Lampura Terapkan Full Day School Tingkat SMP/Sedrajat

0
126
Sosialisasi Full Day School di Lampung Utara,Senin (12/6/16)

BlogGua CN, Lampung Utara – Menjelang penerapan Full Day School tahun 2017/2018 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabulaten Lampung Utara, kumpulkan 23 UPTD dan Kepala Sekolah tingkat SMP/sederajat se-Lampura, di SMPN 6, senin (12/6/2017).

Sosialisasi Full Day School di Lampung Utara,Senin (12/6/17)

Tujuan diadakannya pertemuan itu, untuk memberikan pemahaman kepada para UPTD dan Kepsek bahwa di tahun ajaran baru nanti telah diterapkan Full Day School tingkat SMP sebagai bentuk menindaklanjuti instruksi dari Kementerian Pendidikan.

“Dalam Full Day School ini akan di titik beratkan dengan pendidikan karakter anak. Untuk itu diminta Kepsek dari sekarang untuk mempersiapkan program-program. Sehingga saat penerapannya Full Day School di Lampura dapat berjalan,” jelas Suwandi, Senin (12/6/2017).

Dimana nantinya kegiatan belajar mengajar akan dilaksanakan selama lima hari dalam seminggu yakni dari Senin hingga Jumat. Dan untuk hari Sabtu serta Minggu itu adalah hari anak-anak bersama Keluarga.

Suwandi menyatakan, nantinya para siswa akan masuk sekolah pada pukul 07.30 WIB dan pulang pada pukul 15.30 WIB. Untuk itu diminta kepada para UPTD dan Kepsek agar segera mengumpulkan Wali Murid dan memberikan pemahaman agar anak membawa bekal dari rumah.

Anak-anak juga diminta untuk membawa bekal dari rumah, karena dengan membawa bekal dari rumah dapat dipastikan makanannya adalah makanan sehat.

“Selain itu agar anak tidak bosan belajar di sekolah, guru harus memiliki inovasi baru mulai dari Melodinya maupun Medianya. Seperti halnya pelajaran Ekonomi, anak-anak bisa diajak ke Pasar untuk survei di pasar anak-anak bisa melihat bagaimana cara berjualan. Kemudian PPKN ada pelajaran Demokrasi tidak menutup kemungkinan anak-anak bisa dibawa ke DPRD untuk melihat DPRD itu seperti apa”. Lanjut Suwandi.

Begitu juga dengan pelajaran lainya, dimana anak-anak di bawa ke suatu tempat untuk mereka belajar langsung praktek dan tidak hanya materi saja.

Namun, tambah Suwandi, di Lampura ini nantinya penerapan Full Day School belum diterapkan di semua sekolah. Karena mungkin ada SD atau SMP di daerah-daerah terpencil diberikan kekuasaan sambil memenuhi tercapainya Full Day School.” Tapi harus kita coba, kalau memang nantinya benar-benar dilaksanakan,”Pungakasnya.

(*BERKHIN*)