rakyat lebih baik lagi”. Ujarnya.

Bupati juga berharap kepada Pendamping atau Operator Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bidan, agar dapat menjadi penyambung informasi yang baik kepada masyarakat dan dapat bersama-sama membangun Lampung Utara menjadi lebih baik.

Masih ditempat yang sama, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Kabupaten Lampung Utara, Budi Utomo memaparkan, bahwa Bupati telah memenuhi keinginan Jajaranya, semua dilakukan agar tidak ada lagi yang mengalami kesulitan dalam menjalankan tugas.

“Semua karena sebelumnya Pendamping/Operator PKH, Bidan dan Puskesmas mengalami kesulitan dalam menjalankan tugasnya karena tidak adanya kendaraan operasional. Dengan itu, kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Lampung Utara yang sudah sangat memperhatikan kami”. Kata Budi Utomo.

Hadir juga dalam pembagian kendaraan di halaman Kantor Pemda Lampura, Wakil Bupati Lampung Utara, dr. H. Sri Widodo, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara, Drs. Samsir, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten Lampung Utara, Forkopimda Kabupaten Lampung Utara, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Lampung Utara.

*\wartawan: Berkhin