Kabag Tapem Akan Dalami Persoalan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Pj Kakon

0
283

BlogGua,Tanggamus, – Dugaan pemalsuan tanda tangan Pj Kepala Pekon dan double job, dilaporkan ke Polsek Cukuh Balak dengan terlapor Sekdes Tanjung Raja, Kecamatan Cukuh Balak. Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setdakab Tanggamus, masih akan melakukan kroscek guna memastikan permasalahannya.


“Kita harus pastikan dulu, benar tidaknya, terlapor Sekdes Tanjung Raja, mendapat gaji dari APBD atau gaji hanya dari sekolah. Kalau Sekdes bersangkutan ada SK dari Bupati, harus pilih salah satu dari jabatan,”

Demikian disampaikan Kabag Tapem Setdakab Tanggamus, Wawan, saat di konfirmasikan di ruang kerjanya. Jumat, 10 Oktober 2019.

Sebelumnya, sebagaimana informasi yang didapat dari pemberitaan di media Buanainformasi.tv, mengungkap dugaan pemalsuan tanda tangan Kakon oleh Sekdes Tanjung Raja yang juga Pegawai TKS Pemkab Tanggamus.

Dari ini diduga juga ada tindakkan penyalahgunaan wewenang tugas aparatur Desa/Pekon (Rangkap Jabatan).

Wawan memaparkan, untuk tahapan selanjutnya, terkait pengambilan gaji honor, pihaknya tidak bisa melakukan tindakan.
Terkait ini yang berwenang adalah Inspektorat, jika telah ada rekomendasi dari Inspektorat, barulah pihak Tapem berikan sanksi.

“Tentunya sanksi yang di berikan juga melalui Bupati, berdasarkan pemeriksaan inspektorat dulu,”ujarnya.

Wawan menambahkan, fokus pada dugaan pemalsuan tanda tangan Pj Kepala Pekon oleh Sekdes tersebut, tentu hal itu bermasalah, kemudian ranahnya sudah hukum pidana.

“Tindakan selanjutnya, kita akan minta konfirmasi dari Kecamatan yang berkesangkutan, benar atau tidaknya untuk mengkroscek adanya tindakan yang berkesangkutan,”pungkasnya.

Sementara, Inspektorat Kabupaten Tanggamus belum dapat di konfirmasi terkait hal ini. (Tim AJOI)